Ayo Berwisata ke Lapangan Merah!



Jika kawan-kawan berkesempatan mengunjungi Moskwa, Ibukota Rusia, alangkah baiknya menyempatkan diri untuk berkunjung ke Lapangan Merah. Lapangan Merah adalah sebuah lapangan yang luas dan megah, dikelilingi bangunan-bangunan indah dan bersejarah yang terletak di jantung kota Moskwa. Lapangan Merah membentang luas yang memiliki panjang 300 meter dengan lebar 70 meter. Awalnya Lapangan Merah ini merupakan pusat perniagaan, tempat berkumpulnya orang-orang dari berbagai tempat serta tempat parade kekaisaran Rusia. Saat ini Lapangan merah masih menjadi tempat berkumpul, tempat kegiatan seni-budaya dan berwisata. Anak-anak Rusia dari berbagai wilayah umumnya pernah berkunjung ke tempat ini untuk dikenalkan pada sejarah dan kebesaran bangsanya. Sebagai pusat kunjungan wisata, Lapangan Merah tak hanya didatangi oleh wisatawan dalam negeri Rusia, melainkan juga para wisatawan dari negara-negara lainnya. Ada sebuah ungkapan tentang Lapangan Merah ini, "jika belum pernah ke Lapangan Merah, maka belum pernah mengunjungi Rusia!". Saat ini, Lapangan Merah juga menjadi tempat parade militer terbesar di Rusia yang selalu diadakan setiap tanggal 9 Mei dalam perayaan Hari Kemenangan.

Sebenarnya "Lapangan Indah", bukan "Lapangan Merah"
Dalam bahasa Rusia, Lapangan Merah ditulis sebagai "Красная Площадь", yang mana kata "красная" berarti 'merah'. Orang-orang berpikir bahwa merah mengacu pada simbol komunisme, ditambah lagi dengan batuan tembok kremlin (benteng) yang juga dicat merah. Namun anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Lapangan telah dibangun sejak abad ke-15 (artinya, sebelum Rusia mengenal komunisme, bahkan ide komunisme modern pun belum ada!) dengan bangunan kremlin yang dibangun masih berbahan dasar kayu. Dalam perkembangannya, orang-orang mulai menggunakan batu sebagai dinding Kremlin, namun catnya masih berwarna putih. Dapat disimpulkan bahwa pembangunan Kremlin ini tak ada hubungannya dengan ide komunisme yang usung Uni Soviet. Adapun penggunaan kata "красная", dalam bahasa Rusia kuno memiliki dua arti, selain 'merah' juga bisa berarti 'indah' (akar katanya adalah "крас", masih serumpun dengan kata красить - mengecat/menghias, прекрасно - indah/menyenangkan, красивая - cantik/elok). Jadi makna yang lebih tepat untuk "Lapangan Merah" sebenarnya 'Lapangan Indah'! :D

Lukisan tentang suasana Lapangan Merah di masa lalu
Jika demikian, mengapakah tetap digunakan istilah "Lapangan Merah"? Mungkin karena nama tersebut sudah terlanjur populer... Lalu, apa saja yang bisa kita temukan jika mengunjungi lapangan yang indah ini?

Kremlin: Saksi Sejarah dalam Pertarungan Politik Rusia
Kremlin diakui sebagai benteng dari abad pertengahan yang terbesar di dunia. Selain sebagai tempat kerja resmi presiden Rusia, Kremlin juga merupakan kompleks yang di dalamnya terdapat empat bangunan istana dan empat katedral. Selain itu, di dalam Kremlin ini juga terdapat lonceng terbesar dan meriam terbesar di dunia lho!

Kremlin dalam bahasa Rusia ditulis sebagai "Кремль", yang berarti 'benteng'. Karenanya, di kebanyakan kota-kota di Rusia, akan ditemukan juga kremlin-kremlin lainnya di sana. Namun ketika bicara tentang "Kremlin", umumnya orang-orang, khususnya orang non-Rusia akan langsung mengacu pada Kremlin yang ada di kota Moskwa.

Tembok dan Menara Kremlin
Saran dari saya, jika kawan-kawan mengunjungi Lapangan Merah, sediakan waktu yang cukup banyak khusus untuk mengunjungi Kremlin ini, sebab di dalamnya terdapat bangunan-bangunan dan benda-benda yang menarik untuk dilihat, yang pastinya juga, Kremlin ini lebih besar dari yang kawan-kawan bayangkan! :D

Katedral St. Basil: Simbol Rusia
Bangunan yang sering dijadikan simbol yang mewakili Rusia ini dibangun atas perintah tsar Ivan IV atau lebih dikenal sebagai Ivan Yang Dahsyat pada abad ke-16. Ciri khas dari Katedral St. Basil ini arsitekturnya yang unik dan memiliki kubah yang indah dengan cat warna-warni. Mungkin keberadaan bangunan ini juga yang membuat Lapangan Merah yang telah kita bahas di atas disebut sebagai 'lapangan yang indah'. Keindahan Katedral St. Basil tak hanya yang bisa kita lihat dari luarnya saja. Interior di dalam bangunan ini juga tak kalah cantik untuk memanjakan mata para pengunjung.

Katedral St. Basil saat musim dingin. Sekilas seperti eskrim :d

Mausoleum Lenin: Ziarah Tokoh Besar Sejarah
Vladimir Ilyich Ulyanov atau lebih dikenal sebagai Vladimir Lenin adalah pemimpin dan penggerak utama revolusi Oktober di Rusia dan merupakan pemimpin pertama Uni Soviet. Lenin meninggal dunia pada tahun 1924 dan tubuhnya diawetkan serta dijaga di mausoleum yang terletak di tengah-tengah Lapang Merah ini.

Para pengunjung yang ingin masuk ke dalamnya tidak dikenakan biaya untuk tiket sama sekali alias gratis :B Meski demikian, ada adab berkunjung yang dengan sangat ketat dan wajib ditaati, yakni: dilarang mengambil gambar/foto, berbicara, merokok, menggunakan topi bahkan dilarang memasukkan tangan ke dalam saku.

Meski kunjungan ke Mausoleum Lenin ini hanya selewat, namun jika kawan-kawan adalah penggemar sejarah atau politik, maka "ziarah" ini akan sangat berkesan. Mausoleum Lenin ini tidak pernah sepi pengunjung. Antrean masuknya selalu tampak berderet memanjang di luar, bahkan terkadang bisa memanjang hingga ke gerbang Kremlin! Saran saya jika kawan-kawan ingin berkunjung ke Mausoleum Lenin, usahakan tiba di sana tidak terlalu siang, karena tempat tersebut hanya buka tiga jam, yakni dari jam 10.00 s.d 13.00 waktu Moskwa dan tutup setiap hari Senin, Jumat dan hari libur.

Antrean masuk mausoleum Lenin

Tempat Menarik Lainnya?
Selain tiga titik wisata di atas, Lapangan Merah juga masih memiliki beberapa tempat menarik lainnya untuk dikunjungi. Di antaranya adalah Katedral Kazan (katedral pertama yang dibangun kembali saat kejatuhan Uni Soviet), Makam Peringatan Pahlawan Tak Kenal, Menara Kremlin, Museum Sejarah Rusia, pusat belanja GUM dan lain sebagainya...

Nah, untuk kawan-kawan yang pernah berkunjung ke Lapangan Merah, bagaimana kesan kawan di sana? Bangunan apa yang menurut kawan paling menarik untuk dikunjungi? Silakan tulis di komentar! ;)





Pustaka

Sumber Gambar

0 Komentar:

Posting Komentar