Vasily Zhukovsky


Vasily Andreyevich Zhukovsky adalah seorang penyair, penerjemah dan pengajar Rusia abad XIX. Ia merupakan salah satu pendiri gerakan sastra romantisme di Rusia dan dianggap sebagai mentor bagi banyak generasi penulis Rusia.

Ia terlahir sebagai anak tidak sah tuan tanah bernama Afanasy Bunin dari hubungannya dengan seorang wanita Turki, Salhi. Vasily menerima nama keluarga dari seorang bangsawan miskin dari Belarus yang menjadi ayah baptisnya dan kemudian menjadikannya sebagai anak angkatnya. Meski diangkat anak oleh keluarga bangsawan, ia tidak serta merta mendapat gelar bangsawan, karenanya untuk mendapatkan status yang tinggi, ia diberikan pendidikan di sekolah asrama, didaftarkan secara fiktif dalam satuan pasukan hussar, sehingga Vasily mendapat pangkat opsir dan status bangsawan.

Ketika ia belajar di sekolah asrama di bawah Universitas Moskwa, Zhukovsky yang masih berusia 14 tahun telah dipercaya menjadi ketua komunitas sastra muda "Sobraniye". Pada 1802 Vasily Andreyevich berkenalan dengan Karamzin dan mulai menggemari aliran sentimentalisme. Karya-karya pertamanya di antaranya adalah "Вадим Новгородский" (Vadim Novgorodsky, 1803) dan "Сельское кладбище" (Desa Pekuburan, 1802) yang merupakan terjemahan bebas dari elegi karya penyair Inggris, Thomas Gray.

Karya-karya Zhukovsky diterbitkan di majalah "Vestnik Yevropy" (Kabar Eropa), tempatnya pertama bekerja sejak 1805. Pada 1808 ia mulai bekerja sebagai redaktur di majalah tersebut. Di tahun yang sama untuk pertama kalinya ia tertarik mendalami balada "Lenore" karya Gottfried Bürger. Kemudian ia membuat terjemahan bebas berdasarkan balada Jerman tersebut dan muncullah karyanya yang berjudul "Lyudmila". Kemunculan karyanya ini dianggap sebagai kelahiran aliran romantisme Rusia. Selanjutnya Zhukovsky menulis balada berjudul "Svetlana", versi terjemahan yang lebih akurat atas karya Gottfried Bürger yang diterbitkan atas namanya sendiri.

Karya besar lainnya yang ditulis Zhukovsky lahir saat terjadi pendudukan Moskwa oleh pasukan Prancis tahun 1812. Sambil menunggu pertempuran di dekat Tarutino, Zhukovsky menulis "Певца во стане русских воинов..." (Seorang Pendendang di kamp Pasukan Rusia...) yang oleh generasi sezamannya dihapal luar kepala oleh banyak orang.

"Pushkin dan Zhukovsky di Rumah Glinka" karya Viktor Artamonov
Pada 1815, Komunitas Arzamas muncul dalam kehidupan sastra Rusia dan menyatukan para pendukung aliran Karamzin yang baru sekaligus melahirkan aliran oposisi terhadap kelompok masyarakat "retrograd", sebutan bagi para anggota komunitas "Obrolan Para Pencinta Kata Rusia" (Беседа любителей русского слова).

Di antara para anggota komunitas Arzamas, terdapat sejumlah politisi, di antaranya adalah Uvarov, Bludov, serta para anggota Gerakan Desembris (Dekabrist), Orlov dan Turgenev, juga penyair Rusia terkenal, Batyushkov, Vyazemsky, paman serta keponakan Pushkin. Vasily Zhukovsky menjadi sekretaris di komunitas tersebut. Setiap anggota komunitas ini biasa memberikan julukan lucu satu sama lain, tak terkecuali Zhukovsky yang mendapat julukan "Svetlana" yang diambil dari judul balada yang ditulisnya. Zhukovsky sendiri merasa terhormat saat dipanggil dengan sebutan "Svetlana".

Zhukovsky sering mengunjungi Derpt (kini Tartu) sehingga ia tidak bisa selalu hadir dalam pertemuan-pertemuan yang diadakan komunitasnya. Namun ia tetap aktif terus mengirimkan karya-karyanya ke sana, seperti puisi parodi "Овсяный кисель" (Bubur Gandum) yang para anggota Arzamas dengan suara bulat memuji karyanya sebagai "райским кремом" (krim surga).

Pada 1817, muncul babak baru dalam kehidupan Zhukovsky. Selain menjadi penyair, ia memulai profesinya sebagai guru bahasa Rusia bagi Putri Agung Rusia Aleksandra Fyodorovna yang di kemudian hari menjadi permaisuri Tsar Rusia. Tentunya Zhukovsky menjalani pekerjaannya ini dengan antusias. Ia tidak memisahkan pengajaran bahasa Rusia dari sastra dan kegiatan menulis. Sambil mengajar, Zhukovsky masih terus menulis, bahkan di masa itu ia menghasilkan beberapa balada yang berjudul "Vadim", "Tsar Hutan", "Ksatria Togenburg" dan lain sebagainya.

Zhukovsky mengajar calon Tsar, Aleksandr II
Pada 1825 Vasily Zhukovsky kembali ditunjuk sebagai pengajar. Kali ini untuk calon Tsar, Aleksandr II. Dalam biografi Aleksandr II, disebutkan bahwa pengaruh Zhukovsky begitu besar terutama dalam membentuk pandangan hidup Sang Tsar yang dikenal sebagai "Tsar Pembebas" ini. Zhukovsky yang juga memiliki pengaruh besar di istana berkali-kali menolong beberapa penyair masa itu. Ia pernah membebaskan Taras Shevchenko (penyair Ukraina) dari perbudakan, serta memohon keringanan hukuman bagi Pushkin bahkan meminta keringanan bagi para pemuda yang terlibat dalam pemberontakan Desembris.

Tsar muda akhirnya naik takhta, membuat Zhukovsky pensiun dari pekerjaannya. Tak lama kemudian, ia menikah dengan gadis muda berusia 19 tahun bernama Yelizaveta Reitern. Ia menghabiskan 12 tahun terakhir masa hidupnya di Jerman bersama istri dan anak-anaknya.

Vasily Zhukovsky wafat pada 24 April 1852 di Baden-Baden. Jenazahnya dikirim ke Rusia dan dimakamkan di Sankt-Peterburg.


Sumber Bacaan

Sumber Gambar

0 Komentar:

Posting Komentar