"Gagarin. Yang Pertama di Luar Angkasa" (dalam bahasa Rusia: Гагарин. Первый в космосе) adalah sebuah film Rusia tentang Yury Gagarin, kosmonot pertama yang berhasil melakukan penerbangan ke luar angkasa. Film yang dirilis pada 2013 ini disutradarai oleh Pavel Parkhomenko.

Motif utama dalam film ini adalah persaingan antara Uni Soviet dan Amerika Serikat dalam mengembangkan teknologi pembuatan roket ke luar angkasa, dan tentunya untuk menjadi negara pertama yang mengirimkan manusia ke luar angkasa. Dari ribuan pilot pesawat tempur di seluruh Uni Soviet, dicari yang terbaik dari yang terbaik, hingga terpilih dua puluh penerbang legendaris Soviet. Mereka dipersiapkan untuk melaksanakan misi penerbangan ke luar angkasa.


Dalam film ini juga digambarkan tentang kehidupan pribadi Gagarin, dari masa kecilnya, hubungannya dengan istrinya, Valentina, juga dengan Sergey Korolyov, perancang pesawat antariksa yang menjadi tokoh utama di balik keberhasilan penerbangan pertama manusia ke luar angkasa. Dari film ini, kita bisa mengetahui latihan dan persiapan ketat yang mesti dilalui oleh para kosmonot pertama di masa itu. Pada akhirnya, Gagarin mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan misi besar itu dan berhasil menjadi kosmonot pertama yang melakukan penerbangan ke luar angkasa.

Judul: Gagarin. Yang Pertama di Luar Angkasa (Гагарин. Первый в космосе)
Tahun: 2013
Negara: Rusia
Genre: Drama, Biografi, Sejarah
Durasi: 108 menit
Pemeran: Yaroslav Zhalnin, Vadim Michman, Olga Ivanova, Nadezhda Markina, Viktor Proskurin, Vladimir Steklov, Mikhail Filippov, Inga Oboldina
Sutradara: Pavel Parkhomenko
Distributor: Kremlin Filmz







Sumber Gambar
Paskah dalam bahasa Rusia adalah "Пасха" (dibaca: /pas-kha/). Kata ini berasal dari bahasa Aram. Dalam Perjanjian Lama kata ini memiliki makna 'pembebasan' adapun dalam Perjanjian Baru, kata ini memiliki makna pembebasan dari kematian, kekuatan iblis dan dari perbudakan dosa dan nafsu dengan melalui pengorbanan Kristus.

Perayaan Hari Paskah berubah-ubah tanggal setiap tahunnya, karena merupakan hari raya dalam kategori perayaan yang berpindah dan disesuaikan dengan hari Minggu. Dalam tradisi Kristen Ortodoks Rusia, Paskah dirayakan seminggu setelah perayaan Paskah oleh umat Katolik dan Protestan, karena Kristen Ortodoks menggunakan perhitungan kalender lama (kalender Julian). Sebelum paskah, para penganut Kristen Ortodoks melaksanakan puasa dengan pantangan memakan produk hewani, seperti daging dan makanan yang terbuat dari susu.

Merayakan Paskah bersama keluarga
Dalam tradisi Ortodoks Rusia, Hari Paskah dianggap sangat penting, bahkan lebih penting dari perayaan Natal. Meski di Rusia banyak orang yang tidak religius, namun saat tiba Hari Paskah kebanyakan orang merayakan Paskah bersama keluarganya, karena tradisi perayaan Paskah ini telah berlangsung di Rusia selama berabad-abad.

Di malam Paskah, umat Ortodoks akan berkumpul di gereja untuk menghadiri doa bersama. Saat merakayan Hari Paskah, umat Ortodoks akan saling mengunjungi satu sama lain dan memberikan hadiah. Mereka saling memberi selamat dengan ungkapan "Христос воскресе!" (dibaca: /khri-stos va-skrye-syi!), adapun kawan bicaranya akan menjawab "Воистину воскресе!" (dibaca: /va-i-sci-nu va-skrye-syi/). Setelah saling memberi selamat, mereka akan saling mencium pipi masing-masing tiga kali.

Kue kulich dan telur Paskah.
Ada beberapa tradisi khas yang biasa dilakukan saat merayakan Paskah. Di antaranya adalah menghidangkan kue Paskah yang disebut "кулич" (dibaca: /ku-lich/) dan melukis telur Paskah yang disebut "крашенки" (dibaca: /kra-shin-ki/) yang berarti telur lukis atau "писанки" (dibaca: /pi-san-ki/) yang berarti sesuatu yang dilukis, dari kata "писать" (menulis atau melukis). Konon tradisi melukis telur ini berasal dari Roma Kuno, saat Maria Magdalena menghadiahkan telur kepada Kaisar Tiberius sambil mengabarkan kebangkitan Kristus. Awalnya Kaisar tidak mempercayainya dan mengatakan "seperti telur ayam yang berwarna putih tidak akan bisa jadi merah, maka orang mati tak akan bisa bangkit kembali". Di saat yang sama, tiba-tiba telur yang dihadiahkan itu berubah warnanya menjadi ungu. Seiring berjalannya waktu, orang-orang tak hanya melukis telur saat merayakan Paskah, namun juga membuat pola-pola tertentu di permukaan telur sehingga tampak indah. Selain telur lukis, simbol yang paling sering digunakan adalah kelinci Paskah, baik sebagai pernak-pernik dan hiasan, dalam kartu ucapan hingga coklat berbentuk kelinci.





Sumber Bacaan:

Sumber Gambar:
Minggu Palma adalah hari penting bagi umat Kristen yang diperingati sepekan sebelum Paskah. Umat Kristen Ortodoks Rusia menyebut Minggu Palma sebagai "Вербное воскресенье" (dibaca: /vyerb-na-ye va-skryi-sye-nyi/). Perayaan ini merupakan peringatan hari masuknya Kristus ke Yerusalem sebelum disalibkan. Umat Kristen di masa itu menyambut Kristus layaknya raja. Mereka membawa daun palem di tangan mereka sebagai simbol kemenangan atas dosa dan kematian. Adapun saat ini, umat Kristen di seluruh dunia menggunakan jenis daun yang berbeda-beda untuk menyambut Minggu Palma, misalnya di Italia menggunakan ranting zaitun, di Prancis menggunakan rosmarin atau dafnah, dsb. Adapun di Rusia, umat Ortodoks memperingati Minggu Palma dengan bunga vyerba (semacam dedalu atau gandarusa) yang melambangkan kebangkitan kehidupan baru dan datangnya musim semi.

Bunga vyerba, simbol Minggu Palma dan Paskah di Rusia

Di Minggu Palma ini umat Kristen Ortodoks Rusia saling memberi selamat dengan mengucapkan: "Со светлым вербным воскресеньем!" (dibaca: /sa-svye-tlym va-skryi-sye-nyim/) yang berarti 'Selamat merayakan Minggu Palma yang Suci!' atau dengan mengucapkan "Со Входом Госпoдним в Иерусалим!" (dibaca: /sa-vkho-dam gas-po-dnyim v-iye-ru-sa-lim/) yang berarti 'Selamat hari Masuknya Sang Raja ke Yerusalem'.

Pada malam Minggu Palma, Patriakh Moskwa dan Seluruh Rus biasanya melaksanakan liturgi Ilahi di Gereja Kristus Sang Juru Selamat di Moskwa dengan mempersembahkan ranting vyerba. Sehari setelah Minggu Palma, saat umat Ortodoks melaksanakan puasa paling ketat selama seminggu dalam Pekan Suci. Rangkaian puasa ini kemudian diakhiri dengan perayaan Paskah.





Sumber Bacaan dan Gambar: