Blog Jiwa Rusia Pelajari bahasanya, kenali budayanya!
Tampilkan postingan dengan label Aksara Kiril. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aksara Kiril. Tampilkan semua postingan

Minggu, Maret 29, 2026

Mengapa Huruf "Ё" Sering Diganti dengan Huruf "Е" dalam Penulisan Bahasa Rusia?

Saat ini dua jenis alfabet bahasa Rusia yang diterima secara umum. Jenis alfabet pertama hanya terdiri dari 32 huruf, sedangkan jenis kedua terdiri dari 33 huruf. Jenis kedua ini mencakup huruf Ё di dalamnya dan umumnya hanya digunakan dalam ragam tulisan tertentu, seperti dalam penulisan entri kamus, penulisan teks untuk orang asing yang sedang mempelajari bahasa Rusia dan publikasi yang ditujukan untuk dibaca oleh anak-anak. Namun dalam penggunaan umum, yang paling sering digunakan adalah jenis alfabet pertama yang terdiri dari 32, di mana posisi huruf Ё lebih sering digantikan dengan huruf E saja. Ada anggapan bahwa penggunaan jenis alfabet dengan 33 huruf tidak dianggap wajib. Mengapa demikian?
 
Нужные точки. 29 ноября исполняется 236 лет букве Ё в русском алфавите
Monumen huruf Ё di Ulyanovsk, Rusia
 


Persepsi Kata dari Pembaca

Seorang anak penutur bahasa Rusia yang baru belajar membaca akan mempersepsikan setiap huruf secara terpisah, sehingga ia akan membaca suku kata demi suku kata. Tetapi bagi pembaca yang berpengalaman dapat menangkap bentuk kata secara keseluruhan. Oleh karena itu, bagi pengguna umum penulisan dengan E atau dengan Ё sebenarnya tidak memiliki perbedaan yang berarti, sebab mereka sudah bisa menebak mana huruf Е yang harus dibaca /ye/ dan mana yang harus dibaca /yo/.


Penggunaan kata "репортёр" yang ditulis sebagai "репортер" saja (dengan huruf "e") pada sampul majalah yang dibaca oleh remaja dan dewasa, sedangkan huruf ё tetap ditulis ё pada kata "солёный" dan "вышнёвого" pada buku interaktif untuk anak-anak.

Kapan Huruf Ё Harus Digunakan?

Sebelumnya, telah dijelaskan bahwa huruf Ё biasanya digunakan dalam ragam-ragam tulis tertentu. Meski demikian, dalam konteks umum pun kadang-kadang masih digunakan penulisan huruf Ё, terutama untuk membedakan penulisan dua kata yang berbeda dengan tujuan untuk memperjelas maknanya. Misalnya, "совершeнный" (sempurna, tuntas) dan "совершённый" (telah selesai dilakukan atau dilaksanakan), "все" (semua, semua orang) dan "всё" (segala-galanya, seluruhnya), "небо" (langit) dan "нёбо" (langit-langit), "поем" (kita akan makan) dan "поём" (kita bernyanyi) dst. Biasanya, jika konteksnya sudah jelas dan mudah dipahami, maka kata yang seharusnya ditulis dengan Ё dan jika digantikan posisinya dengan Е pun tidak akan masalah. Akan tetapi jika konteksnya tidak terlalu jelas, maka kesalahan dapat muncul sehingga penulisan huruf Ё menjadi dianggap penting.

 

Sumber bacaan:

Textologia.ru: Пoчeмy бyквa «ё» чacтo зaмeняeтcя в тeкcтax бyквoй «e»?


Kamis, Maret 03, 2022

Sejarah Aksara Kiril (Bag. III): Perkembangan Aksara Kiril dari Masa ke Masa

 

Грамматический террор – Еженедельный «Ъ» – Коммерсантъ
Reformasi bahasa Rusia tahun 1917-1918

Perkembangan Aksara Kiril di Masa Kuno

Seperti yang telah kita ketahui bahwa sejarah kemunculan aksara Kiril masih belum ada kejelasan yang pasti. Ini karenakan oleh sedikitnya monumen atau peninggalan sejarah lainnya yang berkaitan dengan awal mula penggunaan aksara di Tanah Slavia. Meski para ilmuwan telah berusaha menawarkan beberapa teori, namun seringkali teori satu dapat berlawanan dengan teori lainnya. Namun pendapat umum mengatakan bahwa kemunculan aksara yang digunakan oleh bangsa Slavia ini terjadi kira-kira pada abad X.

Dalam buku berjudul "Kisah tentang Aksara Slavia" yang ditulis pada akhir abad IX oleh Chernigorizets Hrabr, seorang penulis Bulgaria, terbukti bahwa simbol-simbol huruf telah digunakan oleh bangsa Slavia bahkan di era paganisme atau masa prakristen. Setelah masa kristenisasi dalam teks-teks bahasa Rusia muncul huruf-huruf Yunani dan Latin, namun huruf-huruf tersebut belum bisa secara akurat menyampaikan bunyi-bunyi pelafalan bahasa Slavia (/б/, /ц/, /з/). Barulah melalui sistem bunyi dan fonetik Slavia yang disusun Konstantin atau yang kemudian dikenal sebagai Santo Kiril, serta dengan bantuan Santo Mefody, bunyi fonetik bahasa Slavia bisa disampaikan seluruhnya dalam bentuk tulisan. Sistem tulisan atau aksara tersebut pada awalnya diperlukan untuk menerjemahkan buku-buku keagamaan dari Bizantium ke bahasa Slavia.

Dalam penyusunan aksara tersebut, sistem alfabet Yunani digunakan sebagai dasar utamanya. Pada tahun 863 disusunlah aksara Glagolitsa (penamaannya diambil dari kata bahasa Slavia "глаголить", "говорить", yang artinya 'berbicara'). Beberapa peninggalan sejarah utama yang menjelaskan tentang aksara Glagolitsa ini adalah "Sinayskiy plastyr'" (Mazmur Sinai), "Kiyevskiye listki" (Misale Kiev) dan sejumlah Injil lainnya.

Sejarah kemunculan dan penggunaan awal aksara Kiril atau Kirillitsa (dari nama "Kiril" atau "Kirill") sendiri sebagai aksara kedua bangsa Slavia masih belum jelas. Kebanyakan peneliti meyakini bahwa para pengikut atau murid dari Kiril dan Mefody yang menciptakannya pada awal abad X. Mereka juga menyusunnya berdasarkan sistem alfabet Yunani dengan menambahkan sejumlah huruf dari aksara Glagolitsa. Pada aksara Kiril atau Kirillitsa awal terdapat 43 huruf, yang mana 24 hurufnya merupakan pinjaman dari aksara yang telah digunakan di Bizantium.

Prasasti tertanggal tahun 893 di reruntuhan kuil Preslavsky, Bulgaria, dianggap sebagai monumen tertua aksara Kiril. Selama beberapa abad, Kirillitsa dan Glagolitsa masih terus digunakan secara paralel. Namun secara bertahap, Kirillitsa yang dianggap lebih jelas dan sederhana menggantikan penggunaan Glagolitsa di berbagai negeri Slavia, khususnya di Rusia, Bulgaria dan Serbia. Sedangkan di beberapa paroki gereja Slavia-Katolik di pantai Dalmatia, Glagolitsa terus digunakan.


Selama abad X-XIV bentuk tulisan Kiril yang digunakan disebut sebagai "ustav" (устав) atau "ustavnoye pis'mo" (уставное письмо). Ustav merupakan tulisan tangan dengan pola geometris sudut yang jelas dan lugas, di mana huruf-hurufnya ditulis dalam garis, tidak miring, dengan sejumlah elemen yang memanjang ke atas dan ke bawah, ukurannya besar dan tidak ada spasi antar kata. Contoh penggunaan ustav yang paling utama adalah pada kitab "Injil Ostromir" (Остромирова евангелия) yang ditulis oleh diakon Grigory pada tahun 1056-1057. Kitab tersebut merupakan karya seni khas Slavia kuno sejati dan menjadi contoh klasik dari penulisan pada masa itu. Selain itu ada pula peninggalan penting lainnya, seperti "Izbornik" (Изборник) karya Knyaz' Svyatoslav Yaroslavich, serta "Injil Arkhangelsk" (Архангельское евангелие).
.com/img/a/
Perbedaan ustav, poluustav dan skoropis'

Dari bentuk ustav muncul kemudian bentuk penulisan Kirillitsa yang disebut "poluustav" (полуустав) atau 'setengah ustav', yang mana penggunaannya tersebar luas sejak pertengahan abad XIV. Bentuk hurufnya menyapu, lebih kecil, dan memiliki bentuk memanjang ke atas dan ke bawah. Meski secara estetika bentuknya tidak seindah ustav, tetapi bentuk tulisan ini memungkinkan seseorang untuk dapat menulis lebih cepat. Bentuk hurufnya miring, bentuk geometrinya tidak begitu terlihat, rasio garis tebal dan tipisnya tidak lagi dipertahankan dan kata pada teks sudah ditulis terpisah. Pada poluustav digunakan sejumlah superskrip dan tanda baca lainnya. Bersama vyaz' (gaya penulisan sambung) dan skoropis' (gaya penulisan kursif), bentuk poluustav digunakan secara aktif pada abad XIV-XVIII. Namun sejak abad XV poluustav popularitasnya menurun dan perlahan tergantikan oleh skoropis'.


Kemunculan skoropis' memiliki kaitan erat dengan peristiwa penyatuan Tanah Rus menjadi negeri yang satu. Peristiwa tersebut membuat budaya Slavia dapat berkembang lebih cepat. Seiring dengan kebutuhan masyarakat saat itu, maka perlu dilakukan penyederhanaan penulisan aksara serta gaya penulisan yang lebih nyaman. Skoropis' muncul pada abad XV. Bentuknya bulat dan simetris, huruf-hurufnya sebagian terhubung satu sama lain, membuat penggunanya dapat menulis lebih cepat. Garis lurus dan garis lengkung dari hurufnya pun seimbang. Selain skoropis', jenis tulisan vyaz' juga tersebar luas bersama dengan popularitas skoropis'. Ciri khas penulisan vyaz' adalah penggunaan kombinasi huruf yang indah, disertai dengan banyak garis dekoratif. Vyaz' umumnya digunakan untuk penulisan judul dan untuk menyoroti kata-kata tertentu dalam teks.

.com/img/a/
Penulisan vyaz' yang ditulis dengan tinta merah


Reformasi Alfabet Rusia

Jika pada abad XVI Tsar Ivan Grozny mengenalkan dasar-dasar percetakan buku di Rusia, maka Tsar Pyotr I membawa industri percetakan di Rusia menjadi setara dengan industri percetakan Eropa. Kirillitsa tidak mengalami perkembangan yang berarti dalam waktu yang cukup lama sampai adanya kebijakan reformasi alfabet Rusia dari Pyotr I pada tahun 1710. Ia berupaya menerapkan nilai-nilai Eropa di Rusia dalam segala bidang, termasuk ingin mengganti penggunaan aksara Kiril dengan aksara Latin, tapi sayangnya hal ini tidak berhasil. Namun bentuk penulisannya mengalami perubahan yang cukup berbeda dari varian yang ada saat itu. Reformasi aksara di masa Pyotr I membuat sejumlah huruf dibuang dari versi alfabet Rusia sebelumnya. Jumlah huruf dalam alfabet Rusia yang baru lebih sedikit, lebih sederhana, namun lebih mudah disesuaikan untuk kepentingan percetakan, seperti pembuatan buku, surat kabar, serta dokumen untuk kepentingan sipil pada umumnya. Karena itu aksara ini dikenal sebagai "гражданский шрифт" atau "aksara sipil", dalam artian aksara ini dapat digunakan tak hanya untuk kepentingan penulisan di lembaga gereja, tapi bisa digunakan secara luas di masyarakat. 

.com/img/a/
Reformasi alfabet Rusia di masa Pyotr I

Sejak pertengahan abad XVIII hingga awal abad XX "aksara sipil" ini terus mengalami perkembangan secara bertahap.  Мenurut para ahli, sejarah perubahan alfabet Rusia ini dapat dibagi menjadi tiga kategori: 1) perubahan komposisi huruf; 2) perubahan grafis huruf; 3) perubahan ejaan. Adapun dalam hal perubahan komposisi huruf, aksara Rusia dibagi lagi menjadi empat kelompok sesuai menurut sifat dan tujuannya. Salah satu kelompok tersebut merupakan jenis huruf yang dipinjam dari alfabet Yunani, tetapi sebenarnya tidak begitu diperlukan dalam tuturan bahasa Slavia, termasuk tuturan bahasa Rusia. Seperti huruf "Ѱ" (psi), "Ѯ" (ksi), "Ѡ" (omega), "Ѳ" (fita), "Ѵ" (izhitsa), serta huruf Kiril dengan bunyi yang mirip, seperti "Ꙁ" (zemlya) dan "Ꙃ" (zelo) yang kemudian dijadikan satu sebagai huruf "З" saja, serta "I" (i) dan "И" (izhe) yang kemudian dijadikan satu menjadi "И" saja. Atas saran Karamzin, penggunaan bunyi dengan dua huruf "io" perlu diubah dengan satu karakter huruf  saja, yaitu "ё". Dalam perkembangannya, mulai populer penulisan gaya "Yelizavetinsky" dengan ciri khas yang ditulis rapat dan menetapkan bentuk huruf "б" yang lebih modern seperti yang kita kenal sekarang.

cd031f51b7fe8112344185d67b7c225562bc80e4
Karikatur yang menggambarkan penghapusan sejumlah
huruf Rusia yang dihapuskan di masa Revolusi Rusia

Pada tahun 1910 di penerbitan huruf Berthold dikembangkan sebuah jenis huruf akademik yang menggabungkan elemen huruf Rusia abad ke-18 dengan alfabet Latin gaya Sorbonne. Penggunaan varian huruf Latin Rusia ini kemudian menjadi tren tersendiri dan digunakan dalam percetakan buku di Rusia hingga awal Revolusi Oktober.

 

Saat terjadi Revolusi Rusia pada tahun 1917, perubahan yang terjadi di masyarakat tidak hanya pada level struktur sosial saja, tapi juga pada alfabet Rusia. Selama tahun 1917-1918 dilakukan reformasi besar-besaran terhadap ejaan bahasa Rusia dan kembali terjadi penghapusan sejumlah huruf alfabet Rusia, seperti khususnya huruf "Θ" (fita), "Ѣ" (yat'), "i", dan penggunaan "Ъ" (tvyordiy znak/tanda pengeras bunyi) di akhir kata. Pada tahun 1938 dibuat laboratorium huruf di Uni Soviet yang kemudian menjadi Departemen Huruf Baru sebagai bagian dari Institut Penelitian Mesin Cetak (Poligraf). Sejumlah seniman Soviet, seperti G. Bannikov, H. Kydryashov dan E. Glushchenko membuat jenis-jenis huruf Rusia di departemen ini. Di tempat ini pula jenis huruf yang digunakan untuk penulisan berita di surat kabar Izvestia dan Pravda dikembangkan.

 

Di masa sekarang ini pentingnya jenis huruf Rusia yang digunakan tidak lagi diperdebatkan. Para seniman dan desainer secara aktif menggunakan pengalaman tipografi masyarakat selama berabad-abad untuk membuat jenis huruf yang baru agar lebih mudah dibaca dan dapat digunakan secara terampil untuk keperluan desain.

 

Sumber Bacaan:

Tekstologia.ru: Иcтopия пpoиcxoждeния и paзвития киpиллицы

Studwood.ru: Развитие кириллицы

Kamis, Januari 13, 2022

Sejarah Aksara Kiril (Bag. II): Kliment dari Ohrid dan Penyebaran Aksara Kiril

Kliment dari Ohrid adalah salah satu tokoh yang menonjol di antara murid-murid awal Santo Kiril dan Mefodiy. Ia merupakan pendiri sekolah keagamaan di Ohrid. Ada dua "Zhitie" (Catatan kehidupan orang suci) yang menceritakan tentang dirinya yang ditulis dalam bahasa Yunani oleh arkhiepiskop Theothilakt dan Dmitry Khomatian.

Teks berbahasa Gereja Slavia Tua yang ditulis dengan aksara Kiril (Kirillitsa)

Tercatat bahwa Kliment lahir pada 830 di Makedonia dan wafat pada 916. Pada saat Mefody memimpin jemaat di wilayah Makedonia, ia mengangkat Kliment sebagai muridnya. Pada masa selanjutnya Kliment mengabdi kepada Kiril dan Mefody saat mereka melaksanakan misi besarnya di Moravia. Mereka bersama-sama mengunjungi Pannonia, Venesia dan Roma. Tidak ada yang mengetahui nama asli Kliment, tapi nama Kliment yang diberikan kepadanya mengikuti nama "Santo Kliment dari Roma".


Setelah wafatnya Kiril dan Mefody, murid-murid mereka yang berada di wilayah di Moravia mengalami pengusiran oleh rohaniawan yang mendukung penggunaan bahasa Latin sebagai bahasa liturgi gereja. Bersama rekannya, Naum, Kliment mengungsi ke Kekaisaran Bulgaria yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Boris I. Tsar Boris memeluk Kristen pada tahun 860 dan di bawah masa pemerintahannya didirikanlah sekolah keagamaan yang pertama yang dikenal sebagai Sekolah Alkitab Preslav. Sejak tahun 886 Kliment mendapatkan posisi sebagai guru dan pendakwah di wilayah Kutmichevitsa. Penduduk setempat menerimanya dengan penuh hormat dan memberikan segala hal yang ia perlukan. Pengajaran yang diberikan Kliment menjadikan dirinya terkenal sebagai guru yang ahli di bidang keslaviaan.


Kliment bekerja sebagai guru selama 7 tahun (hingga 893), kemudian atas perintah Kaisar Simeon ia dipilih menjadi episkop di Ohrid. Posisinya sebagai guru digantikan oleh Naum. Pada tahun 910 Naum wafat sehingga Kliment kembali ke sekolah tersebut dan mengajar hingga akhir kehidupannya. Selama 30 tahun masa pengabdiannya sebagai guru telah tercatat 3500 murid yang mendapatkan pendidikan di sekolah yang didirikannya itu. Pendidikan yang didapatkan para murid berupa pengetahuan tentang gereja dan pendidikan karakter berdasarkan Alkitab. Mereka mendapatkan pengetahuan tentang pelayanan di gereja, serta untuk menjadi pendeta dan diakon.

Nama Kliment dari Ohrid sering dikaitkan dengan kemunculan aksara Kiril atau Kirillitsa. Berdasarkan hipotesis dari Viktor Istrin, aksara Kiril yang digunakan untuk menulis bahasa Gereja Slavia Tua disusun oleh Kliment berdasarkan aksara Yunani. Dalam salah sebuah Zhitiye ditemukan catatan yang menyatakan bahwa "[Kliment] menemukan gaya penulisan untuk huruf-hurufnya, sehingga huruf-huruf tersebut menjadi lebih jelas daripada yang telah ditemukan oleh Kiril yang Bijaksana." Meski tidak semua peneliti sepakat dengan pendapat tersebut, namun sebagian besar peneliti mempercayai bahwa Kiril dan Mefody yang menyusun aksara Glagolitsa, sedangkan Kirillitsa disusun oleh murid mereka, yaitu Kliment dari Ohrid, kemudian menamakan aksara tersebut sebagai Kirillitsa sebagai penghormatan terhadap gurunya, Santo Kiril.

Gereja Santo Panteleimon di Ohrid, tempat relikui Santo Kliment dari Ohrid disimpan.
Di pojok kanan atas adalah lukisan ikon yang menggambarkan Santo Kliment dari Ohrid. 

Selama hidupnya St. Kliment melanjutkan penerjemahan dan penulisan karya-karya sastra yang pernah dilakukan oleh Santo Kiril dan Mefody. Apa yang dilakukannya sejalan dengan apa yang dilakukan pula oleh Konstantin Preslavski, di mana keduanya merupakan episkop pertama di Bulgaria. Buku-buku yang ditulis dalam bahasa Gereja Slavia Tua juga bermunculan di wilayah tersebut. Kekaisaran Bulgaria akhirnya menjadi pusat penyebaran aksara Kirillitsa ini. Penggunaan Kirillitsa terus berkembang dan mencapai masa keemasannya di masa pemerintahan Tsar Simeon Agung (893-927), putra Tsar Boris. Bahasa Gereja Slavia Tua menyebar ke Serbia, dan pada akhir abad X mulai digunakan sebagai bahasa utama gereja-gereja di Rus Kuno di Slavia Timur. Bahasa Gereja Slavia Tua yang digunakan di Tanah Rus pada akhirnya mengalami banyak pengaruh dari bahasa Rusia kuno.


Dengan demikian Kirillitsa menjadi umum dipakai di wilayah Slavia Selatan, Slavia Timur, hingga Romania. Seiring dengan berjalannya waktu, aksara Kirillitsa di daerah-daerah tersebut mulai mengalami perubahan dan menjadi berbeda satu sama lain karena adanya pengaruh masing-masing tempat. Meski demikian, sebagian besar huruf dan prinsip ejaannya masih memiliki kesamaan, kecuali di wilayah Serbia Barat yang kemudian aksara tersebut disebut sebagai bosanchitsa (aksara Kiril Bosnia).

 

Bersambung...

Selanjutnya: 

Sejarah Aksara Kiril (Bag. III): Perkembangan Aksara Kiril dari Masa ke Masa


Bahan Bacaan:

TextoLogia.Ru: Kлимeнт Oxpидcкий – yчитeль и пpoпoвeдник
https://www.textologia.ru/literature/lit-centr-jugnoj-vosoch-evropy/bolgarskaja-literatura/kliment-ohridskiy-uchitel-i-propovednik/4428/?q=471&n=4428

Wikipedia: Кириллица: История создания и развития
https://ru.wikipedia.org/wiki/%D0%9A%D0%B8%D1%80%D0%B8%D0%BB%D0%BB%D0%B8%D1%86%D0%B0#%D0%98%D1%81%D1%82%D0%BE%D1%80%D0%B8%D1%8F_%D1%81%D0%BE%D0%B7%D0%B4%D0%B0%D0%BD%D0%B8%D1%8F_%D0%B8_%D1%80%D0%B0%D0%B7%D0%B2%D0%B8%D1%82%D0%B8%D1%8F


Rabu, Januari 12, 2022

Sejarah Aksara Kiril (Bag. I): Misi Kiril dan Mefodiy dalam Penyusunan Aksara Slavia

St Methodius and St Cyril – May 11 First Teachers and Enlighteners of the  Slavs | One In Christ
Santo Kiril dan Santo Mefodiy

Santo Kiril (826-869) dan Mefodiy (815-885) adalah dua tokoh yang dikenal sebagai penyusun aksara Slavia. Mereka dianggap sebagai santo (orang suci) yang disetarakan dengan apostol (rasul) dalam Gereja Kristen Ortodoks. Mereka menerjemahkan Alkitab dan teks-teks keagamaan ke bahasa Slavia. Kiril (yang memiliki nama lahir Konstantin) dan Mefodiy (sering namanya juga ditulis sebagai Methodi, Methodius atau Metodius) lahir di kota Tesalonika (wilayah Yunani) yang saat itu berada dalam wilayah Kerajaan Bizantium.

Di masa mudanya Mefody mengawali kariernya pada tahun 833 sebagai seorang prajurit yang mengabdi kepada Kaisar Theophilus. Kemudian ia menjadi penguasa di salah satu kerajaan Slavia selama tahun 835-845. Selanjutnya ia mengabdi di Monastir (biara) Bifin di Olympus. Berbeda dengan Mefody, di masa mudanya, Kiril menghabiskan waktunya dengan belajar di Konstantinopel. Kiril tertarik terhadap kajian filologi, kemudian ia bekerja sebagai pustakawan di Gereja St. Sophia (Hagia Sophia). Karena terlibat perselisihan pendapat dengan Patriark Ignatius, ia pergi dan menetap di sebuah monastir di tepi Selat Bosphorus. Setengah tahun kemudian ia kembali ke sekolah tempat ia belajar dan menjadi pengajar filsafat di sana. Di sana ia mulai dijuluki sebagai "Kiril Filosof" atau 'Kiril Sang Filsuf'.

Sekitar tahun 855 Kiril melaksanakan misi diplomatik dan dikirim kepada bangsa-bangsa Arab. Pada tahun 860-861 Kiril dan Mefody ditugaskan bersama untuk misi diplomatik dan dikirim kepada bangsa Khazar. Mereka mengunjungi wilayah Kherson (kini di wilayah Ukraina) yang waktu itu merupakan wilayah Kekhanan Khazar (Khazaria). Dalam "Zhitiye sv. Kirilla" (Catatan Kehidupan St. Kiril) hal. 10 disebutkan bahwa mereka menemukan naskah yang dituliskan dengan "aksara bangsa Rus" untuk penulisan Mazmur dan Injil. Pernyataan tentang penemuan tersebut ditafsirkan secara berbeda oleh kalangan peneliti. Sebagian peneliti menafsirkan bahwa penemuan tersebut bermaksud membicarakan tentang aksara yang digunakan oleh bangsa Rus sebelum mereka mengenal aksara Kiril atau Kirillitsa. Peneliti lainnya menafsirkan bahwa aksara yang dimaksud merupakan varian dari terjemahan alfabet Gothik yang disusun oleh Ulfilas (Wulfila), sehingga kebanyakan dari peneliti meyakini bahwa cara membacanya bukan sebagai "pyccкиe" (Rusia), melainkan "cypcкиe" (Suriah). Di wilayah Khazar inilah mereka melakukan disputasi keilahian, yaitu debat resmi demi mencari kebenaran di bidang teologi, termasuk dengan umat Yahudi.

Pada musim gugur tahun 861 mereka kembali dari Khazaria. Mefody kemudian menjadi kepala monastir di Polykhron, sedangkan Kiril melanjutkan pengabdiannya di Gereja Rasul 12 di Konstantinopel. Dua tahun kemudian, Pangeran Rostislav dari Moravia meminta Bizantium agar mengirimkan perwakilan ke wilayah Moravia untuk mengajarkan kebenaran iman Kristen bagi bangsa Slavia yang tinggal di wilayah tersebut sebagai bangsa mayoritas. Atas perintah Kaisar Bizantium Mikhail III, maka Kiril dan Mefody diperintahkan untuk melaksanakan misi tersebut. Meskipun Injil telah diajarkan di Moravia, namun rupanya ajaran Kristen masih belum mengakar kuat. Karena itu Kaisar Mikhail III memerintahkan Kiril dan Mefody untuk menerjemahkan teks-teks keagamaan yang berbahasa Yunani ke bahasa Slavia. Kiril dan Mefody mempersiapkan diri mereka untuk melaksanakan misi tersebut. Mereka menyusun aksara Slavia yang dapat digunakan untuk menerjemahkan teks-teks keagamaan sehingga pengajaran Kristen dapat lebih mengakar dan lebih mudah dipahami.

Всё же кириллица или глаголица? | Блог Крестьянин | КОНТ
Perbedaan antara Kirillitsa dan Glagolitsa

Dalam waktu yang lama para filsuf dan sejarawan mendiskusikan tentang aksara apa sebenarnya yang disusun mula-mula oleh Kiril dan Mefody saat itu, apakah aksara Glagolitsa atau aksara Kirillitsa. Para peneliti umumnya menyebutkan bahwa Kiril dan Mefody memperkenalkan terlebih dahulu aksara Glagolitsa yang disusun berdasarkan sistem aksara Yunani (dengan pengecualian huruf "Ш" diambil dari aksara Ibrani). Baru pada akhir abad ke-IX aksara Glagolitsa di seluruh wilayah Slavia Selatan segera tergantikan oleh aksara Kirillitsa. Dengan adanya aksara untuk bangsa Slavia ini maka Kiril dan Mefody mulai mengerjakan proyek pertamanya, yaitu penerjemahan Injil Aprakos yang diperlukan untuk kegiatan kebaktian.

Proyek penerjemahan yang mereka lakukan antara tahun 864-867 terhadap teks-teks keagamaan sehingga terkumpul terjemahan Injil dan Mazmur. Pekerjaan mereka rupanya memunculkan ancaman politik dari para episkop Jerman yang khawatir akan kehilangan hak-haknya di Moravia. Mereka yang tidak setuju dengan adanya proyek penerjemahan teks-teks keagamaan ini kemudian menyebarkan "doktrin trilingual" yang menyebutkan bahwa "hanya tiga bahasa yang pantas digunakan untuk memuji Tuhan, yaitu bahasa Ibrani, Yunani dan Latin". Mereka berusaha untuk menghentikan usaha yang dilakukan oleh Kiril dan Mefodiy. Namun Kiril terus menangkis ancaman tersebut dengan argumen-argumennya. Menghadapi situasi ini, rupanya Paus Adrianus II berada di pihak Kiril dan Mefodiy. Saat Kiril dan Mefodiy datang ke Roma sambil mengantarkan relikui St. Kliment (Paus St. Kliment I) dari Kherson, Paus Adrianus II menyambutnya dengan hormat.

Santo Kiril dan Mefody memberikan aksara kepada bangsa Slavia


Setelah kedatangannya ke Roma, Kiril wafat dan dikuburkan di sana. Adapun Mefody melanjutkan pekerjaan yang telah mereka mulai sebelumnya. Mefody menjadi arkhepiskop di Panonia dan Moravia. Ia menerjemahkan sebagian besar Kanon Alkitab pada 870 bersama tiga orang muridnya selama 8 bulan. Meski pekerjaan penerjemahan teks-teks keagamaan untuk penyebaran Kristen tersebut didukung oleh Roma, namun dalam praktiknya tetap ada perebutan pengaruh di antara Roma dan Bizantium di wilayah Slavia.

Di tahun-tahun akhir masa hidupnya, Mefody banyak menaruh harapan untuk mendapat pertolongan dari penguasa Konstantinopel dibandingkan Roma. Setelah Mefody wafat, seorang rohaniawan Jerman bernama Wiching yang memiliki pandangan berlawanan dengan Mefody menggantikan posisinya. Ia menuduh Mefody telah merusak perjanjian dalam pelaksanaan kebaktian dalam bahasa Latin yang telah disepakati di sana sebelumnya, sehingga ia mengusir seluruh murid Mefody keluar dari Moravia. Meski demikian, usaha Kiril dan Mefody tidak pernah dilupakan. Alkitab berbahasa Slavia menyebar secara luas dan dibaca oleh lebih banyak orang hingga akhirnya sampai ke Tanah Rus. Hingga saat ini Gereja Ortodoks selalu memperingati Hari Santo Kiril setiap 14 Februari, Hari Santo Metodius setiap 6 April, sedangkan Hari Santo Kiril dan Mefody setiap 11 Mei.

bersambung ...

Selanjutnya:
Sejarah Aksara Kiril (Bag. II): Kliment dari Ohrid dan Penyebaran Aksara Kiril

Sumber Bacaan:
TextoLogia.ru: Kиpилл и Meфoдий – o coздaтeляx киpиллицы

Kиpилл и Meфoдий – o coздaтeляx киpиллицы
Kиpилл и Meфoдий – o coздaтeляx киpиллицы


Senin, Agustus 23, 2021

Tips Belajar Bahasa Rusia dengan Cepat

Mengapa ada sebagian orang yang ingin cepat-cepat untuk menguasai bahasa Rusia?
Salah satu alasan yang paling umum adalah perlu menguasai bahasa Rusia dalam waktu dekat. Alasan lain untuk belajar bahasa Rusia dengan cepat adalah untuk melatih fokus dan konsentrasi belajar kita. Tetap untuk tetap bertahan pada tema-tema yang sulit dalam waktu tertentu memang tidak mudah dilakukan. Karena itu, dengan menerapkan metode belajar bahasa Rusia dengan cepat, maka mau tidak mau kalian harus melatih diri untuk dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi.

Memangnya berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk belajar bahasa Rusia?
Barangkali ini pertanyaan yang paling sering diajukan oleh mereka yang tertarik untuk mempelajari bahasa Rusia. Sekali lagi, tidak ada jawaban yang spesifik untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Di internet saat ini bisa kita temukan sejumlah kursus, situs belajar atau tulisan mengenai metode belajar yang menjanjikan Anda menguasai bahasa Rusia hanya dalam waktu singkat. Tapi faktanya, sulit bagi pemelajar umum untuk dapat fasih menggunakan bahasa yang baru ia pelajari hanya dalam waktu beberapa bulan saja, kecuali jika orang itu benar-benar jenius dan memiliki kemampuan belajar di atas rata-rata.

Kecepatan belajar bahasa seseorang sebenarnya dipengaruhi oleh bahasa ibu dan bahasa lain yang pernah dikuasai olehnya sebelumnya. Selain itu, alasan dan motivasi belajar seseorang juga sangat mempengaruhi. Karena itu, meskipun bagi pemelajar bahasa rata-rata perlu waktu setidaknya setahun untuk dapat menguasai dasar-dasar bahasa Rusia, namun bagi mereka yang memiliki motivasi belajar yang besar, bisa lancar berbahasa Rusia dengan waktu belajar kurang dari setahun.

Nah, berikut adalah tips-tips yang bisa kita terapkan agar kita bisa menguasai bahasa Rusia dengan cepat.

 

1. Pelajari Alfabet Rusia dengan Serius

Alfabet Rusia menggunakan aksara Kiril. Beberapa hurufnya mirip dengan alfabet Indonesia, tapi sebagian lagi tidak mirip, atau ada yang mirip, tapi dilafalkan secara berbeda. Karena itu, kita perlu waktu khusus untuk fokus dan serius mempelajari dan menguasainya. Mengapa perlu ditekankan soal keseriusan ini? Karena ini adalah tahap awal belajar bahasa Rusia. Jika sudah menyerah di tingkat ini, maka akan sulit untuk melanjutkan proses belajar ke depannya.

Jangan membaca kata atau kalimat bahasa Rusia dengan bantuan transliterasi! Jika kawan-kawan sedang mempelajari alfabet Rusia, tapi menemukan sumber materi yang menawarkan transliterasi untuk memudahkan melafalkan alfabet Rusia, sebaiknya tinggalkan segera. Sebab membaca kalimat-kaliamt Rusia dengan transliterasi hanya membuang-buang waktu kalian dan dapat mengurangi fokus kalian dalam menguasai alfabet Rusia.

Untuk mempelajari alfabet Rusia, kami sarankan untuk mempelajari penjelasan dari Master Russian dan video alfabet Rusia dari Russian Plus.

Selain itu, di blog Jiwa Rusia juga tersedia tulisan tentang cara pelafalan alfabet Rusia beserta aturan pelafalannya.

Terlepas dari sumber belajar yang kalian gunakan, mempelajari alfabet Rusia sebenarnya tidak seharusnya memerlukan waktu yang lama, karena itu, sekali lagi, tetap fokus dalam mempelajarinya dan cobalah untuk banyak-banyak berlatih menulis dan membaca alfabet Rusia.

 

2. Pelajari Kosakata Umum Terlebih Dahulu

Dengan mempelajari kata-kata umum terlebih dahulu maka kita dapat langsung menggunakan atau mempraktikkannya secara langsung dalam berkomunikasi.

Untuk mencapai tingkat fasih memang membutuhkan waktu yang lebih lama, tetapi melakukan praktik dan berkomunikasi dalam bahasa Rusia secara langsung merupakan langkah awal menuju kefasihan. Dengan mengetahui kata-kata umum, kita akan dapat melakukan percakapan dasar dan memahami tuturan bahasa Rusia di media yang kita simak. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan sesuatu yang lebih dari yang kita pelajari secara khusus.

Untuk memulainya, kawan-kawan bisa mencoba mempelajari 1000 kosakata umum dari situs 101languages.net berikut ini.


3. Pelajari Kosakata Serapan dan Pinjaman

Bahasa Rusia juga menyerap dan meminjam kosakata dari bahasa lain, tidak terkecuali dari bahasa Inggris yang telah menjadi salah satu bahasa internasional. Kosakata yang dipinjam dari bahasa lain ini dapat memudahkan kita saat mempelajarinya, karena kita telah mengenal kosakata tersebut terlebih dahulu, hanya mungkin kita perlu menyesuaikannya lagi dengan pelafalan dan bentukan katanya dalam bahasa Rusia.

Untuk daftar kosakata pinjaman dari bahasa Inggris bisa dipelajari melalui situs ezglot berikut. Selain itu, kita juga bisa mempelajari kosakata serapan dari bahasa Inggris yang bisa dilihat di blog The Russian Blog berikut ini.


4. Gunakan Media Belajar yang Autentik dan Menarik
Menggunakan media autentik adalah cara yang menyenangkan dan dapat membantu kita menguasai bahasa Rusia dengan cepat. Kita bisa menyimak media audio dan video yang dibuat untuk pengajar bahasa Rusia dan penutur asli bahasa Rusia, mendengarkan tuturan bahasa Rusia dalam konteks yang berbeda, kita dapat langsung menerapkan apa yang kita pelajari dalam situasi di dunia nyata.

Bentuk medianya bisa berupa podcast, misalnya melalui situs Russian Podcast, atau belajar dari video Youtube, misalnya melalui kanal-kanal populer seperti Real Russian Club dan Easy Russian.


5. Tenggelamkan Diri Kalian dalam Bahasa Rusia di Mana Pun Berada


"Menenggelamkan diri" dalam bahasa yang kita pelajari adalah cara tercepat untuk belajar bahasa apa pun.

Jika kawan-kawan memiliki kesempatan untuk mengunjungi Rusia atau negara-negara yang mayoritas berbicara bahasa Rusia, maka itu adalah kesempatan luar biasa bagi kalian untuk menenggelamkan diri dalam bahasa Rusia di lingkungan yang memang berbahasa Rusia. Tapi jika tidak ada kesempatan tersebut, kita masih bisa menenggelamkan diri kita dalam bahasa Rusia di rumah atau lingkungan sekitar kita.

Hal-hal sederhana seperti membaca tulisan-tulisan Rusia, memberi label atau menempel stiker pada perabotan rumah tangga, peralatan kerja di kantor atau perlengkapan belajar ke sekolah dengan bahasa Rusia. Metode ini juga merupakan metode yang paling populer bagi pemula. Karena sering melihat label-label tersebut, kalian bisa menghafal banyak kosakata Rusia dalam waktu singkat tanpa menyengajakan diri untuk menghafalkannya.

Cobalah juga untuk memikirkan apapun dalam bahasa Rusia, termasuk rutinitas harian, rencana yang akan dilakukan, tempat-tempat yang akan dikunjungi. Pikirkanlah itu semua dalam bahasa Rusia, semampu yang kita bisa.

Kita juga bisa mengunduh trek audio Rusia untuk digunakan sebagai alarm setiap pagi. Tontonlah sejumlah film kartun Rusia saat sarapan sebelum bekerja. Dengarkanlah podcast Rusia saat pergi ke tempat kerja. Sering-seringlah menonton film Rusia di waktu luang untuk meningkatkan kefasihan kita.

Untuk menonton film animasi Rusia, kalian bisa mencoba menonton film-film animasi dari proyek "Гора самоцветов" di Youtube. Adapun untuk menikmati sinema berbahasa Rusia, bisa menontonnya melalui situs russianfilmhub.com.


6. Latihlah Keterampilan Berbahasa Rusia Setiap Hari

Apa pun teknik belajar cepat yang kalian gunakan, dengan siapapun kalian belajar, yang terpenting dari semuanya adalah konsistensi kita dalam berlatih keterampilan bahasa Rusia setiap hari.

Mungkin kawan-kawan juga pernah tergoda untuk belajar berjam-jam dalam sehari, tapi kemudian tidak belajar selama beberapa hari sampai akhirnya mulai belajar lagi. Tindakan seperti ini akan sangat mempengaruhi keterampilan kalian, sebab kemampuan berbahasa Rusia yang telah dikuasai bisa mengalami kemunduran, dan tentunya dapat memperlambat kemajuan belajar kalian.

Untuk menghindari hal ini, ada dua solusi yang mungkin bisa kita lakukan, yaitu belajar mikro dan belajar sprint.

Metode belajar mikro dapat berlangsung sekitar lima hingga sepuluh menit, sehingga dapat dengan mudah dilakukan sambil minum kopi di pagi hari atau saat bersantai sebelum tidur.

Jika metode belajar ini cocok bagi kalian, maka disarankan untuk mencoba melakukannya dua kali sehari, yaitu sekali di pagi hari dan sekali di malam hari setiap hari, termasuk di akhir pekan.

Kita dapat menggunakan berbagai jenis materi yang diinginkan untuk belajar di sesi mikro ini. Misalnya, kita dapat mengerjakan latihan di aplikasi belajar bahasa, menonton video berbahasa Rusia di YouTube, mendengarkan lagu Rusia sambil membaca liriknya, membaca berita berbahasa Rusia di internet, atau menulis beberapa hal dalam bahasa Rusia di buku catatan kita.

Yang terpenting dalam metode ini bukanlah bahan belajar yang kita gunakan, tetapi kenyataan bahwa kita dapat terus melakukan kontak dengan bahasa Rusia setiap hari.

Adapun mengenai metode belajar sprint biasanya berlangsung sekitar satu hingga tiga jam. Beberapa orang mungkin dapat bertahan dengan durasi belajar yang lebih lama, tetapi jika kita melakukan ini, pastikan juga untuk melakukan jeda istirahat setiap beberapa jam belajar. Otak kita hanya dapat fokus untuk jangka waktu tertentu, dengan demikian, usaha apa pun yang dilakukan setelah otak kita lelah tidak akan dapat memberikan hasil yang baik.

Metode sprint ini baiknya dilakukan tiga sampai lima kali seminggu. Namun kalian tetap bisa menyesuaikan durasi belajarnya, tergantung pada tujuan dan tenggat waktu yang kalian tentukan untuk dapat menguasai bahasa Rusia.

Salah satu aspek kunci dari belajar secara sprint adalah kita harus melatih aspek-aspek utama keterampilan berbahasa (menyimak, berbicara, menulis, dan membaca) pada satu waktu. Misalnya, jika kita melakukan empat sprint dalam seminggu, maka bisa fokus mempelajari setiap aspek keterampilan secara berbeda setiap harinya.

Jika kalian berencana untuk melakukan metode sprint kurang dari itu empat kali seminggu, maka mau tidak mau, harus dapat membagi waktu belajar dengan tepat untuk melatih keterampilan yang berbeda.


7. Carilah Penutur Rusia dan Mulailah Berinteraksi dengan Mereka

Berinteraksi dengan penutur asli juga merupakan cara cepat untuk meningkatkan keterampilan kita. Berbicara dengan orang Rusia akan meningkatkan kemampuan pelafalan, berbicara, dan menyimak. Menjalin persahabatan, walau sekadar teman chat atau pun sahabat pena juga dapat meningkatkan kemampuan membaca dan menulis kita.

Jika kawan-kawan belum memiliki kenalan orang Rusia, maka cobalah aplikasi pertemanan atau pertukaran bahasa online seperti Language.Exchange, MyLanguageExchange.com atau interpals.net. Situs-situs web ini memungkinkan kita menemukan penutur asli bahasa Rusia, atau bahkan mereka yang sedang mempelajari bahasa Indonesia. Dengan cara ini, kita bisa dapat saling membantu mempelajari bahasa target yang ingin dikuasai.


8. Gunakan Program Belajar dengan Target Hasil Tertentu

Ada sejumlah program pembelajaran yang menawarkan target hasil belajar yang cepat. Program-program semacam ini dapat menjadi cara yang bagus untuk membuat kita menjadi lebih bersemangat dalam belajar.

Berikut adalah beberapa program pembelajaran yang dapat kita gunakan bersama dengan sumber autentik:

Belajar membaca di Russian Made Easy. Seperti yang telah disebutkan di atas, bahwa hal pertama yang harus dilakukan saat mulai belajar bahasa Rusia adalah menguasai alfabet Rusia. Melalui sembilan video berseri dari situs tersebut, kita akan bisa membaca huruf dan kata apa pun dalam bahasa Rusia dengan target waktu belajar kurang dari dua jam. Kursus mini video ini akan membuat kita dapat membaca bahasa Rusia dalam waktu singkat.

Drops merupakan aplikasi yang sangat menyenangkan. Aplikasi ini juga bisa membantu kita dalam menguasai kosakata baru bahasa Rusia dengan cepat. Program ini adalah program yang sempurna untuk sesi belajar mikro, sebab Drops dapat memberi kita waktu lima menit sehari untuk mempelajari kata sebanyak mungkin melalui latihan yang mudah dimengerti, seperti memasangkan gambar dengan kata, menyusun ulang huruf, atau menentukan apakah sebuah kata telah ditulis dengan benar. Yang terbaik dari semua hal itu adalah bahwa Drops hanya akan menggunakan bahasa Rusia untuk mengajari kita bahasa Rusia, sehingga kita jadi lebih terbiasa dengan bahasa Rusia.

"Kursus Cepat" Live Lingua, atau  Live Lingua’s “Russian Fast Course”  adalah kursus gratis yang menyediakan e-book beserta audionya. Ide utama dalam program ini adalah bahwa kita bisa belajar dengan metode "imitasi terbimbing" dan metode pengulangan.


9. Membaca Buku Berbahasa Rusia

Poin ini mungkin mengejutkan bagi kalian, tetapi membaca buku adalah salah satu cara tercepat untuk meningkatkan keterampilan kita dalam mempelajari bahasa apa pun!

Ketika kita menggunakan buku untuk belajar bahasa, maka otak kita akan terfokus pada kata-kata yang tertulis di dalamnya. Kita harus memperhatikan konstruksi yang terdengar aneh, atau justru malah menarik, Kita dapat menghafal kosa kata baru dengan lebih baik, melihat aturan tata bahasa dalam kalimat dan menjadi pahaman bagaimana "cara kerja" bahasa Rusia.

Membaca dapat membuat kita menguasai kosakata baru lebih cepat, memahami tata bahasa lebih baik dan bahkan meningkatkan keterampilan bahasa secara keseluruhan!

Ada beberapa jenis buku berbeda beserta cara penggunaannya agar kita bisa mendapatkan manfaat dalam proses belajar.

Jika kawan-kawan termasuk yang sedang terburu-buru untuk menguasai bahasa Rusia, maka direkomendasikan untuk menggunakan jenis-jenis buku berikut:

Kursus Bahasa Rusia dalam format buku. Jenis buku ini lebih disukai saat seseorang memutuskan untuk belajar sendiri/secara mandiri. Buku semacma ini mencakup banyak informasi tentang tata bahasa, daftar kosakata, latihan, tidak jarang dilengkapi CD untuk melatih pemahaman menyimak. Buku-buku ini sangat populer di kalangan pembelajar otodidak karena kecepatan efektivitasnya yang maksimal.

Buku bilingual bahasa Rusia. Buku-buku disajikan dalam bahasa Rusia dan disertai dengan terjemahan ke dalam bahasa lain, misalnya ke bahasa Inggris, sehingga kita bisa membandingkan struktur dan terjemahan kosakata bahasa Rusia dengan bahasa lain.

Buku bacaan yang telah adaptasi. Buku ini biasanya ditulis ulang oleh pengadaptasi sehingga lebih sedikit dan lebih mudah untuk dibaca oleh pemelajar bahasa Rusia. Adaptasinya pun dibuat dan disesuaikan dengan tingkat kemampuan, misalnya untuk pembaca tingkat A1, A2, B1 dst.

Buku bacaan. Yang termasuk dalam kategori ini adalah novel, cerpen, biografi, dan memoar yang ditulis oleh penulis tertentu. Di dalamnya tidak ada terjemahan atau upaya yang dapat membantu pemahaman. jika kawan-kawan suka membaca, maka membaca buku bacaan sangat disarankan, terutama jika kalian sudah mencapai tingkat lanjut dalam perjalanan mempelajari bahasa Rusia.

Catatan: Tidak disarankan bagi pemelajar cepat bahasa Rusia untuk belajar dari buku khusus membahas tata bahasa, serta buku teks dan buku latihan yang dibuat untuk proses belajar di kelas. Buku khusus tata bahasa memang baik untuk dipelajari, tapi fokus penggunaannya adalah untuk memperdalam pemahaman tata bahasa secara menyeluruh, bukan untuk kegunaan komunikasi secara praktis dalam waktu singkat. Adapun buku teks dan buku latihan untuk kelas juga kurang cocok jika kalian perlu menguasai bahasa Rusia dalam waktu singkat, sebab buku-buku semacam ini memang ditargetkan untuk dihabiskan dalam jumlah waktu tertentu dan perlu pembimbing juga untuk penggunaannya.



10. Belajar dengan Menyenangkan

Belajar bahasa Rusia bisa dilakukan dengan sangat menyenangkan! Jika memikirkan soal aturan tata bahasa Rusia, mungkin memang menakutkan, tetapi tetap saja, proses belajarnya bisa dan memang seharusnya menyenangkan!

Ada banyak cara untuk membuat proses belajar menjadi menyenangkan. Misalnya dengan menonton film, serial, atau kartun, berkaraoke, chatting, membaca komik atau meme, dan masih banyak lagi cara yang bisa kita lakukan.

Meski begitu, ada dua hal yang bisa digunakan untuk meraih kesenangan sekaligus meningkatkan kemampuan belajar kita, yaitu aplikasi belajar dan game. Baik aplikasi maupun game membuat kita tetap fokus dan memastikan kita agar tidak pernah bosan belajar.

Aplikasi pembelajaran bahasa Rusia adalah saat ini bukan lagi hal baru. Di antara aplikasinya bahkan ada yang berbentuk permainan atau kuis untuk membantu kita lebih banyak menghafal dan memahami apa yang ingin kita pelajari, sehingga dapat membuat proses belajar lebih menyenangkan. Kita bisa menggunakan aplikasi yang bisa kita pasang di ponsel kita, seperti Fun Easy Learn dan aplikasi LinGo

Untuk pencinta game online, mungkin bisa juga bereksplorasi di layanan penyedia game tertentu dan kita bisa mengubah bahasanya ke bahasa Rusia untuk menyelesaikan misi game tertentu. Dengan demikian, mau tidak mau kita dituntut untuk memahami teks atau narasi ceritanya. Opsi lain, kita bahkan bisa langsung memainkan game yang memang dibuat untuk membantu kita memahami bahasa Rusia, seperti game Influent yang bisa kita mainkan di layanan Steam.

Bagaimana? Sudah ada gambaran sekarang? Belajar bahasa Rusia dengan cepat sebenarnya memungkinkan untuk dilakukan, khususnya saat ini, saat semua layanan sudah tersedia di internet. Yang terpenting adalah kita tahu dan bisa memilah hal-hal apa saja yang bisa membantu kita memahami bahasa Rusia dengan efektif.

Dan kini, sudah waktunya untuk tancap gas dan lanjut untuk mempelajari bahasa Rusia lagi!

Gunakan tips-tips ini sehingga proses belajar bahasa Rusia kalian dapat lebih cepat, efektif dan menyenangkan.

Tetap semangat, kawan-kawan! Удачи! :D


Senin, Mei 24, 2021

24 Mei - Hari Aksara dan Kebudayaan Slavia

 
Setiap tanggal 24 Mei di negara-negara Slavia dirayakan Hari Aksara dan Kebudayaan Slavia untuk menghormati penyusun aksara Slavia, yaitu Santo Kiril dan Mefody sebagai guru bagi bangsa Slavia. Seperti yang telah banyak diketahui bahwa Santo Kiril dan Mefody bersaudara yang memiliki gelar "setara rasul" tersebut berasal dari keluarga bangsawan yang saleh dan tinggal di kota Thessalonniki, Yunani.


Menurut para ahli, aksara Slavia telah disusun sejak abad ke-9 M., kira-kira pada tahun 863 M. Aksara tersebut kemudian dinamakan "Kirillitsa" untuk menghormati salah satu dari dua santo bersaudara itu, yakni Konstantin, yang kemudian setelah menerima nama monastisisme, menggunakan nama Kiril. Adapun saudaranya, Mefody, membantunya dalam pekerjaan amal untuk memberikan pendidikan kepada bangsa Slavia.

Sejak kecil, Kiril telah menunjukkan kemampuan yang hebat dan menguasai beragam ilmu di masanya dengan sangat baik serta mempelajari banyak bahasa, sehingga di kemudian hari ia menciptakan aksara Slavia yang didasarkan pada aksara Yunani. Ia secara signifikan mengubah aksara Yunani agar dapat menyampaikan bunyi suara bahasa Slavia lebih akurat. Saat itu dibuatlah sistem penulisan bahasa Slavia, yaitu aksara Glagolitsa dan kemudian bertransformasi menjadi Kirillitsa (aksara Kiril).
 

Hari besar dibuat untuk memperingati kedua orang santo tersebut, yakni Hari Aksara dan Kebudayaan Slavia. Hari tersebut mulai dirayakan di Bulgaria sejak abad ke-19, kemudian tradisi ini diteruskan ke negara-negara lain, di mana tersebar bangsa-bangsa Slavia lainnya, seperti di Rusia, Ukraina, Belarus, Moldova, dsb.

Di masa sekarang, untuk memperingati hari tersebut maka diadakan forum-forum ilmiah, festival, pameran, bazar buku, pembacaan puisi, pertunjukan seni, konser dan acara budaya lainnya.