Blog Jiwa Rusia Pelajari bahasanya, kenali budayanya!

Jumat, November 06, 2020

Tokoh-Tokoh Seram dari Folklor Rusia

Privyet, kawan-kawan! Masih ingat dengan Baba Yaga dalam dongeng Rusia? Di tulisan kali ini kita akan mengenal tokoh-tokoh yang mungkin lebih seram dari Baba Yaga. Mari kita simak tokoh-tokoh seram dari tradisi lisan Rusia berikut ini.


Viy / Вий
Tokoh Viy aslinya berasal dari cerita rakyat Ukraina. Tokoh ini dikisahkan juga dalam novel karya Nikolay Gogol berjudul "Viy". Tatapan Viy yang menyeramkan bisa membunuh, tapi mata Viy selalu tertutup. Mengapa demikian? Kelopak dan bulu mata Viy sangat besar dan berat. Itulah sebabnya mata Viy hanya terbuka jika dibukakan oleh para pembantunya.




Zmey Gorynych / Змей Горыныч
Bisa dibilang bahwa tokoh Zmey Gorynych merupakan naga yang khas dan sering muncul dalam cerita rakyat Rusia. Ia digambarkan memiliki kepala lebih dari satu, terkadang diceritakan bahwa ia memiliki tiga, lima hingga tujuh kepala. Ia bernapas dengan api dan suka menculik gadis cantik. Dalam bylina (puisi epik lisan tradisional Rusia) berjudul "Tentang Dobrynya Nikitich dan Zmey Gorynych", bogatyr (sebutan tokoh pahlawan dalam bylina) Dobrynya Nikitich bertarung melawan Zmey Gorynych yang jahat, bisa dilihat di sini. Hanya saja... kalau dalam kartun... sebenarnya... Ups, tidak mau ada spoiler ah ^~^


 


Koshchey Bessmertny / Кощей Бессмертный
Koshchey Bessmertny dikenal sebagai tsar sekaligus penyihir yang jahat. Ia juga suka menculik wanita cantik. Tubuhnya kurus, seperti kerangka tengkorak. Karena itu ia dijuluki «Кощей», dari kata «кость» yang berarti 'tulang'. Adapun sebutan "bessmertny" yang berarti 'abadi' muncul karena sangat tidak mudah bagi siapapun untuk bisa membunuhnya. Koshchey menyembunyikan "kematiannya" dalam benda-benda ajaib. Karena itu tokoh pahlawan dalam dongeng yang ingin membunuh Koshchey, harus bisa mencari benda-benda tersebut terlebih dahulu dan menghancurkannya. Dengan demikian Koshchey tidak akan lagi abadi dan bisa dikalahkan. (Sssttt, apakah di antara pembaca ada penggemar Harry Potter juga? Apakah tokoh ini mengingatkan pada seseorang?)




Kikimora / Кикимора
Kikimora adalah makhluk kecil berhidung panjang, bermata besar, bertanduk, berkaki dan bertangan ramping. Ia memiliki sayap dan tubuhnya berambut. Kikimora bisa singgah di rumah manusia dan menyebabkan masalah-masalah bagi penghuninya. Ia bisa membuat suasana gaduh, berlari-lari di rumah, merusak barang-barang, mengetuk-ngetuk pintu, mengganggu orang tidur sampai menakut-nakutinya. Ia bahkan bisa memotong rambut manusia saat manusia itu sedang tidur.



Leshiy / Леший
Leshiy adalah roh dan penguasa hutan. Ia bisa mengubah wujudnya menjadi manusia, hewan atau tumbuhan. Ia bisa menolong orang yang sedang berada di hutan, tapi bisa juga mencelakainya jika orang tersebut tidak menghormati hutan. Selain itu, dia dikenal suka bercanda dan membuat seseorang tersesat di hutan. Di beberapa dongeng dikisahkan bahwa Leshiy juga mempunyai istri dan anak.




Rusalka / Русалкa
Saat membicarakan tentang Rusalka, sebagian orang menganggapnya sama sebagai sosok mermaid, yakni wanita cantik tak berkaki, memiliki ekor ikan dan hidup di laut. Dalam budaya Rusia, Rusalka memiliki banyak perbedaan dengan mermaid. Pertama, Rusalka memiliki kaki layaknya manusia. Mereka sangat suka berlari dan menari khorovod (tarian tradisional Rusia yang membentuk lingkaran). Sekilas, mereka tampak menyenangkan. Kedua, mereka bisa ditemukan tak hanya di perairan, tapi juga di hutan. Rusalka digambarkan suka duduk di atas pohon. Bahkan Puskin dalam salah satu puisinya «У лукоморья…» (Di Tepi Lukomorye...) menulis "Русалка на ветвях сидит", yang berarti 'Rusalka duduk di atas dahan'. Ketiga, meski Rusalka tampak menyenangkan, bukan berarti mereka itu roh baik. Seperti juga mermaid di dongeng-dongeng Eropa, Rusalka juga bisa menenggelamkan orang ke dalam air. Dan barangkali menenggelamkan orang masih belum "menyenangkan" bagi mereka, karena mereka juga bisa menggelitik seseorang hingga mati.


 

 

Tokoh dongeng Rusia yang mana yang paling seram menurut kalian? Adakah yang mirip dengan hantu dari folklor Indonesia? Tokoh mana yang bisa membuat kamu ketakutan jika bertemu dengannya di malam hari? 👻



Aku Pernah Mencintaimu (A.S. Pushkin)

Aleksandr Pushkin, sang "Matahari Puisi Rusia"

Aleksandr Sergeyevich Pushkin dikenal sebagai "matahari puisi Rusia". Ia adalah pengarang dan penyair besar Rusia. Karya-karyanya memperkaya khazanah sastra dunia. Gaya bahasa yang digunakannya dalam menulis menjadi landasan terbentuknya bahasa Rusia modern yang kita kenal sekarang.

Karya puisinya yang berjudul "Я вас любил" (Aku Pernah Mencintaimu) adalah yang paling terkenal dan sering digunakan untuk belajar bahasa Rusia. Puisi ini tak hanya dikenal oleh orang Rusia, tapi juga di kalangan pelajar-pelajar asing yang mempelajari bahasa Rusia. 

Puisi ini ditulis pada 1829. Genre puisinya merupakan puisi-surat, karena berbentuk surat yang ditujukan oleh penyair kepada Anna Alekseyevna Andro-Olenina, wanita bangsawan yang pernah membuatnya jatuh cinta. Puisinya pendek, namun indah, baik dari bentuk maupun isinya. Berikut teks puisi tersebut.

* * *


Я вас любил: любовь ещё, быть может,
В душе моей угасла не совсем;
Но пусть она вас больше не тревожит;
Я не хочу печалить вас ничем.
Я вас любил безмолвно, безнадежно,
То робостью, то ревностью томим;
Я вас любил так искренно, так нежно,
Как дай вам Бог любимой быть другим.

1829

...

Terjemahannya dalam bahasa Indonesia:

* * *

Anna Olenina
Aku pernah mencintaimu: cinta yang mungkin, masih ada
Cinta dalam relung jiwa, yang nyalanya tak juga reda;
Namun, biarlah cinta ini tak lagi mengganggumu;
Tak ingin lagi kubuat kau merasa sedu.

Aku mencintaimu tanpa kata, tanpa asa,
Cinta yang diselimuti malu juga cemburu
Cintaku padamu begitu tulus, begitu halus
Semoga Tuhan berkatimu dengan cinta yang lain.

1829


Syair puisi ini pernah diaransemen sehingga menjadi lagu yang indah. Untuk menyimak aransemen puisi tersebut bisa menyimaknya di video berikut.

 

Bagaimana menurut kawan-kawan tentang puisi ini? Apakah pernah mempelajarinya? Atau mungkin malah sudah menghapalnya?)


Belajar Bahasa Rusia dengan Musik dan Lagu


Bisakah kita belajar bahasa Rusia dengan musik dan lagu?


Jawabannya: bisa! Musik bisa menjadi metode yang ampuh dalam mempelajari bahasa asing. Para ahli sudah membuktikan bahwa dengan mendengarkan lagu sambil bersenandung dapat membantu kita dalam proses pembelajaran bahasa. Mendengarkan musik juga bisa membantu kekuatan ingatan kita.

Ritme dalam lagu dapat membantu kita saat mengingat kosakata baru. Dalam proses pembelajaran bahasa, kini para pengajar bahasa asing tak jarang menggunakan lagu, nyanyian, puisi, bahkan rap dalam proses mengajar dan umumnya metode ini dianggap berhasil.

Di Youtube misalnya kita bisa mencari lagu-lagu Rusia yang disertai lirik, sehingga bisa memudahkan kita belajar bahasa dengan lagu. Misalnya di kanal "Only4Russian":


Untuk yang suka karaoke juga sudah tersedia banyak kanal di Youtube yang bisa digunakan untuk berkaraoke lagu-lagu Rusia, misalnya di kanal "Karaoke.online":


Bagaimana menurut kawan-kawan? Apakah punya pengalaman belajar dengan lagu-lagu Rusia juga? Lagu-lagu Rusia apa saja yang pertama kali dipelajari?)


Baba Yaga

 

Baba Yaga adalah tokoh penyihir paling terkenal dalam folklor Rusia. Baba Yaga digambarkan sebagai nenek tua buruk rupa yang mempunyai kekuatan sihir. Baba Yaga tinggal di hutan, di sebuah "izbushka" berkaki ayam. "Izbushka" berkaki ayam adalah 'rumah mungil dari kayu' yang berdiri di atas tiang berbentuk kaki ayam.

Rumah yang menarik, bukan? Ketika tokoh dongeng lainnya datang bertamu ke Baba Yaga, mereka akan berkata kepada izbushka: "izbushka, izbushka, berbaliklah agar bagian belakangmu menghadap ke hutan, sedang bagian depanmu menghadap kepadaku". Setelah izbushka berbalik, barulah tokoh utama bisa masuk ke dalamnya. (Perhatian: ini berbahaya! Jika kalian masuk ke izbushka, artinya Baba Yaga bisa saja memasak kalian di tungkunya untuk dimakan nanti!).


Pada interpretasi kontemporer, Baba Yaga digambarkan bisa terbang di atas sapu, layaknya nenek sihir dalam dongeng Eropa. Tapi dalam dongeng Rusia diceritakan bahwa ia punya alat transportasi yang khas, yaitu lesung. Saat ia terbang di atas lesung, ia menggunakan sapu untuk menghilangkan jejaknya. Yang menarik lagi, sebelah kaki Baba Yaga hanya berupa tulang. Karena itu di beberapa dongeng ia dinamakan "Baba Yaga si Kaki Tulang".

Dalam dongeng-dongeng Rusia seringkali Baba Yaga berperan sebagai tokoh antagonis berupa penyihir jahat yang membawa petaka pada tokoh utama. Meski begitu, terkadang ia bisa juga membantu para tokoh utama, misalnya dalam dongeng "Vasilisa yang Jelita".


Selasa, November 03, 2020

Dikte Massal Etnografi Rusia

Всемирная акция «Этнографический диктант» в Рыбинске
Slogan Dikte Massal Etnografi yang diadakan oleh pemerintah Rusia
berbunyi "Kita semua berbeda, tapi kita bersama!"
 
Большой этнографический диктант atau "Dikte Massal Etnografi" adalah aksi budaya dan pendidikan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Rusia. Aksi yang berupa dikte massal serentak ini dilakukan sejak tahun 2016. Tujuannya adalah untuk mengukur pengetahuan dan literasi orang Rusia dan penutur bahasa Rusia dalam bidang etnografi Rusia, khususnya pengetahuan tentang suku-bangsa yang ada di Rusia.

Peserta yang mengikuti dikte ini akan diberikan soal-soal dengan tingkat kesulitan yang sama. Soal yang dibagikan terdiri atas 30 pertanyaan yang berkaitan dengan budaya, tradisi dan bahasa suku-bangsa yang ada di Rusia. Nilai tertinggi yang bisa didapat dari pengerjaan semua soal tersebut adalah 100.

Sebelumnya, Dikte Etnografi ini dilakukan baik secara langsung di titik-titik tertentu, mulai dari lembaga pendidikan seperti kampus hingga perpustakaan, atau bisa diikuti secara online. Namun karena adanya pandemi Covid-19, Dikte Etnografi tahun 2020 ini hanya dilakukan secara online melalui internet.
 
Tertarik mengikutinya? Silakan mendaftarkan diri melalui situs resminya di alamat miretno.ru. Dikte Etnografi ini bisa diikuti mulai dari tanggal 3 sampai 8 November. Setelah masuk ke situs miretno.ru, kita bisa mengklik tombol "Пройти Диктант" (ikuti dikte), lalu mengisi data diri di kolom yang disediakan. Selanjutnya, jawab 30 pertanyaan yang diajukan. Setelah selesai, kita bisa mengunduh sertifikat yang menyatakan bahwa kita pernah mengikuti Dikte Etnografis. Jawaban yang tepat untuk setiap soal serta kumpulan kesalahan yang paling sering dilakukan akan ditampilkan di situs miretno.ru.

______________

Ikuti informasi dan berita terbaru dari Jiwa Rusia di kanal Telegram melalui tautan t.me/jiwarusia


Sabtu, Agustus 15, 2020

Hal-Hal yang Perlu Diketahui Saat Memulai Belajar Bahasa Rusia

Bahasa Rusia adalah bahasa yang unik, indah dan kaya. Di sisi lain juga dianggap sebagai bahasa yang sulit untuk dipelajari. Saya pribadi memulai belajar bahasa Rusia sejak sekitar 11 tahun yang lalu dan saya bisa katakan bahwa proses belajar bahasa Rusia harus dilakukan secara serius dan berkelanjutan jika kita ingin mencapai hasil yang baik. Jika kawan-kawan merasa tertarik atau bahkan sudah memulai belajar bahasa Rusia, mungkin tulisan ini akan bermanfaat bagi kalian untuk mendapat gambaran tentang apa yang akan ditemukan dalam petualangan mempelajari bahasa Rusia! 


 

Kabar Baiknya...
Boleh jadi kawan-kawan akan terkejut mengetahui bahwa sebenarnya dalam beberapa unsur kebahasaan, bahasa Rusia sebenarnya lebih mudah dibandingkan dengan bahasa Inggris. Misalnya, dalam bahasa Rusia tidak ada konsep "to be" yang biasa digunakan dalam bahasa Inggris untuk menunjukkan tense. Selain itu, dalam bahasa Rusia tidak ada konsep artikel seperti "a", "an", atau "the" yang digunakan dalam bahasa Inggris. Hal menarik lainnya dalam bahasa Rusia adalah jika kita sudah mengetahui sebuah kata dasar atau akar kata, kita dapat dengan mudah membentuk kata benda, kata kerja, kata sifat dan kata keterangan hanya dengan mengubah akhirannya, karena kebanyakan kelas kata memiliki kata dasar yang sama.

Pelafalan Alfabet Rusia yang Menantang
Kabar buruknya, alfabet Rusia kontemporer memiliki 33 huruf dan itu bukan aksara Latin. Sebagian hurufnya hanya ada dalam bahasa Rusia dan butuh usaha ekstra untuk memahami bagaimana cara melafalkannya (mis. й, ы, ш, щ, ъ, ь). Ketika saya mulai mempelajari bahasa Rusia, sangat sulit untuk membedakan pelafalan konsonan "ш" dan "щ", begitu juga dengan vokal "ы". Tapi dengan praktik fonetik yang intensif, akhirnya bisa dirasakan bagaimana melafalkannya dengan tepat. Untuk memotivasi diri sendiri saat mempelajari bahasa Rusia, slogan saya selalu berbunyi: "Sulit bukan berarti tidak mungkin dilakukan".

Gender Kata Benda
Dalam bahasa Rusia terdapat konsep gender kata benda: maskulin (мужской род), netral  (средний род) dan feminin (женский род). Apa itu gender? Dalam bahasa Indonesia ada juga makna gender secara semantik (secara maknawi), misalnya kata "paman" pastinya maskulin, sedangkan kata "bibi" pastinya feminin. Nah, dalam bahasa Rusia ini setiap kata benda, bahkan benda tak hidup pun memiliki gender, sehingga semua kata benda dalam dikelompokkan berdasarkan gendernya. Untuk mengetahui gender setiap kata benda, umumnya kita bisa menebaknya dengan melihat akhirannya. Kata benda maskulin memiliki akhiran huruf konsonan (mis. дом, кот, сад), kata benda netral memiliki akhiran huruf "-o" atau "-e" (mis. окно, море), sedangkan kata benda feminin memiliki akhiran huruf "-а" atau "-я" (mis. мама, Россия). Perlu diperhatikan, bahwa ada juga beberapa kata benda yang berakhiran tanda pelunak "ь". Kata benda seperti ini ada yang bergender maskulin (mis. огонь, учитель), tapi ada juga yang bergender feminin (mis. ночь, мышь) sehingga untuk mengetahui gendernya harus dengan mengeceknya di kamus.

Kasus Tata Bahasa

Bahasa Rusia memiliki sistem kasus tata bahasa dan hal inilah yang sering dianggap sebagai kesulitan terbesar oleh pemelajar bahasa Rusia. Apa itu kasus? Kasus dapat dipahami sebagai fungsi kata benda (juga kata sifat) yang memberi makna apakah kata tersebut berfungsi sebagai subjek, objek langsung, objek tidak langsung, sebagai instrumental (alat) dan fungsi-fungsi lainnya. Dalam bahasa Rusia kontemporer, dikenal ada enam kasus tata bahasa. Setiap kasusnya memiliki fungsi tersendiri terhadap kata benda dalam setiap frasa dan kalimat. Setiap kata benda akan memiliki akhiran yang berbeda jika berada pada kasus yang berbeda. Kata benda tunggal dan jamak, juga kata benda hidup dan tak hidup memiliki akhiran yang berbeda-beda tiap kasusnya. Hal yang sama juga terjadi pada akhiran kata sifat. Sistem kasus tata bahasa ini bisa jadi tampak menakutkan di awal, tapi seiring berjalannya waktu dan ketekunan belajar, maka secara bertahap dapat kita kuasai. Yang penting, jangan berhenti berlatih!

Negasi Ganda
Bisa jadi adanya negasi ganda ini merupakan keunikan tersendiri yang ada dalam tata bahasa Rusia. Pada awalnya bahasan mengenai negasi ganda ini bisa jadi membingungkan. Untuk menyatakan negasi (penolakan) dalam bahasa Rusia kita menggunakan partikel "не", misalnya dalam kalimat "я никогда не забуду тебя" yang secara harfiah berarti 'saya tidak pernah tidak akan melupakan kamu', tapi artinya sebenarnya adalah 'saya tidak akan pernah melupakan kamu'.

Aspek Kata Kerja (Imperfektif/Perfektif)
Selain kasus tata bahasa, aspek kata kerja juga dianggap sebagai salah satu hal yang sulit bagi pemelajar bahasa Rusia. Kita harus memilih aspek kata kerja imperfektif atau perfektif setiap kali menggunakan kata kerja karena semuanya tergantung dari keinginan subjek kalimatnya, apakah ingin menekankan proses atau tindakan yang berulang (imperfektif) atau ingin menekankan pada hasil atau tindakan yang dilakukan sekali (perfektif). Bagi penutur Rusia, memilih kata kerja dengan aspek tertentu terjadi secara alami sehingga mereka tidak akan salah menggunakan bentuk imperfektif atau perfektif. Tapi bagi kita, penutur Indonesia, di mana dalam bahasa Indonesia tidak ada aspek kata kerja seperti ini maka hal ini akan menjadi jebakan batman yang membingungkan kita untuk berpikir keras terlebih dahulu ketika ingin menggunakan kata kerja, apakah harus menggunakan bentuk imperfektif atau perfektif.

Kata Kerja Refleksif
Ciri khas lain yang ada dalam tata bahasa Rusia adalah adanya kata kerja berakhiran -ся yang menunjukkan kata kerja relfeksif. Apa itu kata kerja refleksif? Kata kerja refleksif adalah tindakan yang dampaknya terhadap diri sendiri, atau bisa juga dampaknya bersamaan terhadap diri sendiri dan orang lain (dengan kata lain memili makna "saling"). Untuk beberapa kata kerja refleksif, bisa juga bermakna untuk menunjukkan minat atau ketertarikan terhadap hal tertentu.

Kata Kerja Gerak
Jujur saja, kata kerja gerak ini adalah bahasan yang sering dianggap paling sulit oleh para pemelajar bahasa Rusia, termasuk oleh saya. Mengapa demikian? Karena konsep kerja gerak ini tidak ada dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris. Setiap kata kerja gerak menunjukkan bagaimana suatu subjek bergerak, apakah berjalan kaki atau menggunakan kendaraan? Apakah bergerak satu arah atau dua arah? Selain konsep, kesulitannya juga ditambah dengan adanya penambahan awalan kata kerja gerak yang berfungsi untuk menekankan makna, apakah gerakan tersebut bergerak masuk atau keluar? Bergerak melingkar atau lurus? Bergerak menjauh atau mendekat? dsb. Setiap makna akan diwakili oleh kata kerja dan awalan kata kerja yang berbeda-beda.

Mungkin tidak semua hal saya sampaikan di sini terkait bahasa Rusia, karena masih banyak hal-hal menarik lainnya yang bisa dijumpai dan "dinikmati" saat kawan-kawan sudah masuk dalam petualangan mempelajari bahasa Rusia. Memang terkadang kita dapati bahwa bahasa Rusia memiliki logika yang berbeda dengan bahasa Indonesia, tapi kita hanya perlu "membiasakannya" sehingga dengan sendirinya otak kita akan menerima konsep untuk logika baru dari bahasa Rusia tersebut. Terakhir yang ingin saya sampaikan, jangan takut dengan kesulitan-kesulitan yang ditemui dalam proses belajar! Jangan berhenti untuk terus mempraktikkan apa yang sudah kita pelajari! Cobalah untuk membaca tulisan dalam bahasa Rusia, entah itu artikel berita, blog, hingga karya sastra. Suatu saat nanti usaha kita tidak akan sia-sia, percayalah!


Sabtu, Juli 18, 2020

Belajar Bahasa Rusia Menggunakan Podcast



Mendengarkan podcast adalah salah satu cara untuk melatih kemampuan berbahasa asing yang sedang kita pelajari. Belajar menggunakan podcast sangat nyaman karena sambil menyimak podcast, kita bisa sambil mengerjakan hal lainnya. Ada beberapa situs podcast yang bisa kita gunakan untuk melatih kemampuan menyimak bahasa Rusia.

Bagi kawan-kawan yang baru pertama kali mulai belajar bahasa Rusia, bisa belajar menggunakan podcast Russian Made Easy oleh Mark Thomson dengan alamat situs https://play.acast.com/s/learnrussianrussianmadeeasy. Tema-tema yang ditawarkan cukup bermanfaat paling tidak untuk bisa bertahan hidup di Rusia.

Untuk kawan-kawan yang sudah menguasai bahasa Rusia tingkat menengah hingga mahir, bisa mencoba mendengarkan podcast Slow Russian oleh Daria Molchanova di alamat situs https://www.stitcher.com/podcast/slow-russian. Seperti namanya, podcastnya cukup selow sehingga akan mempermudah untuk menyimak dan memahaminya. Tema-tema yang ditawarkan juga membuat kita lebih banyak mengenal tradisi dan budaya Rusia.

Untuk kawan-kawan yang sudah ada di tingkat mahir, bisa mencoba mengasah kemampuannya dalam menyimak menggunakan proyek podcast "ХВЗ" atau "Хочу все знать" dari Radio Mayak di alamat ini https://radiomayak.ru/podcasts/podcast/id/1741/.

Ada satu lagi podcast bahasa Rusia yang cukup legendaris dan merupakan podcast bahasa Rusia pertama yang saya simak saat awal-awal mempelajari bahasa Rusia, yakni "Russian Podcast" oleh Tatiana Klimova di alamat https://russianpodcast.eu/podcasts. Tema yang ditawarkan cukup beragam dan metodenya yang menggunakan dua versi: versi normal dan versi lambat, cukup menantang untuk disimak.

Yang mana podcast kesukaan kalian? Atau mungkin punya podcast kesukaan yang belum disebutkan di sini? Silakan tulis di komentar.

Senin, Juni 08, 2020

Peringatan Hari Bahasa Rusia oleh Para Mahasiswa Indonesia di Institut Pushkin


Para mahasiswa Indonesia berpose bersama di depan kampus Institut Bahasa Rusia A.S. Pushkin, Moskwa
Pada 6 Juni 2020 kawan-kawan mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Institut Bahasa Rusia A.S. Pushkin, Moskwa, memperingati Hari Bahasa Rusia dengan membacakan puisi-puisi bahasa Rusia di halaman kampus. Hari tersebut bertepatan dengan hari kelahiran penyair besar Rusia, Aleksander Sergeyevich Pushkin, yang memberikan pengaruh besar bagi perkembangan bahasa Rusia serta menyumbangkan karya-karya besar bagi kesusastraan Rusia dan dunia.

Bagi pencinta bahasa dan sastra Rusia, membaca karya-karya sastra di hari bahasa Rusia ini merupakan tradisi yang biasa dilakukan di Rusia. Begitu pun kawan-kawan mahasiswa Indonesia yang umumnya baru mulai mempelajari bahasa Rusia tak lebih dari setahun di Institut Bahasa Rusia A.S. Pushkin di Moskwa ini juga turut melaksanakan tradisi tersebut dan mengekspresikan kecintaannya terhadap bahasa Rusia dengan membacakan puisi-puisi Rusia yang disukainya.  Bagaimana mereka membacakan puisi-puisi tersebut? Simak video-video berikut ini.


Puisi Rusia berjudul "И скучно и грустно" (Jemu dan Pilu) karya Mikhail Yuriyevich Lermontov ini dibacakan oleh Menly Erica Putri Soselisa. Puisi ini berkisah tentang kesepian serta refleksi tentang eksistensi kehidupan manusia yang terkadang tak sulit untuk dipahami. Puisi ini berupa monolog sang penyair yang dapat dibagi menjadi tiga bagian, yakni refleksi tentang keinginan, tentang cinta dan tentang hasrat. Di akhir puisi, sang penyair juga menyatakan simpulannya terhadap refleksi pikirannya tentang kehidupan.
 
 Puisi berjudul "У лукоморья дуб зелёный" (Di Tepi Laut Pohon Ek Menghijau) karya Aleksander Sergeyevich Pushkin ini dibacakan oleh Mosyeh Abdisa. Puisi ini berkisah tentang suatu tempat di negeri dongeng di mana dapat dijumpai beragam tokoh yang ajaib, memiliki penampilan, sifat dan karakter yang luar biasa, penuh fantasi! Puisi ini kemungkinan diilhami oleh dongeng-dongeng yang dikisahkan kepada sang penyair saat dirinya masih kecil oleh pengasuh kesayangannya, Arina Radionova. Ada kemungkinan bahwa puisi ini ditulis berkat pertemuannya kembali dengan Arina Radionova di Mikhaylovskoye, karena pada saat karya ini ditulis Pushkin berada dalam masa pengasingan pada tahun 1824-1825.



 Puisi berjudul "Весна, весна, пора любви" (Musim Semi, Saatnya Mencinta) karya Aleksander Sergeyevich Pushkin ini juga dibacakan oleh Mosyeh Abdisa. Bisa dibilang, puisi ini merupakan satu-satunya puisi Pushkin yang menggunakan judul "musim semi" dan satu dari dua puisi yang bercerita tentang musim semi. Dalam biografinya, Pushkin dikenal sebagai penyair yang tidak menyukai musim semi. Baginya, waktu yang paling produktif untuk berkarya adalah musim gugur dan musim dingin. Karenanya dalam puisi ini pun ia menunjukkan keengganannya menerima musim semi yang terlalu riang, hangat dan penuh cinta baginya. Di akhir puisi, ia begitu mendambakan salju, suatu keinginan yang tidak biasa bagi kebanyakan orang di Rusia.

Puisi berjudul "Я вас любил" (Aku Pernah Mencintaimu) karya Aleksander Sergeyevich Pushkin ini dibacakan oleh Rima Desi Milenia. Merupakan puisi-surat cinta sang penyair kepada wanita yang dicintainya. Dalam puisi ini penyair menggambarkan betapa nyata dan suci rasa cinta yang ia miliki, meski ia tahu bahwa dambaan hatinya menolak cintanya.

Puisi berjudul "Если жизнь тебя обманет" (Jika Hidup Menipumu) karya Aleksander Sergeyevich Pushkin ini juga dibacakan oleh Rima Desi Milenia. Puisi ini bercerita tentang kesulitan dalam hidup. Meski demikian, penyair mengajak pembaca untuk selalu melihat sisi baik dari segala sesuatu agar tetap tabah dan kuat menjalani kehidupan.

 Seperti judulnya, puisi ini berisi pengakuan. Tepatnya adalah pengakuan cinta sang penyair ini dibacakan oleh Maulana Yodha Permana. Dalam puisi ini penyair begitu sulit menyatakan perasaannya karena meski ia sangat tertarik akan kemolekan sosok yang dipujanya, namun di sisi lain ia juga merasa bahwa tidak layak mencintai.

Peringatan hari bahasa Rusia ini juga dibantu oleh Matthew Lewi Immanuel Tahapary sebagai operator kamera dan editor video. Berikut beberapa cuplikan foto dokumentasi para mahasiswa Indonesia di Institut Bahasa Rusia Pushkin yang sempat kami ambil di hari Bahasa Rusia.






Minggu, Agustus 18, 2019

Selayang Pandang Perfilman di Rusia

Rusia bukanlah negara yang gagap di dunia perfilman. Bangsa Rusia telah mengenal film sejak masa Kekaisaran Rusia pada akhir abad 19. Pusat pembuatan film berkembang di Sankt-Peterburg, Moskwa, Kiev, Odessa, dan kota-kota besar lainnya di wilayah Kekaisaran Rusia. Salah satu adikarya film di masa itu adalah "Оборона Севастополя" (Pertahanan Sevastopol) yang menggambarkan peperangan di Krimea antara pasukan Rusia yang mempertahankan kota Sevastopol melawan serangan dari persekutuan militer Turki-Perancis-Inggris-Sardinia. Selain sinema, Rusia juga telah mengenal pembuatan animasi di awal abad XX yang kemudian menjadi semakin berkembang di masa Soviet.

Poster Soviet karya Yelizaveta Andreyevna Lavinskaya bertuliskan kata-kata Lenin tentang film.
 
Setelah Revolusi Oktober, industri perfilman di Rusia memasuki masa keemasan karena mendapat dukungan penuh dari pemerintah Soviet. Vladimir Lenin, sang pemimpin revolusi bahkan sampai mengatakan: "Из всех искусств, по моему, самое важное это кино!" (Dari segala jenis seni, menurut saya yang paling penting adalah film!). Tentu hal ini bukan tanpa alasan mengingat film di masa Soviet juga berfungsi sebagai alat propaganda ideologi negara. Mengapa demikian? Karena di masa itu tidak semua orang bisa membaca, terutama mereka yang sebelumnya bekerja sebagai petani dan buruh biasa. Namun dengan film, mereka bisa melihat dan memahami langsung informasi melalui gambar yang bergerak. Di awal masa Soviet muncul sutradara-sutradara jenius, seperti Dziga Vertov dan Sergey Eisenstein yang karya-karyanya menjadi rujukan bagi sutradara lain di seluruh dunia. Adapun setelah masa pemerintahan Stalin, muncul nama-nama sutradara terkenal seperti Andrey Tarkovsky dan Sergey Bondarchuk. Nama-nama seperti Eldar Ryazanov, Leonid Gaidar dan Yury Nikulin sebagai aktor-aktor komedi terbaik juga sangat populer di masa itu.

Kejatuhan ekonomi Soviet yang berujung pada disintegrasi di awal tahun 90-an tentunya mempengaruhi produksi perfilman di Rusia. Sambil terseok-seok, industri-industri film di Rusia mencoba bertahan. Menariknya, beberapa film yang dibuat di masa sulit ini muncul sebagai adikarya perfilman Rusia yang masih ditonton dan dijadikan bahan diskusi hingga saat ini. Katakanlah film "Вор" (Pencuri) karya Pavel Chukray serta "Брат" (Saudara) dan "Про уродов и людей" (Tentang Si Buruk Rupa dan Orang-Orang) karya Aleksey Balabanov. Memasuki tahun 2000-an serial-serial Rusia mulai mendapat tempat di hati dari penontonnya. Sedangkan dari tahun 2003 mulai muncul tren pembuatan animasi-animasi. Tidak heran jika di tahun-tahun selanjutnya muncul animasi-animasi populer seperti "Смешарики", "Маша и медведь", "Фиксики" dan "Гора самоцветов".

Masha dan si Beruang, animasi Rusia yang telah mendunia