Rusia bukanlah negara yang gagap di dunia perfilman. Bangsa Rusia telah mengenal film sejak masa Kekaisaran Rusia pada akhir abad 19. Pusat pembuatan film berkembang di Sankt-Peterburg, Moskwa, Kiev, Odessa, dan kota-kota besar lainnya di wilayah Kekaisaran Rusia. Salah satu adikarya film di masa itu adalah "Оборона Севастополя" (Pertahanan Sevastopol) yang menggambarkan peperangan di Krimea antara pasukan Rusia yang mempertahankan kota Sevastopol melawan serangan dari persekutuan militer Turki-Perancis-Inggris-Sardinia. Selain sinema, Rusia juga telah mengenal pembuatan animasi di awal abad XX yang kemudian menjadi semakin berkembang di masa Soviet.

Poster Soviet karya Yelizaveta Andreyevna Lavinskaya bertuliskan kata-kata Lenin tentang film.
Setelah Revolusi Oktober, industri perfilman di Rusia memasuki masa keemasan karena mendapat dukungan penuh dari pemerintah Soviet. Vladimir Lenin, sang pemimpin revolusi bahkan sampai mengatakan: "Из всех искусств, по моему, самое важное это кино!" (Dari segala jenis seni, menurut saya yang paling penting adalah film!). Tentu hal ini bukan tanpa alasan mengingat film di masa Soviet juga berfungsi sebagai alat propaganda ideologi negara. Mengapa demikian? Karena di masa itu tidak semua orang bisa membaca, terutama mereka yang sebelumnya bekerja sebagai petani dan buruh biasa. Namun dengan film, mereka bisa melihat dan memahami langsung informasi melalui gambar yang bergerak. Di awal masa Soviet muncul sutradara-sutradara jenius, seperti Dziga Vertov dan Sergey Eisenstein yang karya-karyanya menjadi rujukan bagi sutradara lain di seluruh dunia. Adapun setelah masa pemerintahan Stalin, muncul nama-nama sutradara terkenal seperti Andrey Tarkovsky dan Sergey Bondarchuk. Nama-nama seperti Eldar Ryazanov, Leonid Gaidar dan Yury Nikulin sebagai aktor-aktor komedi terbaik juga sangat populer di masa itu.

Kejatuhan ekonomi Soviet yang berujung pada disintegrasi di awal tahun 90-an tentunya mempengaruhi produksi perfilman di Rusia. Sambil terseok-seok, industri-industri film di Rusia mencoba bertahan. Menariknya, beberapa film yang dibuat di masa sulit ini muncul sebagai adikarya perfilman Rusia yang masih ditonton dan dijadikan bahan diskusi hingga saat ini. Katakanlah film "Вор" (Pencuri) karya Pavel Chukray serta "Брат" (Saudara) dan "Про уродов и людей" (Tentang Si Buruk Rupa dan Orang-Orang) karya Aleksey Balabanov. Memasuki tahun 2000-an serial-serial Rusia mulai mendapat tempat di hati dari penontonnya. Sedangkan dari tahun 2003 mulai muncul tren pembuatan animasi-animasi. Tidak heran jika di tahun-tahun selanjutnya muncul animasi-animasi populer seperti "Смешарики", "Маша и медведь", "Фиксики" dan "Гора самоцветов".

Masha dan si Beruang, animasi Rusia yang telah mendunia




Dalam rangka memperingati Hari Bahasa Rusia atau Hari Pushkin (Hari Kelahiran Aleksandr Pushkin) yang diperingati setiap 6 Juni di Rusia, kawan-kawan mahasiswa Indonesia yang ada di Moskwa membuat proyek video pembacaan puisi-puisi Rusia di Taman Muzeon, Moskwa. Proyek ini didukung oleh Permira Moskow (Perhimpunan Mahasiswa Indonesia di Rusia - Moskow).

Setiap mahasiswa dipersilakan membacakan puisi kesukaan mereka. Kebanyakan di antara para peserta pembacaan puisi ini baru mulai mempelajari bahasa Rusia tidak lebih dari setahun. Namun dengan semangat belajar bahasa Rusia yang tinggi dan kesungguhan hati, mereka bisa mencapai kepercayaan diri untuk membacakan puisi-puisi tersebut.

Perkenalkan, ini Komang Ayu Puspa Warni (mengenakan kaos biru),
operator kamera dan editor video dalam proyek ini
Berikut adalah hasil dari proyek video pembacaan puisi tersebut. Bagaimana menurut kalian?)

Puisi Rusia berjudul "Layar" karya Mikhail Lermontov, dibacakan oleh Audree Alyssa Lutfiyah. Puisi ini berkisah tentang Kapal Layar yang terombang-ambing di tengah samudra, bergerak menantang badai, menolak daratan, menggambarkan kecintaan sang penyair akan kebebasan dan kehidupan yang penuh tantangan serta menolak kehidupan nyaman yang membosankan.

Puisi Rusia berjudul "Moskwa, Moskwa!.. Kucinta Kau sebagai Putramu" karya Mikhail Lermontov. Dibacakan oleh Keenan Mukti Sinatriya Shangga Nagari . Puisi ini berkisah tentang betapa besarnya kecintaan sang penyair terhadap Kota Moskwa sebagai Ibu Pertiwinya yang tak pernah ia lupakan.

Puisi Rusia berjudul "Aku Sanggup Menunggumu Sangat Lama" karya Eduard Asadov. Dibacakan oleh Eka Widiyana Laksita. Puisi ini berkisah tentang cinta dan kesetiaan terhadap pasangannya sehingga jarak dan waktu tak akan pernah membuatnya lelah untuk menunggu pertemuan yang dinantikan.

Puisi Rusia berjudul "Skithia" karya Aleksandr Blok. Dibacakan oleh Fasyeh. Puisi ini berkisah tentang bangsa Skithia, bangsa kuno yang pemberani dan disegani oleh bangsa-bangsa sekitarnya selama berabad-abad lamanya. Bangsa yang kemudian melahirkan juga bangsa-bangsa lainnya yang kini tinggal di wilayah Rusia.

Puisi Rusia berjudul "Sang Nabi" karya Aleksandr Pushkin. Dibacakan oleh Maulana Yodha Permana. Puisi ini berkisah tentang gentarnya seorang manusia yang tiba-tiba mendapat wahyu Tuhan dan diangkat sebagai nabi dan mendapat perintah untuk menyampaikan firman Tuhan terhadap manusia lainnya.

Berikut juga foto-foto hasil tangkapan kamera di balik pembuatan video-video tersebut:
Rekaman di tepi Sungai Moskwa, rela berpanas-panasan di bawah terik matahari

Sesekali kami beristirahat (sambil sedikit bergosip soal kuliah, hehe) di antara waktu pengambilan video untuk proyek ini

Sesekali bergaya sambil melihat hasil rekaman


Penuh penghayatan

- Bagaimana? Bagus nggak hasilnya ogut?
- Niiiih, lihat aja sendiri!


Deklamasi puisi di sekitar patung Pushkin, Lapangan Pushkin, Moskwa
Hari Pushkin atau disebut juga Hari Bahasa Rusia adalah perayaan tahunan yang jatuh pada tanggal 6 Juni di Rusia. Perayaan Hari Pushkin merupakan satu dari sekian banyak perayaan besar di negeri yang kaya akan kaya sastra ini. Lalu, mengapa disebut hari Pushkin? Siapakah Pushkin sebenarnya? 

Pushkin bernama lengkap Aleksandr Sergeyevich Pushkin adalah seorang penyair sekaligus penulis prosa Rusia yang terkenal. Berkat karya-karya besarnya, penulis muda ini dianggap sebagai matahari dalam dunia kesusastraan Rusia. Ia merupakan orang yang telah memprakasai penggunaan bahasa Rusia kontemporer untuk penulisan karya sastra dalam sejarah perkembangan kesusatraan Rusia.

Pushkin mampu menyetarakan kemajuan perkembangan sastra Rusia dengan sastra di Eropa tanpa menghilangkan identitas kerusiaannya. Pushkin melahirkan karya-karya yang membuat para pembacanya jatuh cinta. Bahasa yang sederhana, indah dan plotnya yang sulit ditebak, membuat pembaca masuk ke dunia yang telah dia buat dalam setiap karyanya.

Pembacaan puisi Pushkin di Hari Bahasa Rusia ini tak hanya diramaikan oleh orang Rusia, namun juga mahasiswa asing yang sedang mempelajari bahasa Rusia
Sejak tahun 1997 Pemerintah Rusia mengesahkan hari kelahiran Pushkin (6 Juni) sebagai Hari Pushkin. Sejak saat itu, sejumlah masyarakat Rusia rutin berkumpul di Lapangan Pushkin mendeklamasikan puisi atau sekadar mendengar pembacaan puisi-puisi karya Aleksandr Pushkin. Pada zaman Soviet, yang bisa menjadi deklamator biasanya hanya seseorang yang berpengalaman atau seorang aktris terkenal yang memang mampu membaca puisi. Namun, zaman telah berubah. Saat ini, tidak hanya orang-orang terkenal dan berpengalaman, tetapi siapapun yang ingin dan berani untuk tampil di depan khalayak ramai, boleh melakukannya.

Setiap tanggal 6 Juni, mahasiswa Rusia maupun mahasiswa asing mengikuti kegiatan dan lomba pembacaan puisi-puisi Pushkin. Tidak hanya pengalaman yang didapat oleh para finalis lomba, sejumlah hadiah juga disediakan untuk memotivasi mereka agar lebih mencintai bahasa Rusia serta mengenal karya-karya sastra Rusia. Perayaan Hari Pushkin sangat bermakna bagi masyarakat Rusia di seluruh dunia dan juga bagi mereka yang mencintai Rusia. Keberanian, keunikan dan kesederhanaan Pushkin akan selalu dikenang oleh masyarakat Rusia dan para pencintanya.






Simbol Nol Kilometer Rusia di Lapangan Manezh, Moskwa
Simbol “Nol Kilometer Rusia”  telah lama dibuat sejak tahun 1996 dan diletakkan di Lapangan Manezh, di pusat kota Moskwa. Simbol “Nol Kilometer” ini dapat ditemukan persis di depan Gerbang Kebangkitan (Воскресенские ворота) yang mengarah langsung ke Lapangan Merah. Pembuat simbol ini merupakan seorang pematung terkenal yang bernama Aleksandr Iyulianovich Rukavishnikov.

Sebenarnya, pertimbangan pemilihan lokasi penempatan simbol ini tidak memiliki dasar apapun. Titik lokasi tepatnya berada pada gedung Telegraf Pusat yang menghubungkan Jalan Gazethny ke Jalan Tverskaya (jalan utama di Moskwa). Namun, beberapa sumber mengatakan bahwa Nol Kilometer Federasi Rusia berada di antara Mausoleum Lenin dan gedung pusat perbelanjaan GUM yang terletak di Lapangan Merah. 
Simbol-simbol hewan di sekeliling simbol Nol Kilometer
Terlepas dari itu semua, tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh warga kota Moskwa sekaligus menjadi daya tarik bagi turis yang berkunjung. Ada satu mitos yang berkembang di masyarakat Rusia, yang mana konon jika kita berdiri tepat di tengah titik Nol Kilometer sembari membelakangi Lapangan Merah dan melemparkan koin ke belakang badan, lalu mengucapkan harapan yang kita inginkan, maka harapan itu akan menjadi kenyataan.

Benar atau tidaknya mitos tersebut, sampai saat ini belum ada pembuktian secara pasti. Namun yang pasti, di sekitar Simbol Nol Kilometer ini selalu berdiri para babushka-babushka (nenek-nenek) dan para tuna wisma yang menunggu untuk merebut koin dari pengunjung yang melemparkannya.

Datangi dan buktikan sendiri mitos yang berkembang di objek wisata Moskwa yang satu ini. Siapa tahu mimpi kalian akan menjadi kenyataan!
Tampak turis yang berada di titik Nol Kilometer dan Babushka pengumpul koin
Sumber:

Lomba Internasional Pushkin adalah lomba tahunan yang diselenggarakan sejak 2011 oleh Institut Pushkin, Moskwa. Lomba pada tahun ini diselenggarakan untuk memperingati hari kelahiran Aleksandr Sergeyevich Pushkin yang ke-220. Dalam lomba ini, setiap peserta lomba dapat mengekspresikan dirinya dalam bentuk pembacaan puisi, karya seni dan presentasi untuk menunjukkan kecintaannya terhadap bahasa Rusia. Di tahun 2019 ini lomba tersebut memasuki penyelenggaraan yang ke IX dengan nama resmi: IX Международный Пушкинский конкурс «Что в имени тебе моём?»/Lomba Internasional Pushkin IX: "Apalah Arti Namaku Bagimu?

Ada beberapa nominasi lomba, di mana para peserta dapat berpartisipasi untuk menunjukkan pencapaiannya dalam mempelajari bahasa Rusia, menunjukkan pengetahuannya tentang kesusastraan Rusia atau bakatnya dalam bidang seni. Para peserta bisa mengikuti nominasi pembacaan puisi karya Aleksandr Pushkin, menulis karya tulis sastra atau esay bahasa Rusia, membuat pertunjukkan musik atau teatrikal berdasarkan karya-karya Aleksandr Pushkin, menulis puisi dalam bahasa Rusia, melukis, atau membuat proyek fotografi berdasarkan tema-tema yang ditetapkan. Ini adalah momen yang sangat baik bagi peminat bahasa dan sastra Rusia untuk dapat berekspresi dan berkarya sekreatif mungkin!

Lomba ini dibuka bagi mereka yang bukan penutur asli bahasa Rusia, diutamakan yang sedang atau pernah belajar bahasa Rusia, dapat diikuti oleh mereka yang yang sedang tinggal di Rusia atau tinggal di luar Rusia.

Tujuan utama lomba bahasa Rusia ini adalah untuk mengenalkan bahasa dan budaya Rusia, membentuk citra positif tentang Rusia di mata dunia, mempromosikan pendidikan bahasa Rusia di seluruh dunia, serta meningkatkan minat dan ketertarikan masyarakat dunia akan bahasa dan sastra Rusia.

Apa saja nominasi yang dilombakan?


Nominasi 1: Пушкин в моей жизни (Pushkin dalam Hidupku)

Pada nominasi ini, setiap peserta harus menunjukkan peran dan pengaruh Pushkin beserta karya-karya Pushkin dalam hidupnya. Bentuknya bisa berupa karya tulis (prosa, puisi), esay, lukisan, catatan harian bergambar, dll. Intinya adalah berupa karya cipta sekreatif mungkin.

Nominasi 2: Пушкинская Москва глазами иностранца (Moskwa Pushkin di Mata Orang Asing)

Pada nominasi ini, para peserta harus menceritakan tentang tempat-tempat di Moskwa yang terkait dengan Pushkin. Tidak hanya tempat-tempat di mana Pushkin pernah singgah, tapi bisa juga berupa cerita tentang tempat-tempat yang nama Pushkin dilekatkan padanya, seperti teater, museum, galeri atau metro.

Nominasi 3: Пушкин в XXI веке (Pushkin di Abad XXI)

Nominasi ini mirip dengan nominasi pertama, yakni bisa berupa karya tulis, esay, lukisan dll. Hanya saja temanya adalah Pushkin di abad XXI.

Nominasi 4: Читаю Пушкина (Membaca karya Pushkin)

Nominasi ini berupa deklamasi puisi karya Pushkin yang dibaca tanpa melihat teks. Selain itu di nominasi ini juga menampilkan pertunjukkan musik/nyanyian berdasarkan puisi-puisi karya Aleksandr Pushkin. Ketentuan peserta nominasi ini adalah berusia lebih dari 14 tahun.

Nominasi 5: Пушкин – детям (Pushkin bagi Anak-Anak)

Nominasi ini juga berupa deklamasi puisi, seperti pada nominasi ke-4, hanya saja diperuntukkan bagi anak-anak yang berusia sampai 14 tahun.

Setiap karya yang dikirimkan harus asli dan hak ciptanya dimiliki oleh peserta lomba. Karya-karya kreatif yang dikirim berupa esay, karya prosa, puisi, foto, film/video, lukisan atau karya grafis lainnya, atau bisa juga kombinasi (misal: karya puisi atau prosa yang diberi ilustrasi bergambar). Khusus karya tulis dan grafis dikirim dalam bentuk elektronik (telah discan/dipindai ke bentuk digital). Untuk nominasi 4 dan 5 (nominasi pembacaan puisi karya Pushkin) dikirim dalam bentuk rekaman video.

Bagi kawan-kawan yang tertarik untuk ikut serta dalam lomba ini, catat tanggal-tanggal penting berikut!

Pendaftaran untuk penyerahan karya seni dalam lomba kreativitas seni (nominasi 1, 2, 3) dibuka hingga tanggal 31 Mei 2019.


Pendaftaran untuk lomba pembacaan puisi nominasi "Membaca karya Pushkin" (nominasi 4 dan 5) dibuka hingga tanggal 23 April 2019. Babak penyisihan berlangsung pada 25-26 April 2019.


Untuk registrasi, klik pada tautan ini:
https://pushkonkurs.pushkininstitute.ru/IX/anketa.php

Konser dan pengumuman pemenang dari berbagai nominasi akan dilangsungkan di Institut Pushkin, Moskwa, pada 5 Juni 2019, sehari sebelum Hari Bahasa Rusia (Hari Kelahiran A. S. Pushkin). Konser ini bisa dihadiri oleh seluruh peserta, tapi tidak wajib. Adapun biaya pengeluaran untuk kehadiran pada konser ini ditanggung sendiri oleh para peserta.

Seluruh peserta akan mendapatkan sertifikat, adapun para pemenang akan mendapat hadiah tematik dari pihak penyelenggara.

Untuk pengiriman karya dan pertanyaan teknis dan hal-hal menyangkut lomba bahasa Rusia bisa dilayangkan pada surel: pushkinconkurs@gmail.com. Untuk pertanyaan teknis terkait pendaftaran dan lain-lain, bisa berkonsultasi dengan kami melalui jiwarusia@mail.ru atau akun faceboook/instagram kami di @jiwarusia.

Informasi umum tentang lomba dan kalender lomba bisa dicek di sini:
https://pushkonkurs.pushkininstitute.ru/IX/index.php


Informasi detail tentang nominasi lomba bisa dicek di sini:
https://pushkonkurs.pushkininstitute.ru/IX/annotation.php


Untuk arsip karya dan rekaman video pembacaan puisi dari lomba-lomba sebelumnya bisa dilihat di sini:
https://pushkonkurs.pushkininstitute.ru/IX/archive.php

Berikut adalah suasana konser para finalis untuk nominasi 4 (pembacaan puisi dan pertunjukkan seni berdasarkan karya-karya Pushkin) pada Lomba Internasional Pushkin yang ke V di Institut Pushkin, Moskwa:



Bagaimana? Menarik, bukan? Ayo daftar segera! Желаем успехов!