Kebanyakan orang seringkali menganggap bahasa Rusia adalah bahasa yang sulit untuk dipelajari. Alasan-alasan utama bagi orang yang menghindari atau berhenti belajar bahasa Rusia di tengah proses belajar umumnya karena menganggap alfabetnya sulit dihapalkan, tata bahasanya yang rumit dan alasan-alasan lainnya. Benarkah bahasa Rusia itu sulit? Apa saja kesulitan yang ditemukan ketika mempelajari bahasa Rusia? Adakah cara untuk membuatnya mudah dipelajari?
 
gambar: wikiru
Mulai dari Alfabet
Mirip tapi Tidak
 Pertama kali mempelajari alfabet Rusia, mungkin terasa sulit, tapi sebenarnya tidak sesulit huruf hijaiyah di bahasa Arab yang berbeda dengan Latin atau hanzi pada bahasa Mandarin yang jumlahnya ribuan. Dibandingkan dengan kedua aksara tersebut, alfabet Rusia masih lebih mirip dengan alfabet Latin, meski bunyinya berbeda. Ketika pertama kali saya mempelajari alfabet Rusia, saya seakan melihatnya seperti sandi yang menggantikan bunyi huruf lainnya. Misalnya P-R, C-S, H-N (maksudnya P dibaca R, C dibaca S, H dibaca N). Mempelajari hal ini menurut saya menarik karena serasa nostalgia dengan masa waktu kecil dulu saat mempelajari sandi di kegiatan Pramuka.

Simbol Satuan MatFis dan Alfabet Rusia
Alfabet juga mirip dengan simbol satuan dalam matematika dan fisika, misalnya simbol "π" (pi) mirip dengan huruf Rusia "п" yang berbunyi /p/, atau simbol "y" (upsilon) mirip dengan huruf Rusia "у" yang berbunyi /u/, sehingga yang sering menggunakan simbol-simbol di pelajaran tersebut akan lebih mudah menghapal bunyi alfabet Rusia. 

Tulisan Tangan atau Sandi Rumput?
Ada yang bilang, bentuk tulisan tangan (cursive) alfabet Rusia yang mirip sandi rumput yang saling menyambung dan agak berbeda dengan tulisan cetak membuatnya lebih sulit dipelajari. Mungkin pertama kali mempelajari tulisan tangan akan terasa sulit, tapi sebenarnya jenis tulisan tangan ini bisa memudahkan kita dalam menulis karena tangan kita bisa lebih cepat bergerak.

Pelafalan Bunyi Huruf
Terdengar Seperti Kumur-Kumur
Pelafalan Rusia memang sekilas terdengar seperti sedang kumur-kumur. Ini juga yang dianggap menyulitkan ketika belajar bahasa Rusia, karena bunyi huruf dan cara pelafalannya yang asing di telinga kita. Misalnya kata "здравствуйте", "овощи", "мужчина", "женщина" dan "достопримечательность", butuh waktu ekstra untuk mengulang-ulang terus sampai fasih mengucapkannya.

Penekanan Bunyi
Sistem penekanan bunyi atau "ударение" pada bahasa Rusia juga sering dituding sebagai salah satu kesulitan dalam mempelajari bahasa Rusia, karena kita tidak tahu di mana letaknya secara pasti. Kapan "o" dibaca /o/ dan kapan ia dibaca seperti /a/, atau "я" dan "e" yang masing-masing dibaca /ya/ dan /ye/, tapi pada kata lainnya dibaca keduanya dibaca /yi/... Ini sebenarnya bukan hanya masalah pada orang yang belajar bahasa Rusia, karena di antara orang Rusia sendiri terkadang masih ada yang salah melafalkan posisi penekanan bunyi. Untuk menguasai penekanan baca dalam bahasa Rusia, kita bisa mengakalinya dengan sering menyimak suara orang Rusia berbicara, baik itu dengan mendengar dan menyanyikan lagu Rusia, membaca dan menghapalkan puisi, atau cukup dengan menonton film. Metode-metode ini akan memudahkan kita menghapal posisi tekanan bunyi sekaligus pelafalan setiap kata dalam bahasa Rusia karena telinga kita dibiasakan mendengarkannya.

Kata Kerja
Konjugasi
Jika kawan-kawan pernah mencoba mempelajari bahasa Eropa lainnya, adanya sistem konjugasi mungkin tidak terlalu mengagetkan. Bahasa Rusia memiliki enam bentuk konjugasi dalam bentuk kala kini, namun hanya ada satu jenis tense untuk bentuk kala kini. Kebanyakan kata kerja umumnya memiliki konjugasi dengan aturan, tapi ada beberapa kata kerja iregular yang memiliki akhiran berbeda. Cara mengetahuinya memang dengan cara membiasakannya (untuk menghindari mengatakan "menghapalkannya"😀).

Imperfektif VS Perfektif
Bahasa Rusia juga memiliki aspek imperfektif dan perfektif kata kerja. Hal ini untuk menunjukkan apakah suatu kegiatan yang dilakukan lebih menekankan pada proses atau hasil, kebiasaan atau sesuatu yang dilakukan sekali saja. Aspek ini tidak ada dalam bahasa Indonesia, sehingga ketika kita bilang "saya sudah pernah membaca buku itu" tidak jelas apakah ia membacanya secara tuntas atau hanya pernah membacanya. Karenanya, kebanyakan kata kerja dalam bahasa Rusia punya pasangan kata kerjanya. Beberapa ada yang mirip, seperti читать - прочитать (membaca), слушать - послушать (mendengarkan), покупать - купить (membeli), tapi ada juga yang jauh berbeda, seperti говорить - сказать (berbicara), класть - положить (meletakkan) dll.

Sistem Kasus
Bagian ini mungkin dianggap salah satu yang tersulit karena dalam bahasa Indonesia tidak dikenal sistem kasus. Meski dianggap sulit, namun kasus masih bisa dipelajari dan penguasaan kasus ini nantinya yang membedakan pemelajar tingkat dasar dengan tingkat lanjut.

Bahasa Rusia modern memiliki enam kasus: nominatif, akusatif, genitif, datif, instrumental dan preposisional. Kasus ini dibahas agar kita bisa memahami fungsi suatu kata benda, apakah sebagai subjek, objek, alat, pemilik benda lain, dsb. Diperlukan cukup banyak waktu untuk memahami keenam kasus ini (di kuliah Studi Rusia di universitas, dari pengalaman saya diperlukan paling tidak 5 semester untuk mempelajari keenam kasus ini secara menyeluruh, meski sebenarnya bisa juga diperpendek waktunya asalkan dilakukan secara intensif). Kesulitan biasanya hanya terasa di awal-awal saja. Setelah berlanjut, akan terasa menantang bahkan ketagihan, sebab ada banyak ungkapan "oh, begitu ternyata!".

Partisipel dan Gerund

Partisipel dan gerund sebenarnya tidak terlalu sulit, tapi rumusnya yang beragam membuatnya tampak sulit. Dalam bahasa Rusia, partisipel dan gerund biasanya digunakan pada ragam tulisan, terutama pada tulisan-tulisan resmi yang membutuhkan penulisan kalimat pasif. Sedangkan dalam ragam lisan atau percakapan, lebih sering digunakan bentuk "который, которая, которое" yang mirip dengan struktur penggunaan kata "yang" dalam tata bahasa Indonesia.

Preposisi
Bagi pemelajar bahasa Rusia tingkat lanjut, bisa jadi penggunaan preposisi adalah yang paling merepotkan, baik preposisi yang melekat dengan kata kerja, seperti в-, вы-, за-, по-, dan у-, atau preposisi biasa yang tidak melekat pada kata kerja, seperti без, для, перед. Hal ini karena tidak ada rumus pasti dan untuk bisa menggunakan preposisi ini, kita harus memahami konteks, khususnya pada preposisi yang melekat pada kata kerja. Misalnya kata идти - pergi, пойти - berangkat, войти - masuk, выйти - keluar, обойти - berjalan melingkar, перейти - menyeberang, пройти - menyusuri.  Meski akar kata kerjanya sama-sama "идти" (-йти), tapi dengan preposisi yang berbeda, bisa memiliki arti yang berbeda dalam bahasa Indonesia. Cara paling mudah menguasainya adalah dengan membiasakan membaca percakapan bahasa Rusia untuk bisa memahami berbagai konteks yang berbeda.


Bahasa Rusia Memang Sulit, Tapi Tidak Sesulit Itu
Tidak adil jika kita hanya melihat kesulitan suatu bahasa tanpa mau melihat sisi mudahnya juga. Berikut adalah kemudahan-kemudahan yang ditemukan ketika kawan-kawan mempelajari bahasa Rusia dibandingkan dengan mempelajari bahasa asing lainnya.

Tidak ada Bentuk Artikel
Seperti dalam bahasa Indonesia, dalam bahasa Rusia juga tidak ada sistem artikel, semacam the, a, an dalam bahasa Inggris atau le, la, les dalam bahasa Perancis. Dalam bahasa Indonesia biasanya digunakan kata "sebuah", tapi dalam praktiknya, kita juga tidak terlalu sering memakai artikel semacam itu.

Mudah Menentukan Gender Kata Benda
Tidak seperti bahasa Eropa yang mesti menebak-nebak dahulu apakah suatu kata benda bergender maskulin, feminin atau netral. Dalam bahasa Rusia, kita umumnya bisa menebak langsung gender suatu kata benda dari akhiran kata bendanya. Kata benda yang berakhiran huruf konsonan dan akhiran "й" pasti maskulin, yang berakhiran а atau я umumnya adalah feminin dan  o dan e umumnya adalah netral. Meski tidak semua bisa ditebak, karena ada beberapa sedikit pengecualian. Yup, "sedikit" 😁

Pertanyaan dan Pernyataan
Bentuk pertanyaan Rusia sama dengan pernyataan. Hanya perlu membedakan intonasinya saja, apakah ia menyatakan sesuatua tau bertanya. Misalnya: "это твой друг" - itu temanmu. bandingkan dengan "это твой друг?" - (apakah) itu temanmu?

Tak ada Bentuk "to be"
Dalam bahasa Rusia tidak ada bentuk to be, khususnya dalam bentuk kala kini. Sebagai gantinya, ada bentuk kata "быть" yang dikonjugasikan untuk bentuk kala lampau dan kata akan datang. Tapi ini pun tidak serumit bahasa Inggris atau bahasa Eropa lainnya yang kental dalam penggunaan sistem to be.

Jadi, apakah bahasa Rusia itu sulit? Jawabannya bisa kawan ketahui setelah mencoba mempelajarinya. Semua bahasa asing mungkin sulit untuk dipelajari, terutama jika belum punya banyak pengalaman belajar bahasa asing lainnya. Tapi, percayalah, jika sudah ada ketertarikan, bahkan kecintaan terhadap Rusia, itulah yang menjadi energi kita untuk terus belajar bahasa Rusia. Удачи! 😏
Di Indonesia kita biasa menyapa orang lain dengan sapaan Bapak, Ibu, atau untuk yang agak sebaya, biasa menyapa dengan sapaan misalnya Mas atau Mbak (di Pulau Jawa). Lalu bagaimana orang di Rusia saling menyapa?

Gambar: photobucket
Dahulu di masa Kekaisaran Rusia, selama berabad-abad orang Rusia biasa saling menyapa dengan sebutan "сударь" (tuan) dan "сударыня" (nyonya). Selain itu, digunakan juga sapaan yang mirip artinya, yakni "господин" (tuan) dan "госпожа" (nona atau nyonya). Revolusi tahun 1917 memberi dampak juga pada penggunaan sapaan dalam kehidupan sehari-hari. Kata "товарищ" (kamerad, kawan, bung) menjadi lebih populer, meski sebelumnya kata ini juga sudah dikenal di kalangan masyarakat Rusia, misalnya dalam puisi Aleksandr Pushkin berjudul "К Чаадаеву" (Kepada Chaadayev). Sapaan "товарищ" tak hanya digunakan kepada pria, tapi juga kepada wanita, sebagai lambang kesetaraan gender di masyarakat komunis. Kata "товарищ" juga memiliki makna yang lebih akrab sehingga yang dipanggil merasa lebih dekat hubungannya karena memiliki makna "kawan seperjuangan". Adapun untuk memberi kesan yang lebih formal atau untuk penulisan dokumen, pada masa Uni Soviet digunakan kata "гражданин" untuk pria dan "гражданка" untuk wanita, yang berarti 'warga negara'.

Ayo berangkat, kawan! Menuju Pertanian Kolektif!
Gambar: krasnoyeznamya
Seiring dengan disintegrasi Uni Soviet, penggunaan sapaan "товарищ" dan "гражданин/гражданка" dalam bahasa percakapan pun menghilang. Sebagai gantinya, muncul kata atau frasa lainnya yang sepadan, misalnya "молодой человек" yang berarti 'orang muda laki-laki' dan "девушка" yang berarti 'gadis' yang bisa kita gunakan untuk memanggil orang yang tidak kita kenal di jalan. Untuk orang yang lebih tua, sebenarnya kita bisa gunakan sapaan "мужчина" (pria) dan "женщина" (wanita), namun terkadang penggunaan dua kata ini bisa menyinggung perasaan mereka karena menganggap mereka terlalu tua, kecuali jika kita sebaya mereka atau sudah dewasa (di atas 20 tahun). Solusinya, jika tidak yakin apakah mereka mau disebut dengan dua sapaan itu, maka kita bisa menghindarinya dan cukup mengawali pembicaraan dengan kata "извините" (permisi) atau "простите" (maaf) dan menyebut mereka dengan sapaan "Вы" (Anda). Ada pun untuk orang yang sudah kita kenal atau kepada orang yang lebih muda, kita bisa menggunakan sapaan "ты" (kamu).
Untuk menyapa seseorang dengan menyebutkan nama seseorang, orang Rusia punya beberapa cara. Dalam konteks resmi, kita bisa menyapa dengan menyebut nama depan dan nama tengah (nama ayah) seseorang, misalnya "Алексей Владимирович" dan "Надежда Александровна". Nama seperti "Алексей" dan "Надежда" adalah nama depan atau nama yang digunakan untuk panggilan. Adapun nama seperti "Владимирович" dan "Александровна" adalah nama dari ayah mereka yang bernama "Владимир" dan "Александр".
Sapaan langsung "Вы" untuk formal, sedangkan "ты" untuk informal
Gambar: trinixy
Untuk konteks tidak resmi, tidak perlu memanggil dengan nama lengkap atau nama depan dan nama tengah mereka. Cukup dengan memanggil nama depan saja, Алексей dan Надежда saja. Namun jika sudah akrab, bisa dengan memanggil dengan "panggilan akrab" atau dalam istilah bahasa Rusia disebut 'nama pendek' (сокращенное имя). Setiap nama orang Rusia memiliki bentuk panggilan akrab. Misalnya Алексей > Алёша, Надежда > Надя, Павел > Паша, Мария > Маша, Максим > Миша, Екатерина > Катя. Dengan orang-orang yang hubungannya dekat dengan kita bisa selalu gunakan kata panggilan langsung "ты" (kamu). Perlu dicatat juga, beberapa panggilan akrab untuk nama orang Rusia ada yang sama dan digunakan baik untuk nama laki-laki dan perempuan, misalnya Александр dan Александра > Саша, Евгений dan Евгения > Женя, dll.
Masha dan Dasha
Gambar: masha-medved
Nama akrab juga sebenarnya masih memiliki turunan yang disebut sebagai "nama kecil" (уменьшительно-ласкательное имя). Misalnya Мария > Маша > Машенька, Екатерина > Катя > Катюша, Дарья > Даша > Дашенька, Михаил > Миша > Мишка, Александр > Саша > Сашенька. Akhiran panggilan manis ini biasanya menggunakan suffiks "-еньк, -оньк, -ечк, -юш"setelah akar katanya. Penggunaan panggilan bentuk terakhir ini biasanya untuk anak-anak atau untuk orang yang benar-benar dekat, misalnya saudara, teman baik atau orang tercinta. Dengan adanya variasi sapaan, kita akan mudah untuk menebak sejauh apa hubungan dan kedekatan seseorang dengan orang lainnya.
Bangsa Rusia dikenal sebagai bangsa yang dingin, kaku, serius dan mahal senyum. Di film-film Hollywood, orang Rusia sering digambarkan sebagai orang yang seram dan galak karena sering diposisikan sebagai musuh dari lakon utamanya. Tapi, benarkah orang Rusia tidak suka tersenyum?

Bukan saatnya tersenyum.
Sumber: vasya-lozkin

 Tentu saja tidak! Orang Rusia juga manusia, seperti kita. Sebagai manusia, tentu mereka juga punya emosi dan pastinya rasa humor. Bahkan bangsa Rusia punya banyak anekdot lucu yang tak jarang membuat orang yang mendengarnya tertawa terbahak-bahak. Dalam bidang sastra, khususnya drama, orang Rusia juga punya banyak drama komedi, baik itu berbentuk komedi lugas maupun satir. Intinya, orang Rusia aslinya tak hanya suka tersenyum, tapi mereka juga suka tertawa! Namun perlu dicatat bahwa tidak setiap saat orang Rusia akan memberikan senyumnya. Umumnya mereka hanya akan tersenyum jika merasa nyaman dengan seseorang yang dihadapinya. Misalnya ketika bersama teman dekat, ketika di rumah bersama keluarganya atau ketika memang melihat sesuatu yang menarik atau lucu.

Tebaklah negaranya, berdasarkan penampakan wajahnya
Sumber: psychologos
 Dalam budaya Rusia, tersenyum kepada setiap orang yang berpasasan atau dengan tetangga bukanlah standar kesopanan, seperti yang berlaku di Indonesia. Karenanya di Rusia, orang tidak tersenyum kepada orang yang tidak dikenalnya dan itu biasa saja, bukan menunjukkan arogansi atau ketidaksopanan. Namun pengaruh budaya Timur dan Barat tentang standar kesopanan yang ditunjukkan dengan senyuman membuat orang Rusia saat ini mengikutinya juga. Kini bisa ditemukan orang Rusia yang tersenyum walau kepada orang yang tidak dikenalnya, terutama di tempat-tempat seperti restoran, hotel, toko dan di tempat manapun yang dianggap perlu "memuliakan" pengunjung. Hanya saja, kebiasan senyum terhadap orang asing ini juga bukan merupakan kebiasan mutlak yang wajib diikuti oleh setiap orang Rusia, sehingga di beberapa tempat, seperti di kasir toko atau pasar, tetap masih ada saja orang Rusia yang "mahal" untuk tersenyum walau posisi kita sebagai "tamu" bagi mereka.
Orang Rusia tidak suka tersenyum? Pffft...
Putin dan Medvedev sedang tersenyum dan tertawa bersama
Sumber: cdn01
Intinya, orang Rusia bukannya tidak suka tersenyum, tapi lebih tepatnya, orang Rusia tidak akan tersenyum tanpa alasan. Namun jika kawan masih penasaran, maka kawan bisa diuji sendiri jika bertemu dengan orang Rusia, misalnya dengan mengajak mereka bicara atau sekadar basa-basi, tentunya dengan sikap sopan santun ala orang Indonesia sambil memberikan senyuman terbaik kita. Kawan akan lihat sendiri bagaimana hasilnya :)
Maslenitsa adalah salah satu perayaan istimewa yang paling sering dirayakan di Rusia. Rangkaian acara Maslenitsa umumnya dilakukan selama seminggu penuh dan diadakan ketika musim dingin hampir berakhir, sesaat sebelum musim semi. Acara ini biasanya dimeriahkan dengan makan-makan kue blini, pembakaran boneka Maslenitsa, tarian khorovod (tarian kolektif yang membentuk lingkaran besar), naik kereta luncur salju, main tebak-tebakan, menyanyikan chastushki (lagu tradisional bertemakan anekdot atau satir yang dinyanyikan dengan tempo yang cepat) dan acara-acara lainnya. Kue blini memiliki makna ritual tertentu. Bentuknya yang bulat dan berwarna kuning melambangkan matahari, yang secara tersirat menandakan bahwa hari-hari musim semi yang hangat akan segera datang.

Skomorokhi sedang menikmati kue blini.
Sumber: dedmoroz.biz
Awalnya acara Maslenitsa ini dilakukan setiap hari selama seminggu penuh dengan rangkaian acara-acara tradisional tertentu. Namun perlu diingat juga bahwa orang-orang Rusia zaman sekarang tidak lagi melakukan rangkaian acara-acara tersebut karena tidak semua orang bersedia melakukannya selama seminggu penuh. Acara-acara tradisional Maslenitsa ini misalnya, acara masak-masak kue blini di hari Senin dan mengadakan bermacam-macam permainan--misalnya tarik tambang--pada hari Selasa. Lalu pada hari Rabu, Ibu mertua biasanya mengundang menantu laki-laki (suami dari anak perempuannya) untuk makan blini bersama. Hari Kamis adalah acara untuk acara naik kereta luncur salju. Hari Jumat, giliran menantu laki-laki mengundang ibu mertuanya (ibu dari istrinya) untuk makan  bersama. Pada hari Sabtu, para wanita yang baru menikah akan mengundang para saudari iparnya (adik perempuan dari suaminya) untuk makan bersama. Adapun pada hari Minggunya, diadakan acara “proshhyenoye voskryesyenye” atau ‘Minggu Maaf’. Di hari Minggu itu semua orang akan saling mengunjungi rumah kerabat, teman-teman dan semua orang yang mereka kenal. Mereka akan saling memeluk dan mencium sambil memohon maaf satu sama lain, khususnya jika pernah saling menyinggung dengan kata-kata atau tindakan masing-masing. Di hari terakhir Maslenitsa itu juga diadakan “Ritual Maslenitsa”, yakni melakukan pembakaran boneka Maslenitsa yang melambangkan Dewi Musim Dingin.
Boneka-boneka Maslenitsa, melambangkan Dewi Musim Dingin.
Sumber: arsip pribadi.
Perayaan Maslenitsa ini juga dilakukan di sekolah-sekolah dan menjadi perayaan yang menghibur bagi para murid. Rangkaian acara perayaan Maslenitsa di setiap sekolah dan setiap kota tentunya berbeda-beda. Di sini aku akan ceritakan bagaimana kami merayakan Maslenitsa di sekolahku dulu di kota Omsk. Di sekolah, kami merayakan Maslenitsa pada hari Sabtu, ketika hari terasa lebih hangat dan langit tampak cerah. Di beranda sekolah, kami mengadakan drama kecil-kecilan. Ada yang berperan menjadi Vesna (Musim semi), Zima (Musim dingin), Baba Yaga (Nenek Sihir) dan Skomorokhi atau para badut pelawak yang paling sering menghibur penonton selama acara ini berlangsung. Inti cerita dari drama ini adalah Sang Musim Semi meminta Musim Dingin untuk pergi dan membawa serta salju-saljunya. Di tengah-tengah pertunjukkan drama, diadakan pula lomba kecil-kecilan untuk adik-adik kelas kami. Misalnya mereka akan diminta untuk menyanyikan chastushki, atau diminta menjawab tebak-tebakan dari kami. Siapa yang bisa maka akan diberi permen dan kue blini. Selain itu ada juga lomba yang dilakukan oleh semua murid di sekolah, yakni masak blini! Siapa yang membuat paling banyak, mereka yang menang. Setelah selesai pementasan, para skomorokhi akan masuk ke masing-masing kelas dan menghitung blini yang berhasil dibuat oleh para murid dan orang tuanya. Kadang bisa terjadi ketika satu kelas hanya mampu membuat 50 blini saja, tapi kelas lainnya bisa mencapai 200 blini, bahkan lebih! Setiap kelas juga biasanya akan diminta untuk membuat boneka atau orang-orangan yang melambangkan Dewi Maslenitsa, lengkap dengan pakaiannya. Boneka ini dibuat untuk dibakar bersama-sama di api unggun saat puncak acara.
Skomorokhi sedang beraksi
Sumber: arsip pribadi.
Setelah selesai pertunjukan drama di beranda sekolah, maka semua anak-anak akan diajak bermain di halaman sekolah. Skomorokhi sudah lebih dahulu berada di sana dengan perlombaan yang mereka siapkan. Acara tersebut adalah yang paling menarik dan paling menyenangkan bagi semuanya. Anak-anak perempuan akan berlomba melemparkan "valenki" atau sepatu hangat mereka. Siapa yang bisa melempar paling jauh, maka ia yang menang. Tradisi melempar valenki ini sudah ada sejak zaman Rus kuno. Namun pada zaman dahulu, hal ini dilakukan  untuk meramal di mana arah keberadaan lelaki yang akan menjadi suaminya di masa depan. Lomba yang paling menarik lainnya adalah acara tarik tambang antarkelas. Lomba ini akan memerlukan tali yang panjang dan kuat karena akan ditarik dari dua sisi oleh murid-murid terkuat dari dua kelas yang berbeda. Semuanya saling tarik-menarik, hingga akhirnya mereka pun saling berjatuhan. Lomba ini diadakan tak hanya untuk menunjukkan kekuatan, tapi juga kekompakkan masing-masing kelas.
Lomba tarik tambang tak hanya butuh kekuatan, tapi juga kekompakan.
Sumber: arsip pribadi.
Lomba selanjutnya adalah lomba pukul karung dengan mata tertutup. Jadi, dua orang akan berdiri di dalam lingkaran dengan kondisi mata mereka ditutup kain. Mereka akan diberi karung yang telah diisi kain-kain lunak. Mereka harus mencari satu sama lain dan memukul lawannya dengan karung sampai lawannya terjatuh ke tanah. Di saat kelas yang lain sibuk dalam perlombaan tarik tambang dan lomba pukul karung, maka yang murid lainnya mengikuti lomba balap karung. Karungnya tentu lebih besar dari pada yang digunakan untuk lomba pukul karung. Mereka akan masuk ke dalam karung dan dengan penuh perjuangan mereka harus melewati jalur balap dari titik pertama ke titik kedua, lalu kembali lagi ke titik pertama. Balap karung di atas tanah bersalju tentu bukan hal yang mudah, tapi semua senang mengikutinya.
Lomba balap karung di atas salju. Gampang-gampang susah :P
Sumber: arsip pribadi.
Setelah semua perlombaan selesai, semua orang berkumpul untuk membuat lingkaran besar dan luas. Inilah puncak acara Maslenitsa, yakni ketika api unggun yang besar mulai dinyalakan untuk membakar semua boneka Maslenitsa. Momen-momen ini menjadi tontonan paling menarik bagi semua orang. Setiap boneka Maslenitsa yang telah dibakar hanya akan menyisakan tongkat kayu berwarna hitam. Setelah upacara "kremasi" boneka Maslenitsa, semua murid dan guru akan kembali ke dalam kelas masing-masing dan beristirahat sambil menikmati teh panas serta blini yang telah dibuat. Setelah selesai lomba yang melelahkan dan acara makan-makan blini bersama, semuanya pun pulang dengan hati yang gembira :)
Pembakaran boneka Maslenitsa, melambangkan perpisahan pada musim dingin.
Sumber: arsip pribadi.




Ditulis oleh Ekaterina Pavluchkova | VK | FB

Diterjemahkan dan disunting oleh Maulana Yodha Permana | VK | FB
Keberhasilan infrastruktur kota-kota di Rusia dapat kita lihat dari pengadaan alat transportasinya, khususnya alat transportasi dalam kota dan antarkota. Transportasi umum di kota-kota di Rusia cukup beragam. Di Rusia dapat dijumpai penggunaan bus, bus listrik, trem, metro/kereta bawah tanah dan marshrutka (semacam angkot atau minibus, namun berbeda bentuknya dengan kebanyakan angkot di Indonesia).
Marshrutka, angkotnya Rusia

Bus dan marshrutka adalah kendaraan umum dalam kota yang paling banyak digunakan. Perlu diketahui, bahwa tidak semua kota memiliki marshrutka dan metro. Misalnya, di Kazan dan di Petersburg, jenis angkutan kota yang paling umum adalah bus. Di kota kelahiran saya, di Omsk, tidak ada metro, tapi ada marshrutka sebagai angkutan umum utamanya, sedangkan penggunaan bus di sini saat ini sudah tidak terlalu sering.

Bus Listrik. Biaya pemasangan jalur listriknya cukup mahal.


Penyediaan jenis transportasi dalam kota, biasanya tergantung dari tiap-tiap kota itu sendiri, khususnya dari kebijakan pemerintah dan politik juga. Bus listrik misalnya, saat ini mulai kehilangan perannya akibat seringnya mengalami kerusakan, juga karena untuk pemasangan jalur listrik baru perlu biaya yang cukup mahal, bahkan tidak rasional. Sementara itu, sebagai alternatif, di rute yang sama dengan bus listrik juga sudah mulai dioperasikan angkutan bus atau marshrutka yang baru. Kondisi serupa juga terjadi pada penggunaan trem yang mulai tergantikan secara perlahan.
Trem. Jenis transportasi yang pernah populer di zaman Soviet.


Berbicara tentang angkutan antarkota di Rusia, maka tak bisa mengabaikan begitu saja peran kereta api sebagai alat transportasi massal yang paling banyak digunakan. Perusahaan Kereta Api terbesar di Rusia adalah "Rossiyskiye zhelezniye dorogi" atau disingkat "RZhD" yang sampai saat ini masih menjadi transportasi utama antarkota, baik digunakan oleh orang maupun untuk pemindahan barang. Seperti yang telah diketahui banyak orang, Rusia adalah negara yang memiliki wilayah terluas di dunia. Coba bayangkan, bagaimana Pemerintah Rusia mengatur distribusi barang tanpa adanya rel kereta api? Itu hampir tidak mungkin!
Stasiun Kereta Api di kota Omsk (arsip pribadi)
Untuk pengangkutan barang jarak jauh, penggunaan jasa kereta api adalah pilihan yang paling ekonomis dan terjangkau, sekalipun memerlukan waktu pengiriman yang lama. Untuk menempuh jarak 2000 Km ke titik tujuan, seorang pengguna jasa kereta api memerlukan waktu sekitar 35 jam lho! Untuk ukuran standar orang Rusia, hal ini bukanlah hal yang wah!, bahkan itu sudah menjadi hal yang lumrah, sehingga orang-orang Rusia akan biasa-biasa saja jika harus menempuh jarak jauh dengan waktu yang panjang seperti itu. Sebagai perbandingan, dengan jarak yang sama, jika kita menggunakan jasa pesawat terbang yang hanya memerlukan waktu 3 jam saja, tapi tentunya dengan harga tiga sampai empat kali lebih mahal.

Dengan kereta api, maka pengangkutan barang yang beratnya berton-ton dalam jumlah besar pun masih memungkinkan, yang mana hal ini tidak bisa dilakukan dengan menggunakan pesawat udara atau pun mobil. Oleh karena itu, kereta api merupakan alat transportasi yang sangat penting bagi Rusia. Fakta menarik lainnya, perjalanan dari Moskwa ke Vladivostok di ujung timur Rusia memerlukan waktu 6 hari perjalanan! Namun hal itu tidak terlalu buruk, karena kita bisa melihat tempat-tempat yang paling menawan di banyak wilayah Rusia. Misalnya seperti foto-foto yang tertangkap kamera dari jendela kereta seperti di bawah ini...

Di sepanjang jalur rel kereta, banyak dijumpai panorama padang rumput luas seperti ini
Panorama dari jendela kereta api di Oblast' Ulyanovsk (arsip pribadi)
Panorama di sudut kota Sochi (arsip pribadi)

Ditulis oleh Yekaterina Pavluchkova, Mahasiswi jurusan Otomatika & Telemekanika, Sekolah Tinggi Transportasi Omsk | VK | FB

Diterjemahkan dan disunting oleh Maulana Yodha Permana | VK | FB