Transportasi Darat di Rusia

Keberhasilan infrastruktur kota-kota di Rusia dapat kita lihat dari pengadaan alat transportasinya, khususnya alat transportasi dalam kota dan antarkota. Transportasi umum di kota-kota di Rusia cukup beragam. Di Rusia dapat dijumpai penggunaan bus, bus listrik, trem, metro/kereta bawah tanah dan marshrutka (semacam angkot atau minibus, namun berbeda bentuknya dengan kebanyakan angkot di Indonesia).
Marshrutka, angkotnya Rusia

Bus dan marshrutka adalah kendaraan umum dalam kota yang paling banyak digunakan. Perlu diketahui, bahwa tidak semua kota memiliki marshrutka dan metro. Misalnya, di Kazan dan di Petersburg, jenis angkutan kota yang paling umum adalah bus. Di kota kelahiran saya, di Omsk, tidak ada metro, tapi ada marshrutka sebagai angkutan umum utamanya, sedangkan penggunaan bus di sini saat ini sudah tidak terlalu sering.

Bus Listrik. Biaya pemasangan jalur listriknya cukup mahal.


Penyediaan jenis transportasi dalam kota, biasanya tergantung dari tiap-tiap kota itu sendiri, khususnya dari kebijakan pemerintah dan politik juga. Bus listrik misalnya, saat ini mulai kehilangan perannya akibat seringnya mengalami kerusakan, juga karena untuk pemasangan jalur listrik baru perlu biaya yang cukup mahal, bahkan tidak rasional. Sementara itu, sebagai alternatif, di rute yang sama dengan bus listrik juga sudah mulai dioperasikan angkutan bus atau marshrutka yang baru. Kondisi serupa juga terjadi pada penggunaan trem yang mulai tergantikan secara perlahan.
Trem. Jenis transportasi yang pernah populer di zaman Soviet.


Berbicara tentang angkutan antarkota di Rusia, maka tak bisa mengabaikan begitu saja peran kereta api sebagai alat transportasi massal yang paling banyak digunakan. Perusahaan Kereta Api terbesar di Rusia adalah "Rossiyskiye zhelezniye dorogi" atau disingkat "RZhD" yang sampai saat ini masih menjadi transportasi utama antarkota, baik digunakan oleh orang maupun untuk pemindahan barang. Seperti yang telah diketahui banyak orang, Rusia adalah negara yang memiliki wilayah terluas di dunia. Coba bayangkan, bagaimana Pemerintah Rusia mengatur distribusi barang tanpa adanya rel kereta api? Itu hampir tidak mungkin!
Stasiun Kereta Api di kota Omsk (arsip pribadi)
Untuk pengangkutan barang jarak jauh, penggunaan jasa kereta api adalah pilihan yang paling ekonomis dan terjangkau, sekalipun memerlukan waktu pengiriman yang lama. Untuk menempuh jarak 2000 Km ke titik tujuan, seorang pengguna jasa kereta api memerlukan waktu sekitar 35 jam lho! Untuk ukuran standar orang Rusia, hal ini bukanlah hal yang wah!, bahkan itu sudah menjadi hal yang lumrah, sehingga orang-orang Rusia akan biasa-biasa saja jika harus menempuh jarak jauh dengan waktu yang panjang seperti itu. Sebagai perbandingan, dengan jarak yang sama, jika kita menggunakan jasa pesawat terbang yang hanya memerlukan waktu 3 jam saja, tapi tentunya dengan harga tiga sampai empat kali lebih mahal.

Dengan kereta api, maka pengangkutan barang yang beratnya berton-ton dalam jumlah besar pun masih memungkinkan, yang mana hal ini tidak bisa dilakukan dengan menggunakan pesawat udara atau pun mobil. Oleh karena itu, kereta api merupakan alat transportasi yang sangat penting bagi Rusia. Fakta menarik lainnya, perjalanan dari Moskwa ke Vladivostok di ujung timur Rusia memerlukan waktu 6 hari perjalanan! Namun hal itu tidak terlalu buruk, karena kita bisa melihat tempat-tempat yang paling menawan di banyak wilayah Rusia. Misalnya seperti foto-foto yang tertangkap kamera dari jendela kereta seperti di bawah ini...

Di sepanjang jalur rel kereta, banyak dijumpai panorama padang rumput luas seperti ini
Panorama dari jendela kereta api di Oblast' Ulyanovsk (arsip pribadi)
Panorama di sudut kota Sochi (arsip pribadi)

Ditulis oleh Yekaterina Pavluchkova, Mahasiswi jurusan Otomatika & Telemekanika, Sekolah Tinggi Transportasi Omsk | VK | FB

Diterjemahkan dan disunting oleh Maulana Yodha Permana | VK | FB

0 Komentar:

Posting Komentar