Minggu Palma dalam Tradisi Kristen Ortodoks Rusia

Minggu Palma adalah hari penting bagi umat Kristen yang diperingati sepekan sebelum Paskah. Umat Kristen Ortodoks Rusia menyebut Minggu Palma sebagai "Вербное воскресенье" (dibaca: /vyerb-na-ye va-skryi-sye-nyi/). Perayaan ini merupakan peringatan hari masuknya Kristus ke Yerusalem sebelum disalibkan. Umat Kristen di masa itu menyambut Kristus layaknya raja. Mereka membawa daun palem di tangan mereka sebagai simbol kemenangan atas dosa dan kematian. Adapun saat ini, umat Kristen di seluruh dunia menggunakan jenis daun yang berbeda-beda untuk menyambut Minggu Palma, misalnya di Italia menggunakan ranting zaitun, di Prancis menggunakan rosmarin atau dafnah, dsb. Adapun di Rusia, umat Ortodoks memperingati Minggu Palma dengan bunga vyerba (semacam dedalu atau gandarusa) yang melambangkan kebangkitan kehidupan baru dan datangnya musim semi.

Bunga vyerba, simbol Minggu Palma dan Paskah di Rusia

Di Minggu Palma ini umat Kristen Ortodoks Rusia saling memberi selamat dengan mengucapkan: "Со светлым вербным воскресеньем!" (dibaca: /sa-svye-tlym va-skryi-sye-nyim/) yang berarti 'Selamat merayakan Minggu Palma yang Suci!' atau dengan mengucapkan "Со Входом Госпoдним в Иерусалим!" (dibaca: /sa-vkho-dam gas-po-dnyim v-iye-ru-sa-lim/) yang berarti 'Selamat hari Masuknya Sang Raja ke Yerusalem'.

Pada malam Minggu Palma, Patriakh Moskwa dan Seluruh Rus biasanya melaksanakan liturgi Ilahi di Gereja Kristus Sang Juru Selamat di Moskwa dengan mempersembahkan ranting vyerba. Sehari setelah Minggu Palma, saat umat Ortodoks melaksanakan puasa paling ketat selama seminggu dalam Pekan Suci. Rangkaian puasa ini kemudian diakhiri dengan perayaan Paskah.





Sumber Bacaan dan Gambar:

0 Komentar:

Posting Komentar