Blog Jiwa Rusia Pelajari bahasanya, kenali budayanya!

Minggu, Agustus 22, 2021

Praktik Pengobatan Tradisional di Rusia Kuno


Pada zaman dahulu, pengobatan di desa-desa dilakukan oleh "volkhvy", yaitu para dukun yang mempelajari magis. Seiring berjalannya waktu, peran mereka tergantikan oleh "znakhari" (para tabib pedesaan) dan "zeleyniki" (ahli tanaman obat). Adapun pengetahuan mereka yang berdasarkan pengalaman praktis dan ritual magis tetap diajarkan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Bagaimana bayangan masyarakat Rus kuno terhadap penyakit demam? Bagaimana metode pengobatannya? Bagaimana cara mereka menyembuhkan penyakit mental? Apa yang harus dilakukan untuk dapat mengusir epidemi dari desa-desa mereka? Pertanyaan-pertanyaan tersebut akan dijawab dalam tulisan ini.

 

Lechebniki, Travniki dan Zeleyniki
Para sejarawan dapat mengetahui praktik pengobatan penyakit tradisional di zaman Rus Kuno melalui informasi dari lechebniki (tabib), dari travniki (ahli rerumputan obat), dongeng legenda dan catatan tentang kehidupan orang suci (zhitiy svyatykh). Dalam catatan-catatan tersebut dapat diketahui berbagai metode pengobatan, mulai dari pengobatan bisul dan penyakit kulit, cara aman melepaskan anak panah, hingga cara melakukan operasi sederhana. Di pedesaan Rus kuno biasanya "volkhvy" atau para dukun dilibatkan dalam proses pengobatan tersebut. Setelah agama Kristen mendominasi kehidupan bermasyarakat bangsa Rus, orang-orang sakit mulai dirawat di gereja-gereja yang mereka bangun. Biasanya di halaman-halaman biara gereja ditanami tanaman-tanaman yang bisa digunakan sebagai ramuan obat dan bahan untuk campuran minuman penyembuhan. Seiring berjalannya waktu, peran znakhar atau "tabib pedesaan" menguat dan dilibatkan dalam penyembuhan penyakit badan maupun mental. Untuk mencegah penyakit, masyarakat Rus kuno biasanya memakai jimat pelindung sihir berupa pisau, sendok atau figur hewan tertentu di tubuh mereka.

Kelompok lechebniki dan zeleyniki kemudian muncul sebagai tokoh dan sumber pengetahuan pengobatan kuno di tanah Rus. Mereka mencoba menggambarkan penyakit dan mempelajari anatomi tubuh manusia, melakukan praktik pijat dan gosok tubuh, serta berusaha memberikan nasihat yang lebih rasional kepada masyarakat tentang makanan bernutrisi dan gaya hidup sehat. Meski demikian, dalam banyak cerita rakyat, ucapan bijak dan peribahasa Rusia dapat kita temui tendensi sebagian masyarakat dari golongan petani yang tidak mempercayai ilmu kedokteran. Misalnya: "не жива та душа, что по лекарям пошла" (jiwa datang kepada para dokter adalah jiwa yang tidak hidup), "добрая аптека убавит века" (apotek yang baik akan memakan waktu berabad-abad). Takhayul tentang kesehatan masih tetap bertahan selama berabad-abad di Rusia. Para etnografer Rusia mencatat bahwa pada abad ke-19, meskipun ilmu kedokteran telah berkembang dengan pesat, namun penyakit yang muncul di pedesaan Rusia masih dianggap sebagai bentuk hukuman Tuhan atas dosa mereka.

Sakit kepala, Rabun Senja dan Penyakit Kudis

Pencatat folklor Rusia, Vladimir Dal, merupakan salah satu dari yang pertama mempelajari pengobatan tradisional di lingkungan masyarakat petani Rusia. Metode pengobatan tradisional petani Rusia selanjutnya dipelajari pada akhir abad ke-19 oleh dokter Gavriil Popov. Dia menerbitkan sebuah karya berjudul "Pengobatan Rakyat Rusia" yang menggambarkan metode pengobatan di berbagai daerah di Rusia.

Gavriil Popov menulis bahwa seringkali para petani tidak mengaitkan asal usul penyakit dengan alasan yang sebenarnya. Misalnya karena mereka tidak mementingkan kebersihan tempat tinggal dan sirkulasi udara rumahnya, serta kualitas makanan dan air yang mereka gunakan. Dia juga mencatat bahwa para petani tidak memperhatikan cara yang tepat merawat orang sakit atau melakukan diet untuk penyembuhan. Salah satu alasan utama tingginya angka kematian bayi di tanah Rus juga disebabkan karena kurangnya pengetahuan masyarakat tentang cara memberi anak-anak yang menyebabkan kematian. Seorang anak yang baru lahir sering diberi roti, sebab mereka percaya bahwa dengan cara ini si anak dapat tumbuh dan berkembang lebih cepat. Begitu bayi mulai dapat memegang sendok, orangtua mereka kemudian memberi makan dengan sayuran mentah dan kvas asam, meskipun tubuh anak belum tentu dapat beradaptasi dengan makanan semacam itu.

Kondisi kehidupan dan pekerjaan di pedesaan juga menjadi penyebab munculnya penyakit pada orang dewasa. Penduduk desa makan dengan makanan itu-itu saja dan dengan nutrisi yang buruk. Misalnya para petani sangat jarang makan daging dan ikan, hanya makan roti, kentang, dan sayuran yang berkualitas buruk. Di musim semi, ketika masih jauh dari musim panen, sedangkan stok makanan sudah hampir habis, biasanya muncul penyakit "rabun senja" di desa-desa, dan ketika terjadi gagal panen besar, akan muncul penyakit kudis yang diakibatkan kekurangan vitamin.

Keluarga-keluarga petani biasanya tinggal di gubuk bersama keluarga besar, kadang-kadang hewan juga ikut disimpan di dalam kamar, seperti anak sapi dan domba, menyebabkan udara di dalam rumah menjadi pengap. Jika gubuk itu telah usang, maka di musim dingin gubuk itu akan membeku, membuat orang yang tinggal di dalamnya kedinginan. Sebaliknya, di musim panas para petani harus bekerja seharian di tengah panasnya ladang, para penuai gandum harus terbiasa dengan sakit kepala yang dideritanya. sayangnya penduduk desa tidak mementingkan penyebab sebenarnya dari penyakit-penyakit tersebut, sebab mereka lebih percaya pada beragam penjelasan supernatural.

Wabah Embun Beracun dan Sakit Jantung di Perut


Penyakit seperti tifus, reumatik, demam dan segala jenis penyakit paru-paru, dianggap penyakit biasa semacam masuk angin. Umumnya penyakit-penyakit tersebut muncul karena kedinginan. Mereka menyebut "Angin buruk" sebagai faktor penyebaran infeksi saat epidemi tersebar di seluruh desa. Bersamaan dengan angin, embun juga ikut membawa penyakit massal itu. Mereka meyakini bahwa salah satu epidemi kolera yang pernah terjadi dimulai setelah adanya embun "beracun" yang jatuh pada buah-buahan mereka.

Para petani menganggap bahwa sistem pernapasan, peredaran darah, dan proses internal lainnya dalam tubuh manusia merupakan rahasia yang disembunyikan Tuhan. Mereka mengetahui organ dalam tubuh hanya dengan melihat dari anatomi hewan. Orang yang sehat dan kuat disebut pemilik "dua kehidupan", karena mereka percaya bahwa darah mereka tidak hanya melalui "satu pembuluh darah", tetapi melalui dua pembuluh darah, sehingga kekuatan dan kesehatan mereka dua kali lebih besar. Para petani juga tidak mengetahui di mana letak perut dan di mana letak jantung, sehingga mereka sering mengeluh sakit jantung ketika sebenarnya mereka hanya menderita penyakit perut. Sedangkan sakit kepala mereka anggap karena adanya "darah buruk", sehingga perlu diobati dengan cara mengeluarkan darah.

Setan dan Tuhan yang Melepaskan Penyakit


Penyakit di kalangan masyarakat sering dianggap sebagai makhluk yang sementara hidup dan menetap di dalam tubuh manusia. Karena itu orang-orang berusaha berbicara kepada "makhluk" tersebut, menyapa dan memerintahkan mereka akan sesuatu, sambil menuntut jawaban dari mereka. Orang-orang percaya bahwa "makhluk" tersebut dapat terlihat seperti wanita muda yang cantik atau wanita tua yang jelek. Penyakit cacar, tifus, dan demam mereka anggap berasal dari tempat tinggal mereka di sungai, rawa, dan laut yang jauh. Penyakit itu dapat menyerang seseorang di malam hari dan tinggal di dalam tubuhnya, sampai akhirnya penyakit itu beralih ke orang malang lainnya. Menurut pandangan lain, Tuhan dan Setan menempatkan penyakit-penyakit di dalam rumah besi yang dikunci dengan gembok. Adapun malaikat secara berkala melepaskan penyakit-penyakit itu ke alam liar, sehingga penyakit dapat menyerang orang yang memang diperintahkan untuk sakit sampai akhirnya penyakit itu akan kembali ke dalam kurungannya lagi.

Di antara masyarakat pedesaan, biasanya mereka membayangkan penyakit demam sebagai sosok 12 wanita yang masing-masing memiliki kekhasannya tersendiri. Yang satu menyebabkan insomnia, yang lainnya menyebabkan kehilangan nafsu makan, sedangkan yang lainnya lagi merusak dan menarik pembuluh darah dst. Menurut salah satu versi mengatakan bahwa kata Rusia "лихорадка" yang berarti "demam" berasal dari ungkapan "лихо радуются" (sangat bersukacita), sebab mengacu pada bayangan mereka tentang para wanita penyebab demam yang bersuka cita atas penderitaan si orang sakit. Diyakini juga bahwa demam dapat menular karena berciuman, atau berasal dari lalat yang terbang dan hinggap di makanan. Masyarakat Rus kuno percaya bahwa epidemi penyakit menular yang serius dikirim oleh Tuhan sebagai hukuman atas dosa mereka. Karena itulah kebanyakan masyarakat percaya bahwa dokter dan obat-obatan tidak akan dapat membantu mereka.

Di beberapa daerah, penyakit digambarkan oleh mereka dalam bentuk hewan. Misalnya, cacar digambarkan seperti katak, demam seperti kupu-kupu, dan campak seperti landak. Sakit perut sering digambarkan seperti ular atau katak. Masyarakat juga menganggap bahwa seeorang dapat menjadi pemabuk berat karena pernah meminum vodka yang telah diisi cacing-cacing kecil oleh para setan.

Menurut pandangan lain, iblis adalah bapak dari semua penyakit, itulah sebabnya kebanyakan dari penyakit tidak dapat disembuhkan. Cedera atau luka yang bisa terjadi di antara aktivitas dan pekerjaan sehari-hari mereka gambarkan bahwa itu adalah karena trik dari iblis. Iblis bisa membalikkan kuda sehingga menjejakkan kakinya pada pemiliknya, atau iblis juga bisa mendorong, mematahkan lengan, atau melukai seseorang saat sedang bekerja dengan kapak. Iblis dapat "membingungkan" seseorang, membuat seseorang seakan bukan dirinya sendiri. Bahkan jika ada dua orang yang sedang berkelahi, iblis dianggap dapat menyebabkan cedera serius pada salah satu dari mereka dan bahkan membawa seseorang untuk membunuh orang lainnya. Gambaran tentang trik iblis juga dijadikan alasan oleh mereka untuk menjelaskan adanya gejala histeria, kegilaan, dan epilepsi. Mereka menganggap bahwa iblis telah merasuki seseorang, memukuli tubuhnya dari dalam, dan meneriakkan kutukan dengan suara yang berbeda.  

 
Apotek yang baik akan memakan waktu berabad-abad

Di lingkungan petani, umumnya orang-orang berpandangan skeptis terhadap dokter dan apoteker. Setiap keluarga biasanya sudah memiliki seperangkat pengobatan rumahan untuk penyembuhan mandiri. Misalnya seorang pasien disuruh untuk menempelkan perutnya atas kompor yang hangat, menggosok tubuhnya dengan berbagai zat dan benda tertentu, mulai dari tar, irisan daging babi, hingga lobak. Jika metode biasa tidak juga membantu, barulah mereka pergi ke znakhar (tabib desa). Para penyembuh dan semacam wanita perawat itu akan membantunya melakukan pemijatan dan penggosokan tubuh, sebab mereka juga tahu bagaimana menghentikan pendarahan dan memberi mereka ramuan herbal. Salah satu cara terapi dan pencegahan utama yang dianggap efektif oleh orang-orang adalah tradisi "banya" atau mandi uap panas. Biasanya orang dewasa maupun anak-anak akan melonjak-melonjak jika di dalam tubuhnya terdapat penyakit atau sihir saat dibawa ke dalam ruangan banya.

Metode pengobatan dengan magis juga umum dilakukan di masa Rus kuno. Penyakit tumor dan penyakit kulit lainnya mereka hindari dengan cara membuat gambar berbentuk lingkaran ajaib dengan arang atau ujung pisau yang mereka anggap dapat melindungi bagian tubuh yang sehat dari penyebaran penyakit tersebut. Simbol lingkaran sihir juga mereka gunakan dalam ritual "opakhivaniye" atau ritual yang dilakukan untuk melindungi desa dari wabah.

"Inti dari ritual "opakhivaniye" adalah dengan membuat garis ajaib agar penyakit yang menjadi wabah tidak menyebar dan melewati batas (yang mereka buat). Pembuatannya dilakukan dengan cara membajak tanah yang melibatkan gadis-gadis muda atau janda. Kadang-kadang cara seperti ini dilakukan di awal kemunculan wabah, di mana rumah-rumah yang menjadi kemunculan wabah tersebut diisolasi, atau bahkan garis itu juga dibuat untuk melindungi seluruh desa agar penyakit dari desa-desa tetangga tidak masuk ke desa mereka."

= Dari buku "Pengobatan Rakyat Rusia" karya Gavriil Popov =

Doa juga diakui sebagai obat universal untuk semua penyakit, terutama doa yang dirapalkan di hadapan ikon ajaib dan barang peninggalan orang-orang kudus. Misalnya, saat menghadapi wabah demam di setiap rumah orang-orang akan tersebar daftar doa yang harus dibaca dan itu dianggap sebagai obat yang efektif. Baik orang sehat maupun orang sakit membaca doa sambil mengenakan kalung salib di dadanya, atau dengan menggantungkannya di tas kecil sebagai jimat.


Masyarakt Rus kuno juga percaya bahwa penyakit dapat "dipindahkan" ke pohon, hewan, atau manusia lainnya. Untuk menyembuhkan seorang anak, mereka akan memilih pohon muda yang kuat di hutan, seperti pohon birch atau pohon ek. Sebuah lubang lebar dipotong pada pohon itu agar si anak bisa melewatinya. Adapun untuk memindahkan penyakit ke air, maka mereka akan mengambil roti, mengasinkannya dan kemudian mengucapkan kata-kata ajaib sebelum melemparkannya ke sungai.

Mereka mencoba menakut-nakuti penyakit dengan suara keras yang tidak terduga, bisa dengan teriakan atau tembakan. Mereka juga memukul dinding di sebelah orang yang sakit, atau bahkan memukul tubuh si sakit serta menyiramnya dengan air dingin. Sebagaimana anggapan mereka bahwa penyakit itu seperti makhluk hidup, maka harus ditakuti agar dapat meninggalkan tubuh. Itu juga yang menjadi tujuan mengapa pasien diberi minuman pahit atau menjijikkan.

Anak-anak di desa dirawat terutama oleh para znakhari atau tabib desa yang akan membacakan sesuatu atas mereka dan memberi mereka ramuan-ramuan herbal. Diyakini juga bahwa dengan memakaikan pakaian ritual pada bayi yang sakit akan dapat memberikan kekuatan penyembuhan.

Adapun penyakit mental biasanya dipercayakan penyembuhannya pada pendeta. Pasien seperti itu dianggap kerasukan, karena mereka percaya bahwa roh jahat telah menyusup ke diri mereka. Di gereja-gereja dan biara-biara, doa-doa khusus akan dibacakan kepada orang yang dianggap kerasukan, termasuk juga membawakan ikon-ikon ajaib ke hadapan mereka.



Sumber Bacaan:

Культура.рф: Народная медицина на Руси.




Sabtu, Agustus 21, 2021

Film-Film yang Diangkat dari Karya-Karya Mikhail Bulgakov

Mikhail Bulgakov merupakan salah penulis, aktor dan sutradara teater terkenal Rusia di masa Soviet. Ia lahir pada 3 Mei 1891 dari keluarga terpelajar di kota Kiev. Bulgakov aktif menulis novel, cerpen, naskah film serta pertunjukan teater, khususnya di sepanjang tahun 1920-an. Ia kemudian sempat mengalami tekanan dari pemerintah represif Stalin. Bulgakov meninggal dunia pada 10 Maret 1940.

Karya-karyanya begitu disukai sehingga sebagian karyanya dibuat ekranisasi ke bentuk film. Film drama berjudul "Бег" (Pelarian) dirilis pertama kali pada tahun 1970. Yelena Bulgakova, sang istri penulis, menjadi konsultan secara langsung di lokasi syutingnya. Aleksander Alov dan Vladimir Naumov yang mengambil gambaran film tersebut tak hanya dari karya "Бег" (Pelarian), tapi juga dari karya lainnya, yaitu "Белая гвардия" (Penjaga Putih) dan "Черное море" (Laut Hitam). Pemilihan aktornya juga cukup lama, tapi pada akhirnya peran Jenderal Khludov diberikan kepada Vladislav Dvorzhetsky yang sekaligus menjadi debutnya di bioskop.

Как снимали Собачье сердце: интересные факты
Cuplikan gambar dari film "Собачье сердце"

 Film "Собачье сердце" (Hati Seekor Anjing) dirilis pada tahun 1988. Sutradara Vladimir Bortko sengaja menggunakan filter sepia dalam filmnya sebab menurutnya warna tersebut bisa lebih kuat dalam menyampaikan suasana tahun 1920-an. Film tersebut menjadi satu-satunya film adaptasi Soviet yang memenangkan penghargaan "Layar Emas" pada tahun 1989 di Festival Film Internasional Warsawa.

Pada tahun 2005, Vladimir Bortko juga membuat film serial yang merupakan adaptasi karya lain Bulgakov berjudul "Мастер и Маргарита" (Master dan Margarita). Peran utamanya dimainkan oleh Aleksander Galibin dan Anna Kovalchuk. Peran Woland dimainkan oleh Oleg Basilashvili, sedangkan  Yeshua Ha-Notsri dimainkan oleh Sergei Bezrukov. Selain itu, Bezrukov menjadi pengisi suara Master, sedangkan Basilashvili menjadi pengisi suara Afrany, kepala penjaga rahasia Pontius Pilatus.

Cuplikan gambar dari film serial "Мастер и Маргарита".

Tentunya kita tidak akan melupakan film adaptasi karya Bulgakov lainnya yang menjadi film klasik komedi Soviet paling populer berjudul "Иван Васильевич меняет профессию" (Ketika Ivan Vasiliyevich Mengubah Profesinya). Sutradara Leonid Gaidai merekam film ini berdasarkan drama yang ditulis oleh Mikhail Bulgakov berjudul "Иван Васильевич" (Ivan Vasiliyevich).

Adapun film populer lainnya yang juga merupakan adaptasi dari karya Bulgakov adalah "Белая гвардия" (Penjaga Putih) yang disutradarai oleh Sergey Snezhkin, berupa film serial dengan genre drama dan perang.

Tonton film "Бег" di culture.ru:
https://www.culture.ru/movies/418/beg

Tonton film "Белая гвардия" di culture.ru:
https://www.culture.ru/movies/1612/belaya-gvardiya 

Tonton film "Иван Васильевич меняет профессию" di russianfilmhub.com:
https://russianfilmhub.com/movies/ivan-vasilyevich-changes-his-profession-1973/
atau di culture.ru:
https://www.culture.ru/movies/2633/ivan-vasilevich-menyaet-professiyu

Tonton film serial "Мастер и Маргарита" di russianfilmhub.com:
https://russianfilmhub.com/tvshows/the-master-and-margarita-2005/
atau di culture.ru:
https://www.culture.ru/movies/1608/master-i-margarita

Tonton film "Собачье сердце" di russianfilmhub.com:
https://russianfilmhub.com/movies/heart-of-a-dog-1988/
atau di culture.ru:
https://www.culture.ru/movies/430/sobache-serdce


Kamis, Agustus 19, 2021

Kisah di Balik Lima Lagu Anak Berbahasa Rusia Populer

Ada banyak sekali lagu anak berbahasa Rusia yang populer di masa Soviet masih sering dinyanyikan hingga hari ini. Lagu-lagu itu masih terus diajarkan di taman kanak-kanak dan di sekolah, dijadikan lagu latar film-film kartun favorit anak, dan terus diputar di saat hari libur dan di konser-konser musik. Dalam tulisan ini akan dibahas lagu-lagu anak terkenal berbahasa Rusia yang masih populer hingga saat ini serta kisah apa yang terjadi di balik lagu-lagu tersebut.

«В лесу родилась елочка» (Pinus Kecil Terlahir di Hutan)
Lirik lagu paling terkenal ini telah ditulis seabad yang lalu. Lirik lagu ini ditulis oleh seorang guru bernama Raisa Kudasheva dalam bentuk puisi tahun baru untuk murid-muridnya. Isi puisinya menceritakan tentang pohon "yolka" (pinus) atau "yolochka" (pinus kecil), yakni pohon pinus yang dijadikan simbol perayaan tahun baru. Pada Desember 1903 puisi ini dipublikasikan di majalah "Malyutka". Namun Kudasheva, karena kerendahan hatinya, tidak ingin menunjukkan nama aslinya, sehingga nama penulis di majalah tersebut ditulis dengan menggunakan nama samaran.

Iringan musik untuk puisi lagu tersebut kemudian disusun oleh seorang ilmuwan Rusia bernama Leonid Bekman untuk putrinya. Dia sebenanrya bukan seorang komposer, bahkan dia tidak tahu notasi musik. Namun upayanya itu baru dapat dilakukan dengan bantuan istrinya, Yelena Beckman, yang merupakan lulusan Konservatori Moskwa dan juga merupakan teman Sergey Rakhmaninov.

Lagu "В лесу родилась елочка" hingga kini selalu
dinyanyikan oleh anak-anak Rusia saat merayakan tahun baru.

Putri Beckman kemudian membawakan lagu tentang pohon pinus kecil itu di pesta keluarga bersama teman-temannya. Para pendengar sangat menyukai melodi itu sehingga mereka meminta mereka untuk menulis ulang nada dan lirik lagunya. Pada tahun 1906, Beckman menulis ulang lagu "Yolochka" ini untuk teman-temannya lebih dari 10 kali, mereka terus menyebarkan lagu ini kepada para kenalan mereka, dan akhirnya lagu tahun baru ini menjadi sangat populer di Moskwa saat itu.

Raisa Kudasheva sendiri dalam waktu yang lama tidak mengetahui bahwa puisinya itu menjadi begitu terkenal. Baru pada tahun 1921 dia mendengar untuk pertama kalinya saat seorang gadis kecil di kereta menyanyikan "Yolochka" yang menggunakan lirik dari puisinya. Nama Kudasheva sendiri baru terkenal pada tahun 1950-an, ketika dia menghadiri dua wawancara kepada surat kabar Vechernyaya Moskva dan majalah Ogonyok. Bagaimana pun dia tidak pernah mencari ketenaran sehingga dia sebuah surat kepada temannya dia mengatakan: "Aku tidak ingin menjadi orang terkenal, tetapi aku juga tidak bisa untuk tidak menuliskannya (tentang hal ini)."

Dengarkan lagunya di: https://www.youtube.com/watch?v=O9IEvXbJPmI


«Антошка» (Antoshka/Si Anton Kecil)

Seorang penyair bernama Yury Entin dan seorang komposer Vladimir Shainsky menulis lagu "Antoshka" pada tahun 1968. Beberapa tahun sebelumnya, Entin pernah bekerja sebagai guru sejarah di sekolah. Puisi yang kelak menjadi lirik lagu ini didedikasikan bagi murid-muridnya yang malas dan nakal serta sangat ceroboh, sehingga selalu menanggapi semua permintaan guru dengan kalimat: "Kami tidak bisa mengerjakannya, kami tidak bisa menjawab pertanyaan ini"

Shainsky kemudian menyusun melodi lagu ini hanya dalam beberapa menit saja, bahkan tanpa alat musik. "Dia berkata: "Saya tidak membutuhkan piano, saya akan menuliskannya di atas meja". Dia kemudian mulai mengetuk meja dan bernyanyi: "Tili-tili, trali-vali ..." Di sana ada enam baris. Lagu itu selesai pada hari itu juga." kenang Yury Entin mengenai proses kerja Shainsky dalam menyusun melodi tersebut.

Lagu "Antoshka" menjadi semakin populer setelah diputar
dalam film kartun yang juga berjudul "Antoshka"

Namun lagu "Antoshka" ini tidak langsung diapresiasi di kantor redaksi televisi anak. Entin dan Shainsky akhirnya mencoba menawarkannya ke program-program televisi yang berbeda, tapi ternyata juga mengalami penolakan. Lagu ini akhirnya baru diterima oleh sebuah program bernama "С добый утром!" (Selamat pagi!). Sehari setelah kemunculannya di televisi, lagu "Antoshka" menjadi banyak disukai. Pada tahun 1970, sebuah kartun dengan nama yang sama juga muncul. Film kartun ini disutradarai oleh Leonid Nosyrev untuk program animasi Vesyolaya Karusel.

Dengarkan lagunya di: https://www.youtube.com/watch?v=MK5LbdMH-pY


«Чунга-Чанга» (Chunga-Changa)
Lagu ini merupakan karya Inessa Kovalevskaya, pertama kali ditampilkan dalam kartun "Katerok". Yury Entin dan Vladimir Shainsky juga ikut mengerjakannya. Mereka membuat lagu ini pada hari yang sama dengan pembuatan lagu "Antoshka". Mereka awalnya kesulitan untuk memutuskan hal yang paling penting dari lagu ini, yaitu nama "pulau ajaib" yang menjadi fokus utama lagu ini. Semua pilihan yang ada tidak juga dirasa cocok bagi Entin sampai akhirnya dia secara tidak sengaja melihat poster pertunjukan balet es. Di poster balet tersebut ada nama "Yevgeny Changa" sebagai sutradaranya. Yuri Entin sangat menyukai nama marga yang tidak biasa itu sehingga dia menambahkannya dengan kata fiktif "chunga" dan memasukkannya ke dalam lirik lagu ini.

Nama Chunga-Changa mengacu pada "pulau ajaib"
serba ada yang menyenangkan untuk ditinggali

Penyanyi Soviet populer Anatoly Gorokhov dan Aida Vedishcheva kemudian menyanyikan lagu ini dalam kartun "Chunga-Changa". Entin sendiri tidak menganggap pembuatan lagu ini berhasil. Menurutnya, motif dan rima lagunya terlalu sederhana. Namun justru berkat melodi dan kata-katanya yang sederhana ini, lagu tersebut dengan cepat diingat oleh anak-anak di seluruh Uni Soviet.

Dengarkan lagunya di: https://www.youtube.com/watch?v=tSq9jJwi7rM


 
«В траве сидел кузнечик» (Belalang Duduk di Rerumputan)

Lirik lagu tentang belalang ini muncul jauh lebih awal daripada musiknya. Pada tahun 1954, seorang penulis dongeng, Nikolay Nosov, mempublikasikan buku berjudul "Petualangan Neznayka dan Kawan-Kawannya". Di salah satu bab terakhirnya, penduduk Kota Kembang menyanyikan lagu ini yang kemudian digubah oleh Tsvetik, sang penyair, dan Guslya, seorang musisi.

Lagu "В траве сидел кузнечик" mencapai popularitasnya saat diputar
dalam kartun "Petualangan Neznayka dan kawan-Kawannya".

Pada tahun 1961 dibuatlah sandiwara radio dan film kartun pendek berdasarkan kisah Neznayka. Melalui kedua karya tersebut lagu tentang belalang ini diperdengarkan. Untuk sandiwara radio, musiknya ditulis oleh Yan Frenkel dan Ilya Shakhov, sedangkan untuk film kartun musiknya ditulis oleh Mikhail Meyerovich. Namun kedua versi tersebut tidak bisa menggapai popularitas. Satu-satunya versi lagu yang berhasil mencapai popularitas adalah versi Vladimir Shainsky yang diputar dalam kartun boneka tahun 1971 berjudul "Petualangan Neznayka dan Kawan-Kawannya". Lagu itu dinyanyikan oleh aktris Klara Rumyanova, yang juga menjadi pengisi suara untuk karakter utamanya.

Dengarkan lagunya di: https://www.youtube.com/watch?v=9Zpa7BAyXfY


«Чему учат в школе» (Apa yang Diajarkan di Sekolah)
Teks lagu tentang sekolah ini ditulis oleh penulis lagu populer Soviet Mikhail Plyatskovsky. Inspirasi lagu ini berasal dari pengalaman pribadinya. Suatu hari dia sedang naik lift dengan anak tetangga yang akan mulai bersekolah dan terjadilah percakapan berikut.
    - "Hebatnya!" - Kataku terhadap anak itu. - "Kamu akan sekolah."
    - "Di sekolah akan diajarkan apa?" Tanya si anak kepadaku.
    - "Membaca!"
    - "Lalu apa lagi?"
    - "Menulis!"
    - "Lalu apa lagi?
    - "Berhitung!"
    - "Lalu apa lagi? Apa lagi? Apa lagi?"
    Dari memoar Mikhail Plyatskovsky

Dialog ini kemudian menginspirasi Plyatskovsky. Akhirnya muncul baris-baris berikut dalam lirik yang ia tulis tersebut:
"Буквы разные писать тонким перышком в тетрадь учат в школе, учат в школе, учат в школе…"
"Maka diajarkanlah huruf-huruf yang berbeda, juga menulis dengan pena yang tipis di buku catatan di sekolah, semua diajarkan di sekolah, diajarkan di sekolah..."

Eduard Khil, penyanyi Soviet yang mempopulerkan lagu "Чему учат в школе".

Aransemen musik untuk puisi karya Mikhail Plyatskovsky ini kemudian diciptakan oleh Vladimir Shainsky. Untuk pertama kalinya ini diputar di acara radio berdasarkan dongeng Sakarias Topelius berjudul "Dua Kali Dua Sama Dengan Empat". Lagu ini kemudian dinyanyikan oleh penyanyi Soviet populer Eduard Khil bersama paduan suara anak-anak.

Dengarkan lagunya di: https://www.youtube.com/watch?v=JTbb_hK_3vE


 

 

Sumber Bacaan

Irina Kirilina. Культура.рф: 5 самых популярных детских песен и их история. 


Selasa, Agustus 17, 2021

Penerapan Bidang TI di Rusia yang Lebih Baik daripada di Negara Lain di Dunia

Rusia merupakan salah satu negara yang cukup serius melakukan inovasi dan pengembangan teknologi di berbagai bidang. Di saat penggunaan teknologi dan informasi di negara-negara Eropa lainnya masih bertahan dengan sistem yang konservatif, Rusia secara bertahap terus melakukan proses digitalisasi dan menerapkan teknologi yang lebih terintegrasi demi memenuhi kebutuhan bisnis dan kehidupan sehari-hari masyarakatnya. Teknologi di bidang apa saja di Rusia yang telah lebih maju dari pada negara-negara lainnya di dunia?


Internet Banking

Sektor perbankan di kebanyakan negara di dunia masih dilakukan dengan sangat konservatif, termasuk di bidang regulasinya. Dibandingkan dengan Eropa dan Amerika Serikat, fintech di Rusia berkembang dengan pesat.

Dalam hal kecepatan integrasi inovasi teknologi, Rusia jauh berada di depan Amerika Serikat dan negara-negara Eropa lainnya. Fintech Rusia mengikuti tren teknologi global, khususnya soal identifikasi biometrik, pembukaan rekening jarak jauh, transaksi dan pemberitahuan secara real time, hingga aplikasi untuk pinjaman online. Di kebanyakan negara Eropa lainnya, untuk melakukan pembayaran atau pembelian dengan smartphone terkadang pengguna masih merasa kebingungan. Di Amerika Serikat, masih ada pergeseran dari kartu strip magnetik ke kartu PIN berbasis chip yang lebih aman. Chip tersebut sebenarnya telah digunakan di Eropa selama lebih dari 10 tahun.


Sebagian besar bank Eropa enggan berinvestasi dalam teknologi digital. Pada tahun 2014, investasinya diberikan untuk 90% pelaku pasar, sedangkan biaya untuk digitalisasi kurang dari 0,5% dari semua biaya. Pada saat yang sama, penelitian menunjukkan bahwa 57% pelanggan lebih suka membuka akun online, tetapi hanya tiga dari lima orang yang berhasil melakukannya. Hanya 8% aplikasi pembukaan akun yang berhasil diproses di perangkat seluler dari awal hingga akhir, tanpa harus mengunjungi kantor cabang. Sebagai perbandingan, di Rusia sekarang ini hampir semua operasi perbankan rutin dapat dilakukan secara online, baik dilakukan secara mandiri atau dengan bantuan layanan pelanggan.


Layanan Servis Kendaraan

Minat pada proyek online di bidang suku cadang mobil dan layanan mobil tumbuh dengan pesat di Rusia. Startup Rusia yang telah sukses sebelumnya di industri perbankan seluler, iklan baris, dan traveling dijadikan acuan dalam menerapkan model dan teknologi serupa dalam bisnis otomotif.


Saat ini, pemilik mobil di Rusia telah dapat langsung mengetahui biaya perbaikan secara real time dari bengkel mobil. Hal ini dapat dicapai melalui integrasi perhitungan biaya kerja dari pusat teknis otomotif dan barang-barang yang diperlukan untuk memperbaiki suku cadang dari pihak pemasok atau grosir. Bukan itu saja, pelanggan bengkel di Rusia juga telah dapat memilih suku cadang secara online, tergantung pada kendaraan dan layanan yang dipilih, bahkan bisa memilih tidak hanya suku cadang asli, tetapi juga pilihan suku cadang berkualitas lainnya.


Layanan Sewa Mobil "Car-Sharing"

Layanan car-sharing di Rusia secara teknologi lebih maju daripada layanan serupa di negara-negara lainnya di dunia. Undang-undang privasi yang dibuat membuat penggunanya lebih mudah menggunakan layanan tersebut. Di negara-negara Eropa lainnya ada banyak batasan dan peraturan yang dapat memperlambat pengembangannya.


Car-sharing di Rusia sebenarnya masih relatif baru. Layanan sewa mobil jangka pendek pertama kali muncul pada awal 2000-an di Milan dan Tokyo. Layanan car-sharing pertama di Rusia baru diluncurkan pada 2012. Namun perkembangannya cukup cepat setelah melewati fase paling dinamis pada 2015 dengan melibatkan spesialis TI dan operator yang berkualitas.


Rekrutmen Karyawan

Rusia saat ini telah mengenal teknologi robotisasi perekrutan karyawan, sejak mereka mengubah sistem perekrutan manual ke sistem algoritme. Saat ini Rusia bahkan mendapat permintaan besar terhadap teknologi yang memungkinkan perusahaan dapat mempercepat perekrutan, meningkatkan konversi, dan mengurangi waktu untuk membuat keputusan tentang kandidat yang akan menjadi karyawannya. Hal ini di satu sisi memberikan keuntungan bisnis dalam persaingan untuk mendapatkan karyawan terbaik.


Algoritma berdasarkan logika bisnis perusahaan dapat membantu menemukan kandidat karyawan baru di jejaring sosial dan situs pekerjaan, berinteraksi dengan mereka, dan membantu pihak perekrut dalam membuat keputusan. Dalam beberapa tahun, sistem pendukung keputusan seperti ini akan semakin berkembang, sebab sistem dapat langsung memperhitungkan ribuan faktor untuk setiap calon karyawan potensial.



Sumber bacaan:
Дмитрий Смирнов. Какие технологии в России лучше, чем за рубежом. Мнения экспертов.


Kamis, Juli 29, 2021

Renda Yelets dari Rusia

Renda Yelets dari Rusia. Foto: Ulyana Sergeenko.

Renda Yelets adalah kerajinan terkenal Rusia, berasal dari renda yang ditenun dengan benang gelendong warna coklat, putih, kekuningan, hitam atau abu-abu. Kota Yelets di wilayah Lipetsk adalah pusat kerajinan tangan itu, di mana pembuatan renda muncul di sana pada akhir abad ke-18, dan pada abad ke-19 Yelets sudah memimpin dalam produksi renda di Rusia. Pengrajin wanita dari kota Yelets menenun renda, syal, dan kerah yang terukur.

Renda Yelets memiliki kekhasan karena kehalusan, keanggunan, dan kontrasnya yang harmonis dari pola bunga dan geometris dengan latar belakang kerawang yang halus. Polanya didasarkan pada rantai bentuk seperti berlian dengan berbagai isian (bunga, serangga, dll.)

Renda tradisional Yelets tua memiliki gaya yang unik karena teknik menenun kembarnya. Penduduk lokal menguasai kerajinan renda pada awal abad ke-19 di pabrik swasta milik Protasova di Yeletsk.

Sejak pertengahan abad ke-19 kerajinan ini telah menyebar ke berbagai pemukiman dan desa sekitar dan cakupannya terus meluas hingga akhir abad ke-19. Banyak kerudung segitiga sutra hitam yang modis pada waktu itu.

Sebuah asosiasi pembuat renda berdiri sejak tahun 1921, dan Serikat Pembuat Renda Yelets didirikan pada tahun 1930. Selama Perang Patriotik Raya, kerajinan tangan Yelets berhenti karena pendudukan militer dan harus menjalani masa pemulihan yang sulit.

Pada tahun 1960 didirikannya Yelets Enterprise of Artware (seniman P.G. Petrova dan V.I. Grigorieva). Asosiasi dari produksi kerajinan renda Yeletsk saat ini terletak di Pemukiman Pishchulino di Distrik Yeletsk.

Renda Yeletsk lebih halus dan lebih ringan daripada renda Vologda. Tenunan polos renda Yeletski memiliki kepadatan yang bervariasi, lebar dan sering kali beralih ke kisi kerawang. Kombinasi kepadatan tenun yang berbeda dalam elemen yang sama menciptakan efek permainan cahaya-bayangan dan bentuk relief.

Sepotong besar renda khas Yelets untuk komposisi area tengah yang terdiri dari elemen terpisah, berbentuk mawar atau bentuk persegi, yang, diulang secara berirama, sesuai dengan ornamen yang digunakan di tepinya yang menonjol dengan berani pada kisi-kisi padat di latar belakangnya. Terkadang kisi-kisi dalam satu ornamen yang sama dapat memiliki pola yang berbeda, menggabungkan teknik coupling dan twin. Itulah salah satu fitur ekspresif dari renda Yelets. Kisi-kisi berenda Yelets juga khas untuk motif kepingan salju dan dekorasi es beku yang juga sering dikaitkan dengan renda putih dari pusat pembuatan renda lainnya di Rusia.


Sumber

Russia-IC: Yelets Laces 

 Sumber gambar 1: Instagram post by Ulyana Sergeenko Couture



Selasa, Juni 22, 2021

22 Juni - Hari Duka dan Peringatan Korban Perang

22 Juni 1941 menjadi tanggal yang paling menyedihkan dalam sejarah Rusia. Tanggal 22 Juni di Rusia diperingati dikenal sebagai "День памяти и скорби" atau Hari Duka dan Peringatan Korban Perang atau Hari Dimulainya Perang Patriotik Raya/Perang Dunia II.

 

Pada hari ini diperingati untuk mengenang orang-orang yang gugur dalam pertempuran, mengalami penyiksaan sampai mati di kamp penyiksaan Nazi, hingga yang meninggal karena bencana kelaparan. Semua orang berduka bagi mereka yang telah mengorbankan hidupnya, memenuhi tugas suci mereka dalam membela Tanah Air di tahun-tahun yang sulit itu selama Perang Dunia II.


Dini hari tanggal 22 Juni 1941, tanpa adanya pernyatan perang sama sekali, pasukan Nazi Jerman menyerang wilayah Uni Soviet dan memberikan kerugian besar pada daerah yang menjadi sasaran militer serta wilayah strategis di banyak kota seluas 250-300 kilometer dari garis batas luar negara. Perang Dunia II atau yang lebih dikenal di Rusia sebagai Perang Patriotik Raya pun dimulai di wilayah Uni Soviet. Perang ini berlangsung selama 1418 hari, di mana pada perang ini Uni Soviet telah kehilangan sekitar 27 juta jiwa, tetapi dalam keadaan yang sulit tersebut Uni Soviet mampu bertahan dan kembali melawan.



Dalam peperangan yang berdarah-darah ini, rakyat Soviet memberikan kontribusi yang menentukan bagi pembebasan rakyat Eropa atas dominasi kekuatan Nazi dan menjadi penyebab utama kekalahan pasukan Hitler. Pada tanggal 8 Mei 1945 akhirnya ditandatangani Undang-Undang tentang Penyerahan Tanpa Syarat Nazi Jerman beserta angkatan bersenjatanya.



Perang Patriotik Raya memang berakhir dengan kemenangan di pihak Uni Soviet, namun kemenangan ini diperoleh dengan mengorbankan penderitaan manusia serta kerugian besar yang menimpa rakyat Soviet. Sebelumnya dalam sejarah belum pernah terjadi kehancuran besar-besaran, kebiadaban dan ketidakmanusiawian seperti yang pernah dilakukan oleh pasukan Nazi di wilayah Uni Soviet.


Untuk memperingati tanggal 22 Juni di negara-negara bekas Uni Soviet, seperti di Rusia, Belarus dan Ukraina, dikibarkan bendera setengah tiang untuk memperingati para korban yang telah tewas selama perang berlangsung. Selain itu biasanya diadakan kegiatan seperti konser lagu-lagu tentang tanah air, menyalakan lilin, peletakan rangkaian bunga di monumen dan makam pahlawan untuk menghormati para pahlawan yang telah berjuang demi kebebasan tanah air mereka.


Senin, Mei 24, 2021

24 Mei - Hari Aksara dan Kebudayaan Slavia

 
Setiap tanggal 24 Mei di negara-negara Slavia dirayakan Hari Aksara dan Kebudayaan Slavia untuk menghormati penyusun aksara Slavia, yaitu Santo Kiril dan Mefody sebagai guru bagi bangsa Slavia. Seperti yang telah banyak diketahui bahwa Santo Kiril dan Mefody bersaudara yang memiliki gelar "setara rasul" tersebut berasal dari keluarga bangsawan yang saleh dan tinggal di kota Thessalonniki, Yunani.


Menurut para ahli, aksara Slavia telah disusun sejak abad ke-9 M., kira-kira pada tahun 863 M. Aksara tersebut kemudian dinamakan "Kirillitsa" untuk menghormati salah satu dari dua santo bersaudara itu, yakni Konstantin, yang kemudian setelah menerima nama monastisisme, menggunakan nama Kiril. Adapun saudaranya, Mefody, membantunya dalam pekerjaan amal untuk memberikan pendidikan kepada bangsa Slavia.

Sejak kecil, Kiril telah menunjukkan kemampuan yang hebat dan menguasai beragam ilmu di masanya dengan sangat baik serta mempelajari banyak bahasa, sehingga di kemudian hari ia menciptakan aksara Slavia yang didasarkan pada aksara Yunani. Ia secara signifikan mengubah aksara Yunani agar dapat menyampaikan bunyi suara bahasa Slavia lebih akurat. Saat itu dibuatlah sistem penulisan bahasa Slavia, yaitu aksara Glagolitsa dan kemudian bertransformasi menjadi Kirillitsa (aksara Kiril).
 

Hari besar dibuat untuk memperingati kedua orang santo tersebut, yakni Hari Aksara dan Kebudayaan Slavia. Hari tersebut mulai dirayakan di Bulgaria sejak abad ke-19, kemudian tradisi ini diteruskan ke negara-negara lain, di mana tersebar bangsa-bangsa Slavia lainnya, seperti di Rusia, Ukraina, Belarus, Moldova, dsb.

Di masa sekarang, untuk memperingati hari tersebut maka diadakan forum-forum ilmiah, festival, pameran, bazar buku, pembacaan puisi, pertunjukan seni, konser dan acara budaya lainnya.
 



Senin, Mei 03, 2021

6 Film Rusia dan Soviet Pemenang Oscar yang Wajib Ditonton

Nikita Mikhalkov menerima Oscar atas filmnya yang berjudul "Утомленные солнцем"

Dalam perkembangan sejarah perfilman dunia, sejumlah pembuat film dari Uni Soviet dan Rusia telah melakukan gebrakan yang besar. Dari waktu ke waktu, Amerika Serikat melalui Motion Picture Academy pun telah mengakui kehebatan karya-karya sinema asal Rusia. Tidak jarang orang yang mengajukan pertanyaan: adakah film-film Rusia yang memenangkan Oscar? Dalam tulisan ini akan dibahas mengenai 6 film Soviet dan Rusia yang sejauh ini telah berhasil memenangkan Oscar.


Разгром немецких войск под Москвой/Serangan Balik Moskwa (1942)

Film ini menjadi satu-satunya film dokumenter terbaik Soviet yang memenangkan Oscar. Judul aslinya "Разгром немецких войск под Москвой" secara harfiah berarti 'Kekalahan Pasukan Jerman di Dekat Moskwa', bercerita tentang pertahanan Tentara Merah di masa-masa terpenting dalam Pertempuran Moskwa selama Oktober 1941 - Januari 1942.

Pada November 1941 sebuah dekret dikeluarkan oleh Stalin untuk memerintahkan 15 pembuat film yang ditempatkan berada di garis depan untuk merekam dan mencatat jalannya peperangan yang terjadi hanya belasan kilometer dari ibukota Uni Soviet itu. Setiap kali para pembuat film selesai merekam untuk bahan film dokumenter, mereka akan kembali berlindung ke studio bawah tanah yang juga berfungsi ganda sebagai barak.

Segera setelah Uni Soviet menguasai medan pertempuran, film itu segera dirilis pada tanggal 23 Februari 1942. Film ini berhasil memenangkan Oscar pada 1943 di Amerika Serikat dan mendapat Penghargaan Stalin di Uni Soviet.

Jika Anda adalah peminat film-film dokumenter Soviet terkait Perang Dunia II, kami juga merekomendasikan untuk menonton lima seri film dokumenter yang dibuat tahun 1970-1972 bertema "Освобождение" atau 'Pembebasan': 1) Огненная дуга/Busur Api; 2) Прорыв/Terobosan; 3) Направление главного удара/Arah Pukulan Utama; 4) Битва за Берлин/Pertempuran untuk Menguasai Berlin; 5) Последний штурм/Serangan Penghabisan.

Tonton film "Разгром немецких войск под Москвой" di RussianFilmHub

 
Война и мир/Perang dan Damai (1966)

Film ini diangkat berdasarkan novel tebal yang terdiri dari 4 bagian yang ditulis oleh Lev Tolstoy tentang Perang Patriotik Rusia menghadapi invasi Prancis ke Rusia di bawah pimpinan Napoleon pada tahun 1812. Film ini menjadi salah satu film dengan anggaran tertinggi dan berdurasi terlama dalam sejarah perfilman dunia.

Sutradara ternama, Sergey Bondarchuk, mengerjakan film ini selama enam tahun. Jumlah pemain dalam film ini cukup besar. Kementerian Pertahanan Soviet saat itu bahkan turun tangan dengan membantu menyediakan unit militer dan kuda yang cukup untuk mengisi peran resimen kavaleri. Kementerian Industri Ringan juga terlibat dengan membantu membuatkan kostum yang bentuknya sama persis sebagaimana yang dipakai oleh tokoh-tokoh yang hidup di masa tersebut.

Hasil dari semua upaya ini benar-benar membuat kagum para penonton di seluruh dunia. Film ini tak hanya berhasil memenangkan Oscar sebagai Film Berbahasa Asing Terbaik, tapi juga mendapat nominasi untuk Desain Produksi Terbaik. Tim kameramen film ini juga mengembangkan beberapa inovasi sinematografi yang menarik. Misalnya, selama pengambilan gambar untuk adegan Pertempuran Borodino mereka memasang kamera di kereta gantung yang dapat bergerak sepanjang 120 meter. Adapun di adegan pesta dansa para bangsawan, untuk pengambilan gambar, juru kamera memakai sepatu roda saat syuting.

Tonton "Война и мир" di RussianFilmHub


Дерсу Узала/Dersu Uzala (1975)

Dersu Uzala adalah film hasil produksi Uni Soviet dan Jepang yang disutradarai oleh salah satu pembuat film paling berpengaruh sepanjang masa, Akira Kurosawa. Kisah bagaimana ia terlibat dalam pembuatan film ini sangat menarik. Pada tahun 1971, Kurosawa menghadapi masa-masa sulit dalam kariernya, bahkan sempat mencoba bunuh diri. Studio-studio film di Jepang menolak untuk memberikan peluang kepada dirinya untuk membuat film, sehingga ia merasa kehilangan tempat untuk mengembangkan kreativitasnya.

Namun salah satu studio film terbesar di Uni Soviet, yakni Mosfilm, mendekati Akira Kurosawa dan mereka pun mulai membicarakan tentang kemungkinan melakukan kerjasama. Pada tahun 1973, mereka menyetujui kesepakatan di mana Kurosawa memiliki kendali mutlak dalam kreasi film yang dibuat bersama Uni Soviet. Maka lahirlah film Dersu Uzala.

Film ini berkisah tentang seorang penjelajah Rusia yang bertemu dengan seorang pemburu di wilayah timur jauh Rusia. Film ini mengangkat beberapa isu, di antaranya adalah hubungan peradaban dan alam, kedudukan seseorang di dunia, permasalahan iman dan kepercayaan, permasalahan usia dan banyak lagi. Dengan dibuatnya film ini, Akira Kurosawa mencapai kembali kepercayaan diri dalam berkarier. Saat menerima Oscar untuk Dersu Uzala, Akira Kurosawa berkata, "Saya akan terus membuat film sampai hari terakhir kehidupan saya'.

Tonton Dersu Uzala di RussianFilmHub


Москва слезам не верит/Moskwa Tak Percaya pada Air Mata (1980)
Film ini merupakan adikarya yang disutradarai oleh Vladimir Menshov, menceritakan secara akurat kehidupan sehari-sehari orang Soviet. Film ini juga sering dianggap sebagai film yang berhasil menggambarkan ungkapan terkenal "russkaya dusha" atau "jiwa Rusia". Film ini bahkan sengaja ditonton oleh Presiden Amerika Serikat saat itu, Ronald Reagan, sebelum ia melakukan pertemuan dengan Mikhail Gorbachyov.

Plot dalam film ini bercerita tentang kehidupan tiga wanita muda Soviet yang pindah ke ibukota Moskwa untuk berkarier dan mencari pasangan hidupnya. Petualangan mereka mengalami jatuh bangun hanya demi membangun kehidupan yang bermakna. Jika Anda juga peminat film-film Amerika Serikat, mungkin Anda akan terkejut saat menemukan kemiripan-kemiripan dengan film-film klasik Amerika, seperti "Sex and the City".

Tonton Москва слежам не верит di RussianFilmHub

 

Утомленные солнцем/Terbakar Matahari (1994)
Film ini merupakan bagian awal dari trilogi film "Утомленные солнцем" karya Nikita Mikhalkov dan menjadi satu-satunya film yang dianggap sukses dari trilogi tersebut. Film ini menceritakan tentang liburan musim panas dan kebahagiaan terakhir keluarga seorang Pahlawan Perang Saudara sebelum terjadi "pembersihan" di masa Stalin. Tak hanya berhasil memenangkan Oscar, film ini juga memenangkan Grand Prix di Festival Film Cannes.

Banyak orang yang menontonnya karena tertarik tentang pembersihan Stalin dan represi yang pernah terjadi di Uni Soviet pada masa pemerintahan Stalin. Jika tema-tema ini juga menarik bagi Anda, maka kami juga merekomendasikan untuk menonton film "Покаяние" (Penyesalan) karya Tengiz Abduladze pada tahun 1987. Film ini memberikan kritik lebih pedas terhadap Stalin daripada film "Утомленные солнцем".

Tonton утомленные солнцем di RussianFilmHub

 

Old Man and The Sea/Lelaki Tua dan Laut (1999)

Perlu dua tahun bagi Aleksandr Petrov, sutradara dan penulis naskah, untuk mengerjakan mahakarya animasi "Old Man and The Sea" atau "Lelaki Tua dan Laut" berdurasi 20 menit ini. Animasi ini dibuat berdasarkan novel Ernest Hemingway yang juga berjudul "Old Man and The Sea". Dibuat dengan teknik lukisan yang sulit dan detail untuk menghasilkan pemandangan laut dan visual karakter yang menakjubkan.

Secara umum, perkembangan film animasi buatan Rusia sebenarnya telah lama dikenal memiliki keunggulan yang luar biasa. Misalnya, animasi Soviet "Ёжик в тумане" (Landak Kecil dalam Kabut) yang mendapat banyak pujian dan bahkan dianggap sebagai animasi terhebat yang pernah ada dengan menjadi juara pertama dalam Festival Animasi Laputa pada 2003.

Tonton Old Man and The Sea di RussianFilmHub


Sumber:
Wess, Richard. 6 Oscar-Winning Soviet and Russian movies you have to watch (RussianFilmHub)


Sabtu, Mei 01, 2021

Мир! Труд! Май! - Perayaan Musim Semi dan Hari Buruh di Rusia

1 Mei adalah Hari Buruh Sedunia. Di Rusia, hari ini juga merupakan hari libur nasional. Di masa Soviet, 1 Mei dirayakan secara nasional sebagai hari buruh dan orang-orang akan turun ke jalan melakukan parade. Adapun saat ini selain sebagai hari buruh, di Rusia juga dirayakan sebagai hari musim semi. Kebanyakan orang lebih banyak memilih untuk jalan-jalan dan berpiknik, sebab bulan Mei biasanya suhu udara sudah cukup menghangat dan bunga-bungaan mulai bermekaran.

Dalam tulisan ini kita akan mempelajari tentang kosakata, sejarah dan tradisi yang berkaitan dengan perayaan 1 Mei di Rusia.

Мир! Труд! Май! - Ini adalah ungkapan yang sering digaungkan saat merayakan 1 Mei di Rusia. Slogan ini dipopulerkan di masa Soviet dalam merayakan Hari Buruh Sedunia. Kata "мир" berarti 'kedamaian', "труд" berarti 'kerja keras' dan "май" adalah 'bulan Mei'. Untuk kata "труд" sebenarnya tak hanya memiliki arti 'kerja keras' saja. Di masa kuno, kata ini awalnya memiliki makna "beban berat", "penderitaan", "gangguan" dan "kesedihan". Dalam perkembangannya pada bahasa Rusia kuno kata ini mulai memiliki makna 'kerja' dan 'kesulitan'. Selain itu kata ini juga pernah memiliki makna 'penyakit yang berkepanjangan', sebab berkaitan dengan organ tubuh manusia yang bekerja keras dalam mengatasi penyakit yang harus dilalui dalam masa-masa sulit.

Di awal abad ke-20, 1 Mei diperingati sebagai "маёвка" atau semacam "May Day" yang dilakukan di masa Kekaisaran Rusia. Pada saat itu pertemuan semacam ini dianggap sebagai pertemuan yang ilegal karena dilakukan oleh kaum revolusioner dalam bentuk "piknik politik" dan berlangsung di taman-taman dan di pinggiran kota. Kata "пикник" yang masuk ke dalam bahasa Rusia diserap dari kata bahasa Inggris "pick" yang artinya 'memilih' dan "nick" yang artinya 'menit yang berharga'. Dengan demikian, kata "пикник" untuk menggambarkan piknik yang dilakukan oleh orang-orang saat merayakan 1 Mei benar-benar tepat, karena orang Rusia akan benar-benar akan memilih waktu dan tempat yang tepat dalam merencanakan acara makan dan jalan-jalan santai bersama keluarga untuk menikmati musim semi. Sebagian lainnya berlibur dengan teman atau kolega ke luar kota, dan biasanya itu dilakukan dengan setiap orang masing-masing menanggung biaya pengeluarannya sendiri. Berbicara tentang piknik, orang Rusia gemar memasak "шашлык" saat piknik, yaitu hidangan khas Kaukasus berupa daging yang ditusuk (seperti sate) dan dipanggang. Satu tusuk shahlyk porsinya cukup besar, berbeda dari sate di Indonesia yang satu tusuknya terdiri atas potongan-potongan daging yang lebih kecil.

Selain jalan-jalan dan piknik, ada juga tradisi dari zaman Soviet yang masih dilakukan oleh sebagian masyarakat, khususnya oleh kaum pekerja, yaitu "демонстрация". Kata ini muncul dalam bahasa Rusia sejak awal abad ke-18 di masa Tsar Pyotr I. Kata "демонстрация" bermakna penampilan publik, dan baru sejak abad ke-19 kata ini memiliki makna 'pawai' atau 'arakan massa'.

Saat melakukan pawai di jalan, orang-orang biasanya bernyanyi dan meneriakkan selamat dan salam sambil membawa "транспаранты" atau 'spanduk-spanduk'. Kata "транспаранты" diserap dari bahasa Prancis ke bahasa Rusia, memiliki makna kain atau kertas yang direntangkan di atas bingkai dengan teks atau gambar, meski secara harfiah dapat juga diterjemahkan sebagai 'jernih', 'gamblang' atau 'tembus pandang'.


Spanduk yang dibawa saat merayakan "May Day" dianggap sebagai alat propaganda dan agitasi visual. Dalam bahasa Rusia, kata "агитация" dan turunannya, seperti "агитировать" - melakukan agitasi dan "агитатор" - pelaku agitasi, memiliki makna negatif. Namun seiring dengan perkembangan sejarah Rusia di masa Soviet kata "агитация" kehilangan makna negatifnya, sebab penggunaannya bahkan digunakan dalam bentuk karya sastra, seperti dalam kutipan yang terkenal karya seorang penyair Soviet, Vladimir Mayakovsky:

Ешь ананасы, рябчиков жуй,
день твой последний приходит, буржуй.
Makanlah nanasmu, kunyahlah belibis,
Hari terakhirmu akan datang, wahai borjuis.

Demonstrasi yang dilakukan saat merayakan "May Day" bukan hanya tradisi tahun yang dilakukan di Rusia, tapi di seluruh dunia. Karena itu ada juga slogan yang pernah digunakan dalam simbol negara Uni Soviet, yaitu "Пролетарии всех стран, соединяйтесь!" - "Para pekerja seluruh sedunia, bersatulah!". Kata "пролетарий" atau "kaum proletar" atau "buruh, pekerja" dikenal dalam bahasa Rusia sejak abad ke-19. Kata ini berasal dari bahasa Latin "proletarius", dari kata "proles" - "anak-anak, keturunan". Apa hubungannya anak-anak dan keturunan dengan buruh? Di zaman Romawi Kuno, proletarius dianggap sebagai kelas paling bawah dalam tatanan masyarakat Romawi, sebab mereka tidak bisa memberikan apa-apa untuk negara kecuali untuk menjadi calon petugas militer. Saat pertama kali diserap ke dalam bahasa Rusia kata ini memiliki maka lain. Vladimir Ivanovich Dal, penyusun Kamus Besar Bahasa Rusia pertama menjelaskan bahwa kata 'пролетарий' bermakna 'petani miskin atau orang yang tidak memiliki rumah atau tanah, tunawisma, orang yang hidup dari belas kasihan orang lain'. Selanjutnya di awal masa Soviet, Dmitry Nikolayevich Ushakov, seorang filolog menyusun Kamus Besar Bahasa Rusia dan menjelaskan bahwa kata "пролетарий" adalah 'orang yang kehilangan alat produksi, seorang pekerja upahan yang hidup dalam masyarakat kapitalis". Tapi seiring dengan perkembangan sosialisme di Uni Soviet, kaum proletar tak lagi mengacu pada kaum atau massa yang tertindas lagi, melainkan bertransformasi sebagai kelas penguasa, kelas revolusioner yang melaksanakan diktator proletariat (kediktatoran yang dilakukan oleh dan didasarkan pada kebutuhan kaum proletar).

Perayaan "первомай" atau "Satu Mei", "праздник трудящихся" atau 'hari raya para pekerja', setelah Revolusi Oktober 1917 di Rusia kemudian dinamakan "День Интернационала" atau 'Hari Internasional', kemudian sempat diubah menjadi "День международной солидарности трудящихся' atau 'Hari Solidaritas Buruh Internasional', dan setelah bubarnya Uni Soviet hingga kini hari raya ini dinamakan "Праздник весны и труда" atau 'Hari Raya Musim Semi dan Buruh'. Adapun hari-hari libur di awal bulan Mei biasanya disebut "майские праздники".



С праздником весны и труда!

Selamat Musim Semi dan Hari Buruh!

 

 

Sumber:
Русский мир: Нескучный русский: Мир! Труд! Май!