Blog Jiwa Rusia Pelajari bahasanya, kenali budayanya!

Kamis, Desember 30, 2021

Sejarah Perayaan Tahun Baru di Rusia

Kemunculan Perayaan Tahun Baru di Tanah Rus

Sejak ditetapkannya Kristen sebagai agama resmi di Tanah Rus oleh Pangeran Vladimir I pada abad ke-10, bangsa Rus mulai menggunakan sistem perhitungan tahun berdasarkan sistem kalender Bizantium. Perhitungan tahun berdasarkan sistem Bizantium ini dimulai dari "masa penciptaan dunia" berdasarkan Alkitab yang dimulai dari tahun 5508 SM. Sistem penanggalan tersebut cocok dengan perhitungan sistem kalender Julian. Perayaan tahun baru awalnya dirayakan setiap musim semi pada bulan Maret, namun sejak abad ke-15 perayaan tahun baru dilakukan pada musim gugur setiap tanggal 1 September. Perayaan ini dilakukan dalam bentuk kebaktian yang dihadiri oleh Tsar, patriark, perwakilan pemimpin keagamaan, bangsawan dan para abdi negara berkumpul di alun-alun katedral di Kremlin Moskwa untuk melaksanakan upacara khidmat dalam menyambut "awal musim panas yang baru". Kedatangan musim panas saat itu dijadikan patokan awal tahun, itulah mengapa kata "лет" yang merupakan varian kata yang berarti "tahun" dalam bahasa Rusia memiliki akar kata yang sama dengan kata "лето" atau "musim panas".

Поменял осень на зиму. Как Петр I перенес празднование Нового года | Люди |  ОБЩЕСТВО | АиФ Санкт-Петербург
Di masa Pyotr I untuk pertama kalinya masyarakat Rusia merayakan tahun baru di musim dingin.

Pada tanggal 29 dan 30 Desember (atau pada 19 dan 20 Desember menurut perhitungan kalender lama/kalender Julian) tahun 1699 Imperator Pyotr I mengeluarkan dua dekret tentang pengenalan sistem perhitungan tahun yang baru dan tentang perayaan tahun baru. Dokumen-dokumen yang ditulis mulai saat itu harus mengacu pada hari kelahiran Kristus dan bukan pada "masa penciptaan dunia", sehingga tahun 7208 yang tercatat pada saat itu dikonversi menjadi tahun 1699. Adapun untuk merayakan tahun baru Rusia harus mencontoh negara-negara Kristen di Eropa, yakni pada musim dingin setiap tanggal 1 Januari. Meski demikian, Imperator Pyotr I tidak memperkenalkan kalender Gregorian meskipun banyak negara di Eropa yang beralih ke kalender Gregorian. Karena itulah hingga abad ke-20 Rusia masih mempertahankan perhitungan tahun berdasarkan kalender Julian dan merayakan tahun baru 11 hari lebih lambat dari kebanyakan negara Eropa lainnya.

Pohon Cemara sebagai Simbol Natal dan Tahun Baru

Berdasarkan dekret 30 Desember 1699, Pyotr I memberikan perintah untuk menghiasi jalan-jalan utama Moskwa dan rumah-rumah bangsawan, dengan tumbuhan runjung serta cabang-cabang pepohonan, juga di gerbang atau di atas penduduk. Untuk memberikan contoh kepada masyarakat, ia menggunakan pohon cemara yang dipasang di Gostiny Dvor. Tsar mengadopsi kebiasaan ini dari orang-orang Eropa yang tinggal di pemukiman Jerman (kini masuk dalam wilayah Lefortovo).

Warga kota harus saling memberi selamat, membuat api unggun di pinggir jalan-jalan, menembakkan senapannya ke udara serta melepaskan kembang api. Lapangan Merah saat itu mulai dijadikan tempat perayaan utama tahun baru, di mana kembang api, tembakan senapan dan meriam turut memeriahkan perayaan acara tersebut. Liburan tahun baru berlangsung hingga tujuh hari. Selain itu diperkenalkan juga tradisi pesta topeng bagi masyarakat. Selanjutnya, di masa pemerintahan Yelizaveta I pesta dansa dengan topeng yang diadopsi dari tradisi Eropa barat menjadi mode tersendiri bagi kaum bangsawan Rusia.

Pohon cemara atau pohon Natal untuk publik untuk pertama kalinya dipasang pada hari Natal tahun 1852 di Sankt-Peterburg, tepatnya di bangunan stasiun kereta api Yekaterina. Setelah itu mulai dipasang juga pohon-pohon Natal di tempat umum lainnya, misalnya di Moskwa dipasang di gedung Blagorodniy di Okhotniy ryad (kini gedung itu bernama Dom Soyuzov). Para bangsawan, saudagar dan pemilik bisnis industri turut memeriahkan tahun baru dengan menyelenggarakan pesta amal tahun baru bagi anak-anak.

Pohon Natal amal yang dipasang untuk menghiasi sekolah pada abad ke-19.

Pohon-pohon Natal ini pada umumnya dihiasi sejak tanggal 25 Desember hingga tahun baru atau hingga Baptisan tanggal 19 Januari.  Perayaan tahun baru saat itu hanya dianggap sebagai perayaan tambahan dari perayaan Natal itu sendiri. Dekorasi awal untuk pohon Natal saat itu umumnya lekat dengan figur-figur bertema Kristen. Lilin, manisan, buah-buahan dan kacang-kacangan juga digunakan sebagai hiasan. Biasanya bintang yang melambangkan "Bintang Betlehem" dipasang di bagian paling atas pohon cemara itu sebagai mahkotanya. Hiasan untuk pohon cemara ini terus berkembang, sehingga orang-orang Rusia mulai mendatangkan hiasan dan mainan yang terbuat dari kaca dengan mengimpornya dari Jerman. Karena semakin banyaknya permintaan masyarakat Rusia terhadap hiasan kaca untuk pohon Natal, maka pada akhir abad ke-19 pabrik bola kaca dan manik-manik didirikan di Rusia di dekat kota Klin oleh Pangeran Aleksandr Menshikov, cicit kesayangan Imperator Pyotr I. Tradisi ini sempat terputus selama terjadi Perang Dunia I. Pada tahun 1915 tawanan perang Jerman yang berada di rumah sakit Saratov mengadakan pesta Natal yang menyebabkan reaksi yang sangat negatif dari media massa Rusia. Akibatnya sejak itu Tsar Nikolay II melarang pemasangan pohon cemara untuk perayaan Natal.

Perayaan Tahun Baru setelah Revolusi Oktober

Setelah Revolusi Oktober 1917, larangan yang pernah ditetapkan oleh Tsar Nikolay II itu dicabut, sehingga pada 31 Desember 1917, pohon Natal publik dibuat kembali di Sekolah Artileri Mikhailovsky di Petrograd. Sedangkan Moskwa yang menghadapi serangan penembakan di Kremlin pada November 1917 membuatnya tidak mengadakan perayaan. Pada 24 Januari 1918, Dewan Komisaris Rakyat RSFSR atau yang dikenal sebagai "Sovnarkom" mengadopsi dekret tentang pengenalan kalender Gregorian yang digunakan di Eropa Barat untuk digunakan di Rusia. Dekret tersebut ditandatangani oleh Ketua Dewan Komisaris Rakyat Vladimir Lenin pada tanggal 26 Januari. Karena adanya perbedaan 13 hari antara penanggalan antara perhitungan kalender lama Julian yang sebelumnya digunakan di Rusia dengan kalender baru Gregorian, maka berdasarkan dokumen tersebut hari berikutnya setelah 31 Januari 1918 bukanlah 1 Februari, melainkan 14 Februari. Namun pihak Gereja Ortodoks Rusia tidak menerima aturan baru tersebut sehingga perhitungan tanggal dan hari besar keagamaan di Gereja Ortodoks Rusia tetap mengacu pada kalender lama Julian. Inilah mengapa umat Gereja Ortodoks Rusia tidak merayakan Natal pada 25 Desember berdasarkan kalender Gregorian, tapi pada tanggal 7 Januari (yang bertepatan dengan tanggal 25 Desember berdasarkan kalender Julian). Setiap 14 Januari, umat Gereja Ortodoks Rusia juga masih tetap merayakan tahun baru berdasarkan kalender lama Julian, sehingga muncul istilah "Старый Новый Год" atau "Tahun Baru Lama".

Ilustrasi propaganda tentang Vladimir Lenin yang merayakan tahun baru dengan anak-anak.

Pada tahun-tahun awal berdirinya Uni Soviet, tradisi liburan Natal dan tahun baru masih tetap dipertahankan. Para pejabat negara dan pemimpin partai mengadakan pesta untuk anak-anak dan menghias pohon Natal di Istana Besar Kremlin. Namun pada pertengahan tahun 1920-an muncul kebijakan yang kontra terhadap tradisi keagamaan. Pada 24 September 1929 Dewan Komisaris Rakyat mengeluarkan aturan tentang pelarangan perayaan Natal. Di saat yang sama muncul juga usulan untuk menggeser perayaan tahun baru pada 1 Januari ke tanggal 7 November (perayaan Hari Revolusi Oktober). Usulan tersebut tidak disepakati, tapi perayaan tahun baru juga dibatalkan karena dianggap sebagai tradisi "borjuis" dan "sisa tradisi gereja".

Kembalinya Liburan Tahun Baru di Uni Soviet

Pada tanggal 28 Desember 1935, surat kabar Pravda menerbitkan sebuah artikel yang ditulis oleh Pavel Postyshev, seorang calon anggota Politbiro Komite Sentral Partai Komunis Seluruh Serikat (Bolshevik) dan Sekretaris Kedua Komite Sentral Partai Komunis (Bolshevik) dari Ukraina yang sebagian isinya berbunyi: "Mari kita memasang pohon cemara yang elok bagi anak-anak di Tahun Baru!". Di dalam artikelnya tersebut penulis mengusulkan untuk mengakhiri "penghukuman yang salah terhadap pohon Natal": "Di masa pra-revolusi para pejabat borjuasi dan orang-orang borjuis selalu membuat pohon Natal bagi anak-anak mereka untuk merayakan tahun baru... Mengapa kita harus merampas kesenangan itu dari sekolah-sekolah, panti asuhan, tempat penitipan anak, klub anak-anak, dan istana anak-anak pionir kita, anak-anak dari kaum buruh di negeri-negeri Soviet kita ini, hanya karena sebagian orang yang menyebut dirinya "kiri" pernah mencela hiburan anak-anak ini sebagai usaha orang-orang borjuis?"

Setelah publikasi artikel itu, maka pada hari berikutnya Pravda menerbitkan dekret dari Aleksandr Kosarev, sekretaris Komite Sentral Komsomol (Pemuda Komunis), tentang pengadaan pohon cemara di sekolah, klub anak-anak, dan panti asuhan oleh anggota dan perintis Komsomol pada 1 Januari dengan catatan agar pohon tersebut "menyenangkan dan tidak membosankan." 

Сталин, Карацупа и кукуруза. Как Новый Год стал "антирождеством" — DSnews.ua
Ilustrasi propaganda tentang Iosip Stalin yang merayakan tahun baru bersama anak-anak.

Pada 1 Januari 1936, Pravda mempublikasikan foto Iosip Stalin di halaman depannya dengan ucapan "Selamat tahun baru, tovarisch, dengan kemenangan baru di bawah panji Lenin-Stalin!". Pada tahun yang sama, untuk pertama kalinya di radio, disiarkan salam tahun baru dari ketua Komite Eksekutif Pusat Uni Soviet, Mikhail Kalinin. Pidatonya didedikasikan untuk peristiwa-peristiwa yang terjadi di garis depan Perang Patriotik Raya (Perang Dunia II). Pada tahun yang sama, pohon cemara yang dihias untuk anak-anak dan remaja dan dipersembahkan di Aula Dom Soyuz. Tokoh utama yang identik dengan liburan tahun baru, yakni Ded Moroz (varian dari Sinterklas) dimunculkan di acara tersebut dengan diperankan oleh artis musik estrada Mikhail Garkavi. Setahun kemudian tokoh Snegurochka (cucu perempuan Ded Moroz) ikut dimunculkan bersamanya.

 

Tradisi Baru dalam Perayaan Tahun Baru di Uni Soviet

Pada malam tahun baru 1944, lagu kebangsaan Uni Soviet dimainkan untuk pertama kalinya. Liriknya ditulis oleh Sergey Mikhalkov dan El-Registan (bernama asli Gabriel Ureklyan) dengan diiringi musik karya Aleksander Aleksandrov.

Sejak tahun 1954, perayaan tahun baru untuk anak-anak dan remaja mulai diselenggarakan di Aula Santo Georgiy di Istana Besar Kremlin. Sejak tahun 1962, mulai diadakan di gedung Kongres Istana Kremlin (kini Istana Negara Kremlin). Anak-anak sekolah dan para mahasiswa terbaik diundang untuk menghadiri persembahan pohon cemara Kremlin yang pertama itu. Berita tentang acara tersebut disiarkan di radio, dan berita rincinya diterbitkan di surat kabar. Sejak saat itu, perayaan yang dilaksanakan di Kremlin tersebut dikenal sebagai "pohon cemara utama negara". Sejak pertengahan 1960-an perayaan tersebut mulai dibuat dalam bentuk penampilan drama berdasarkan cerita dongeng.

Pada tahun 1970-an penggunaan televisi mulai meluas di Uni Soviet. Muncul pada saat itu tradisi pidato tahunan yang disiarkan di televisi oleh para pemimpin negara untuk rakyat Soviet. Untuk pertama kalinya pidato semacam itu disiarkan oleh stasiun televisi pusat pada 31 Desember 1970 dengan menampilkan Lenoid Brezhnev, Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Uni Soviet.

https://www.dsnews.ua/static/storage/originals/5/37/0ff0d4c38ccaa1df1ed88c5491704375.jpg
Tipikal mainan untuk hiasan pohon cemara tahun baru di zaman Soviet.

Atribut hiasaan pohon cemara untuk perayaan tahun baru di Uni Soviet juga mengalami perubahan dibandingkan dengan perayaan pada masa Kekaisaran Rusia. Bintang Betlehem di atas pohon cemara mulai digantikan dengan bintang merah berujung lima dilengkapi dengan hiasan lilin dan karangan bunga dari kabel listrik. Alih-alih kacang, buah-buahan dan figur-figur Natal, masyarakat Soviet mendekorasi pohon cemaranya dengan hiasan yang menyimbolkan Uni Soviet, seperti Kremlin, pesawat terbang, kosmonot, satelit, gandum, jagung dll. Sejak masa Uni Soviet, pohon cemara tak lagi menyimbolkan Natal yang bernilai religius, tapi lebih pada simbol perayaan tahun baru dengan tujuan sebagai hiburan bagi anak-anak.

Perayaan Tahun Baru di Rusia Baru

Setelah bubarnya Uni Soviet, tradisi perayaan tahun baru yang pernah dilakukan oleh masyarakat Soviet umumnya masih terus dilestarikan, namun dengan beberapa penyesuaian. Pada bulan Desember 1996 untuk pertama kalinya pohon cemara yang masih hidup ditampilkan di Lapangan Katedral Kremlin atas inisiatif Presiden Federasi Boris Yeltsin. Pertunjukan utama pohon cemara seluruh Rusia dikenal juga sebagai "pertunjukan utama pohon cemara presiden" dilaksanakan di Istana Negara Kremlin. Setiap tahunnya ada lebih dari 5 ribu anak-anak dari seluruh Rusia menghadirinya. Mereka adalah para pemenang lomba dan olimpiade, anak-anak panti asuhan dan sekolah asrama, anak-anak yatim-piatu dari daerah konflik, dll.

Pada malam tahun baru, Presiden Federasi Rusia memberikan selamat kepada warga Rusia. Setelah pidato kepala negara, televisi dan radio menyiarkan suara lonceng Menara Spasskaya Kremlin tepat pada tengah malam yang menandai awal tahun baru. Kemudian lagu kebangsaan Federasi Rusia akan dimainkan.

Красную площадь снова закроют на Новый год — РБК
Hiasan tahun baru di Lapangan Merah, Moskwa.


Tanggal Liburan Tahun Baru

Tanggal-tanggal yang diatur sebagai masa liburan tahun baru secara resmi di Rusia pernah mengalami perubahan selama beberapa kali. Hari libur tahun baru yang bertepatan pada 1 Januari baru diresmikan di Rusia pada tahun 1948 sesuai dengan keputusan Presidium Soviet Tertinggi Uni Soviet tertanggal 23 Desember 1947. Tanggal 7 Januari baru mendapat status sebagai hari libur Natal setelah 43 tahun kemudian, setelah adanya dekret Soviet Tertinggi RSFSR 27 Desember 1990.

Pada 25 September 1992, berdasarkan amandemen Undang-Undang Perburuhan RSFSR, ditetapkan bahwa tanggal 2 Januari menjadi hari libur kerja sebagaimana tanggal 1 dan 7 Januari. Liburan ini juga disebutkan dalam Undang-Undang Perburuhan Federasi Rusia (ditetapkan pada 30 Desember 2001, mulai berlaku pada 1 Februari 2002).

Pada tanggal 29 Desember 2004, amandemen pasal 112 dari Kode Perburuhan Federasi Rusia menyatakan bahwa liburan Tahun Baru berlangsung dari 1 Januari hingga 5 Januari secara inklusif, sedangkan 6 Januari adalah hari kerja, dan hari Natal (7 Januari) adalah hari libur. Namun pada hari ke-6 pun orang-orang tidak masuk kerja.

Sejak tahun 2013, liburan tahun baru secara resmi berlangsung dari 1 Januari hingga 8 Januari, sesuai dengan amandemen Undang-Undang Perburuhan Federasi Rusia pada 23 April 2012. Hari libur (libur akhir pekan) yang bertepatan dengan hari libur ini dapat ditunda dengan keputusan dari pemerintah Rusia ke tanggal lain, misalnya ditambahkan ke liburan di bulan Mei (bersama dengan perayaan hari buruh atau hari Kemenangan).

 

 

Sumber Bacaan:

ТАСС: История Нового года в России. Досье.


Selasa, Desember 14, 2021

Kemunculan Teater-Teater Pertama di Rusia

 

Ruang penonton di Teater Bolshoy di Moskwa

Bangsa Rusia terkenal sebagai bangsa yang sangat menjunjung tinggi seni dan budaya. Salah satu bentuk seni yang digemari di Rusia adalah teater. Unsur-unsur teater sebagai seni pertunjukan sebenarnya telah muncul di Rus Kuno, khususnya pada upacara-upacara pagan seperti pada acara pernikahan atau kelahiran. Selanjutnya seni pertunjukan ini berkembang sehingga muncul kelompok penghibur yang disebut "skomorokhi". Mereka mengenakan kostum tertentu saat melakukan pertunjukan. Biasanya kelompok skomorokhi ini beraksi di pasar atau bertualang dari desa ke desa untuk mencari penonton. Ide-ide yang mereka gunakan untuk pertunjukannya diambil dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Terkadang penguasa, baik itu pangeran maupun boyar (bangsawan penasihat tsar atau pangeran) menjadikan beberapa orang dari skomorokhi ini untuk menjadi pelawak istana.

Memasuki abad XVII bangsa Rusia mulai mengenal apa yang disebut seni pertunjukan yang disebut sebagai "teater rumahan". Seni ini diperkenalkan oleh para imigran dari Eropa yang menetap di Rusia pada saat itu. Diawali oleh warga Moskwa yang mulai sering menghadiri pertunjukan teater rumahan tersebut, hingga akhirnya mereka akrab dengan seni teater. Teater profesional di Rusia muncul pertama kalinya di masa pemerintahan Tsar Aleksey Mikhailovich Romanov (Tsar Aleksey I). Pertunjukan teater pertama diselenggarakan oleh Boyar Artamon Matveyev pada 17 Oktober 1672 yang dipersembahkan untuk Tsar dan para bangsawan. Pertunjukan ini disutradarai oleh seorang pastur Lutheran bernama Johann Gottfried Gregory. Tempat yang dipilih untuk pertunjukan ini adalah kediaman Tsar di Desa Preobrazhenskoye, tidak jauh dari Moskwa. Sebuah gedung teater dibangun di tempat tersebut dengan perlengkapan khusus. Bangunan yang dinamakan "Komediynaya khoromina" itu dibangun dengan bahan dasar kayu yang dilengkapi dengan palisade (pagar tinggi) yang melingkarinya serta beberapa gerbang. Di dalamnya terdapat karpet di lantainya dan disediakan pula bangku untuk penonton. Tempat khusus juga disediakan bagi Tsar dan keluarganya.

Pertunjukan pertama tersebut berjudul "Artaksyerksovo deystvo" (Aksi Artahsasta). Meski drama ini mengambil plot dari kisah alkitabiah, tapi dalam penampilannya memiliki unsur sekuler. Ada sekitar 60 orang yang terlibat dalam produksi pertunjukan ini. Peran-peran utamanya dimainkan oleh aktor profesional dari luar negeri, sedangkan peran lainnya dimainkan oleh para prajurit asing yang bertugas di Rusia serta anak-anak mereka. Kostum untuk para aktor dijahit menggunakan kain yang mahal, panggung begitu terang dengan nyala lilin, dan pertunjukan teater itu sendiri berlangsung hampir sepanjang hari, lengkap dengan nomor koreografinya serta alunan alat musik. Setelah pertunjukan perdananya, pertunjukan drama ini diadakan terus secara rutin. Setelah kematian Tsar Aleksey Mikhailovich pada 1676 pertunjukan drama ini dihentikan, namun masih banyak bangsawan yang terus mengadakan pertunjukan drama tersebut di kediaman mereka masing-masing.

Minat teater meningkat pesat di Rusia di masa pemerintahan Tsar Pyotr I (Tsar Pyotr Yang Agung). Tsar menghadiri sejumlah pertunjukan teater ketika ia melakukan perjalanan ke Eropa dan menyadari bahwa seni teater penting untuk terus dikembangkan. Pada musim dingin tahun 1702 pemerintah Rusia mendatangkan rombongan teater keliling Jerman yang dipimpin oleh Johann Kunst. Gedung teater baru didirikan di Lapangan Merah. Di sana Kunst tidak hanya memimpin rombongan dan memberikan pertunjukan teater saja, namun juga mengajarkan seni teater kepada anak-anak. Pertunjukan mereka berlangsung hingga tahun 1706, kemudian para aktor meninggalkan Rusia. Teater-teater amatir dan teater kekaisaran terus berkembang di Rusia hingga pertengahan abad ke-18. Istana kekaisaran juga terus dikunjungi oleh para seniman asing yang menghibur kaum bangsawan. Pada tahun 1750 teater profesional Rusia pertama didirikan di Yaroslavl oleh aktor dan sutradara bernama Fyodor Grigoriyevich Volkov. Dalam sekali pertunjukan gedung teater tersebut dapat menampung hingga 1000 penonton.

06 img123.jpg
Teater Fyodor Volkov di Yaroslavl

Pada tahun 1756 di masa pemerintahan Imperatritsa Yelizaveta Petrovna untuk pertama kalinya didirikan bangunan teater permanen nasional yang pertama di kota Sankt-Peterburg. Teater ini juga didirikan untuk publik, sehingga masyarakat bisa menghadirinya dengan membayar sejumlah biaya tertentu. Terkadang para aktor juga memberikan pertunjukan gratis untuk bangsawan istana. Teater ini pertama kali dipimpin oleh seorang penyair dan penulis drama terkenal, Aleksandr Sumarokov. Pertunjukan-pertunjukan di teater ini cukup populer sehingga tiket pertunjukan selalu terjual habis dengan cepat. 


Sumber:

Маргарита Ковынева. Культура.РФ: Когда в России появился первый театр?

VolkovTeatr.ru: История Первого русского театра



Sabtu, Desember 11, 2021

Dari Mana Asal-Usul Kata "Rusia"?

Кто такие варяги? Где они жили? рассказывает историк | Правмир 

Lukisan berjudul "Tamu dari Seberang Laut" karya Nikolay Konstantinovich Rerikh.


Dalam bahasa Rusia dikenal paling tidak tiga kata yang merujuk pada makna "Rusia", yakni kata "Русь", "русский" dan "Россия". Kata "Русь" atau "Rus'" umumnya bermakna 'Tanah Rus'. Kata "русский" merupakan kata sifat yang bisa berarti 'bahasa Rusia', 'orang Rusia (lk)', dan hal lainnya yang berkaitan dengan karakter nasional bangsa Rusia. Adapun kata "Россия" umumnya bermakna 'negara Rusia'.


File:Lestvitsa-1387.jpg - Wikimedia Commons

Penyebutan pertama kata "Rusia" yang ditulis dalam aksara Kiril, ditemukan dalam halaman akhir karya Ioann dari Sinai yang kemudian ditulis ulang oleh Metropolitan Kiprian.

Ilmu pengetahuan kontemporer belum mendapatkan jawaban yang pasti tentang bagaimana kata-kata tersebut muncul. Kebanyakan peneliti memperkirakan bahwa sebutan "Русь" atau "Rus'" digunakan sebagai sebutan suatu bangsa atau suku cikal-bakal bangsa Rusia. Dalam "Повесть временных лет" (Kisah Tahun-Tahun yang Lampau) yang ditulis pada awal abad XII disebutkan tentang peristiwa yang terjadi pada tahun 862:

"И пошли за море к варягам, к руси. Те варяги назывались русью, как другие называются шведы".
"Dan pergilah mereka ke seberang lautan kepada orang-orang Varyag, kepada Rus'. Orang-orang Varyag (Varangia) itu disebut Rus', seperti yang lainnya disebut sebagai orang-orang Swedia".

Dalam sumber catatan yang sama dituliskan bahwa pada tahun 882 terjadi peristiwa berikut:
"И сел Олег, княжа, в Киеве, и сказал Олег: "Да будет это мать городам русским". И были у него варяги, и славяне, и прочие, прозвавшиеся русью"
"Dan Oleg pun duduk (di takhta), sebagai Pangeran di Kiev, kemudian Oleg bersabda: "Jadilah (kota) ini menjadi ibu bagi kota-kota Rus'". Dan bersamanya ada orang-orang Varyag, Slavia, dan lainnya, yang disebut Rus'".

Dmitry Likhachyov, seorang ahli bahasa, mengomentari catatan kuno tersebut, bahwa tidak jelas apakah yang disebut "Русь" di sana hanya kelompok "yang lain" (прочие) itu atau mencakup semua kelompok yang disebutkan, yakni orang Varyag, orang Slavia (istilah “Slavia” di sini secara spesifik merujuk pada suku Sloven (dan bukan Slovenia, bukan pula Slavia secara keseluruhan), yakni penduduk awal di sekitar Novgorod dan Danau Ilmen) dan suku lainnya.


Cukup banyak hipotesis tentang kemunculan kata "Rus'". Berikut adalah tiga hipotesis utama tentang kemunculan kata tersebut. Berdasarkan teori Norman (orang utara), upaya melacak kata "Rus'" mengarah pada kata "Ruotsi" dalam bahasa Finlandia yang berarti "Swedia". Sejak abad XVIII para pendukung teori Norman ini mencoba membuktikan bahwa orang-orang Varyag pimpinan Ryurik dari Swedia datang ke Tanah Rus' lalu memberikan sebutan Rus' untuk suku-suku yang dikuasainya. Namun, belakangan ini teori tersebut dikritik oleh para peneliti karena pada sumber-sumber Skandinavia tidak ditemukan peristiwa semacam itu. Para ilmuwan juga berdebat tentang siapa yang disebut sebagai orang-orang Varyag itu. Meski secara kebanyakan orang menganggap bahwa orang-orang Varyag adalah orang-orang Skandinavia keturunan Jerman, namun ada juga versi yang berpendapat bahwa orang-orang Varyag adalah mereka yang pernah tinggal di sisi selatan Laut Baltik dan masih merupakan suku-suku bangsa Slavia. Versi ini juga menjelaskan bahwa kata Rus' dalam Letopis' (catatan sejarah) tentang orang-orang Varyag sebenarnya bukanlah orang-orang Swedia. Namun versi ini juga tidak menyangkal bahwa pangeran-pangeran Rusia memang mengundang orang-orang Skandinavia untuk menjadi tentara bayaran di wilayahnya. Tentang perjalanan ke Tanah Rus "untuk bekerja" ini juga disebutkan dalam sumber-sumber sejarah Jerman Utara.

Teori kedua menyatakan bahwa kemunculan kata "Rus'" merupakan kata dari bahasa Indo-Arya. Berdasarkan teori ini, kata "Rus'" memiliki akar kata ruksa-/ru(s)sa- ("sinar, terang") sehingga kata "Русь" diterjemahkan sebagai "Sisi Putih" atau "Tanah yang Terang". Sedangkan teori ketiga menyebutkan bahwa kata ini berasal dari bahasa Slavia, tepatnya dari bahasa Proto-Slavia dari akar kata rud-/rus- yang berarti "merah, kemerahan". Para pendukung teori terakhir ini menyatakan bahwa bangsa tersebut menggunakan nama ini berdasarkan nama sungai Ros', anak sungai Dnieper, atau berdasarkan nama kota "Rusa" yang kini bernama "Staraya Russa". Ada juga versi yang menyatakan bahwa kemunculan kata "русь" menurunkan kata "русло" (alur sungai) sehingga bisa bermakna saluran tempat mengalirnya air. Ini juga berkaitan dengan cara hidup orang-orang Slavia Timur yang umumnya tinggal di sepanjang sungai, sehingga mereka sendiri menyebut orang-orangnya sebagai "rechniye" atau 'orang-orang sungai', sebagaimana orang-orang Badui Arab menyebut diri mereka sebagai 'orang gurun', atau orang-orang Chukchi yang dihidup di tepian laut menamakan diri mereka sebagai 'orang laut'.

Setelah munculnya pemerintahan di Slavia Timur pada awal abad IX, berbagai suku bangsa di sekitarnya kemudian bersatu sebagai bangsa Rus'. Tapi selama beberapa periode fragmentasi feodal pada abad XII-XIV nama "Rus'" hanya digunakan untuk pemerintahan pusat yang terpisah. Dalam dokumen-dokumen Novgorod, Rus' disebut sebagai nama wilayah yang terletak bersebelahan dengan mereka, sehingga orang-orang di Novgorod saat itu menganggap wilayahnya bukan bagian dari "Tanah Rus'".

Dalam Kronik Suriah (Zakharia Rhetor) abad VI disebutkan bangsa yang disebut hros atau hrus yang tinggal di Kaukasus Utara. Belum diketahui, apakah bangsa yang disebutkan tersebut ada hubungannya dengan bangsa Rus'. Bizantium yang terus-menerus menjalin kontak dengan Slavia Timur sejak abad IX setidaknya menyebutkan tentang Rus' dalam beberapa dokumen. Dalam catatan Ortodoks Bizantium tidak menggunakan kata "Rus'", melainkan merujuk dari Alkitab yang menyebutkan mereka sebagai bangsa militan dari utara yang disebut sebagai "рош" (Rosh). Dalam bahasa Yunani, bunyi huruf "ш" dari bahasa Ibrani dilafalkan sebagai [s], sehingga suku yang dituliskan dalam alkitab sebagai "Rosh" dilafalkan sebagai "Ros". Dalam catatan tersebut juga disebutkan bahwa penamaan "Ros" ini karena penampilan mereka. Namun sang penulis catatan tersebut tidak mendeskripsikan penampilan seperti apa yang dimaksud. Meski demikian, para peneliti berasumsi bahwa kata "ros" yang dimaksud mengacu pada rambut merah dan wajah merah bangsa tersebut.

Dalam tulisan karya Kaisar Bizantium, Konstantin Porphyrogenitus, yang berjudul "Tentang Upacara", ditulis pada abad X, kata "Ρωσία" atau "Rosia" mengacu pada tanahnya orang-orang Ros. Kata ini kemudian dengan cepatnya digunakan dalam penulisan buku, baik buku umum maupun buku-buku gereja Yunani. Pada akhir abad XIV hingga awal abad XV kata tersebut masuk ke dalam bahasa Rusia. Pada abad XV di dalam catatan-catatan Rusia, baik kata "Рѹсь" (atau "Русь") maupun "Рѡсїѧ" (atau "Росия" dengan satu huruf "с") digunakan sebagai istilah yang mengacu pada hal yang sama. Memasuki abad XVII, kata kedua mulai lebih sering digunakan daripada kata pertama. Selain itu, penulisan kata kedua ditulis dengan huruf "с" ganda. Kemungkinan penulisan tersebut mengacu pada analogi penulisan kata "русский" yang menggunakan "c" ganda. Di bawah pemerintahan Ivan Grozny (Ivan IV), sejak 1547 gelar "Tsar" mulai digunakan untuk pemimpin Tanah Rus, sedangkan Kepangeranan Agung Moskwa diubah namanya menjadi "Русское царство" (atau jika mengacu pada cara penulisan dari Bizantium "Российское царство") yang berarti "Ketsaran Rusia". Pada 1721 di bawah pemerintahan Pyotr Yang Agung (Pyotr I) negara Rusia kembali mengalami perubahan nama menjadi "Российская империя" atau 'Imperium Rusia atau Kekaisaran Rusia'.

Dalam perkembangannya, kata "Русь" jadi lebih sering digunakan untuk penulisan konteks tertentu, misalnya dalam penulisan sejarah atau sastra. Kata turunannya, seperti "русский" hingga saat ini masih digunakan sebagai kata sifat untuk merujuk pada karakteristik nasional bangsa Rusia. Dari kata "Россия" sendiri kemudian menurunkan kata sifat "Российский" yang mengacu pada apapun yang berkaitan dengan "Rusia" sebagai negara, serta untuk menjelaskan sesuatu yang ada di dalamnya. Di Siberia dan Timur Jauh, kata "Россия" yang bermakna sempit "bagian Eropa dari negara Rusia" hingga saat ini masih digunakan.


Sumber:
Екатерина Гудкова. Как возникли и что исторически означали слова "Русь", "русский", "Россия"?. Культура.РФ


Selasa, Desember 07, 2021

Kosakata Rusia yang Menjadi Kata Pinjaman di Bahasa Lain

Горбачев изложил своё видение перестройки и развала СССР — Инфокам

Setiap hari kita menggunakan sejumlah kata serapan maupun kata pinjaman dari bahasa lain. Bahasa Rusia juga menjadi salah satu bahasa yang kosakatanya dipinjam ke dalam bahasa-bahasa lain. Kata yang dipinjam umumnya karena kata tersebut sulit atau tidak dapat diterjemahkan begitu saja ke bahasa lain, atau memang tidak ditemukan sinonimnya. Alasan lainnya, proses pinjaman kata ini terjadi karena dianggap proses penerjemahan bisa menghilangkan sebagian makna dari kata yang dimaksud. Apa saja kosakata bahasa Rusia yang menjadi kata pinjaman di bahasa lain?

🧩 Калашников - Kalashnikov
Kata ini berasal dari nama marga penemu senjata api yang sangat terkenal di dunia. Senapan AK-47 dianggap sebagai salah satu penemuan terbesar abad ke-20. Seiring berjalannya waktu, sebutan Kalashnikov kemudian juga merujuk pada senapan itu sendiri.

🧩 Maтpёшкa - Matryoshka
Ide pembuatan boneka kayu matryoshka berasal dari boneka kayu Jepang. Namun saat ini matryoshka telah menjadi salah satu bagian dari identitas budaya Rusia, bahkan menjadi suvenir Rusia paling laris. Istilah "matryoshka" berasal dari nama wanita Rusia "Matryona".

🧩 Boдкa - Vodka
Awal kemunculan istilah "vodka" sebenarnya masih belum diketahui dengan pasti, namun namanya telah dikenal di dunia sebagai minuman beralkohol khas Rusia. Sebagian peneliti berhipotesis bahwa istilah "vodka" berasal dari kata "voda" yang berarti 'air'.

🧩 Cпyтник - Sputnik
Di masa puncak perkembangan antariksa Soviet, istilah-istilah yang berkaitan dengan program antariksa seperti Lunokhod, Soyuz, Mir, Vostok dan Sputnik mulai dikenal. Selain bermakna satelit luar angkasa, "sputnik" secara harfiah juga berarti teman perjalanan.

🧩 Бopщ - Borsch
Meski asal-usulnya masih kontroversi, namun borsch telah dikenal di dunia sebagai bagian dari kuliner khas Rusia bersama bliny, vatrushki, pirogi, kasha, kvas dan smetana. Sup merah yang terbuat dari bit ini biasanya disajikan dengan daging sapi, kubis dan smetana.

🧩 Пepecтpoйкa - Perestroika
Istilah ini mulai banyak dipinjam ke bahasa lain di dunia, khususnya di tahun 80-an hingga 90-an. Istilah yang berarti "pembangunan kembali" ini dipopulerkan oleh Mikhail Gorbachev di Leningrad pada tahun 1985 di pertemuan Partai Komunis Uni Soviet.

🧩 Дaчa - Dacha
Dacha adalah rumah yang dibangun di pinggir kota untuk tempat istirahat atau liburan musim panas. Dacha sebenarnya telah muncul di Rusia sebelum masa Tsar Pyotr I, namun banyak orang yang menganggap dacha muncul seiring dengan kebijakan baru Tsar Pyotr I di Rusia.  

🧩 Caмoвap - Samovar
Alat pemanas teh ini pertama kali dibuat di Tiongkok, namun kemudian menyebar secara luas di Rusia sehingga samovar dianggap bagian dari budaya nasional Rusia. Istilah samovar berasal dari "sam" dan "var(it')" yang berarti 'dapat memanaskan sendiri'.

Bagaimana dengan kata-kata ini?
👉 Сухой - Sukhoi
👉 царь - tsar
👉 рубль - rubel
👉 бабушка - babushka
👉 гласность - glasnost
👉 ушанка - ushanka
👉 Чебурашка - Cheburashka
👉 товарищ - tovarisch

Apakah kalian mengenalinya juga? Kira-kira apa artinya, ya? 🧐

Kosakata Rusia apa lagi yang menurut kalian cukup populer dan masuk dalam kategori kata pinjaman di bahasa lain? 🤓


Sabtu, Desember 04, 2021

Di Masa Pandemi Seperempat Penduduk Rusia Mengubah Hobinya Menjadi Pekerjaan

 

Pandemi Covid-19 mengubah banyak aspek dalam kehidupan manusia saat ini. Salah satu dampak yang terbesar adalah berubahnya mata pencaharian akibat adanya pembatasan-pembatasan untuk pekerjaan tertentu. Hal ini juga terjadi di Rusia, sehingga banyak orang yang mulai mencari pendapatan sampingan. Berdasarkan survey dan studi oleh Boosty.to dan ResearchMe pada musim gugur tahun 2020 terhadap 8 ribu responden, didapatkan data bahwa minat pada kegiatan kreatif dan hobi kini telah menjadi sumber pendapatan sampingan bagi 60% penduduk Rusia. Pekerjaan sampingan yang paling banyak diminati adalah di bidang penulisan dan penyuntingan naskah, fotografi serta penyuntingan video. Tercatat lebih dari sepertiga responden menyatakan bahwa penghasilan mereka meningkat dari sebelumnya. Berdasarkan penelitian tersebut, dilaporkan bahwa hampir separuh warga Rusia (47%) mendapatkan sumber penghasilan tambahan melalui kegiatan kreatif, di mana yang mana seperempat dari mereka memulai pekerjaan dari hobinya itu di masa pandemi.


Berdasarkan laporan dari Gazeta.ru, kecenderungan minat masyarakat Rusia pada hobi-hobi tertentu dipengaruhi juga oleh jenis kelamin seseorang. Para wanita umumnya lebih banyak menaruh minat kreatifnya di bidang pembuatan perhiasan dan aksesori, serta pembuatan pakaian. Adapun para pria menaruh minat kreatif mereka di bidang pembuatan video, lagu, serta permainan komputer. Sebagian besar responden mengahui bahwa awalnya mereka tidak melakukan hobi mereka demi uang, sebab mereka melakukan hal-hal tersebut untuk tujuan mencari kesenangan dan sebagai sarana aktualisasi diri. Hobi juga dapat membuat mereka mengembangkan diri menjadi lebih kreatif serta untuk mengurangi stress selama pandemi. Namun pada akhirnya mereka menjadikan hobi-hobi yang dilakukannya menjadi sumber pendapatan tambahan.

 

Hobi tak hanya dapat memberikan penghasilan tambahaan bagi penduduk Rusia, tapi juga menjadi alasan untuk menghabiskan uangnya. Penelitian yang dilakukan perusahaan asuransi Rosgosstrakh Zhizn’ dan Rosgosstrakh pada tahun 2021 menunjukkan bahwa 44% penduduk Rusia kini menjadi lebih banyak menghabiskan uangnya untuk hobi mereka selama masa pandemi. Umumnya mereka menghabiskan uang mereka untuk hobi mereka di bidang olahraga, berkebun, sulaman dan rajutan, pariwisata, masak, seni rupa, dan memancing.

 

 

Sumber:

Газета.ру: Россияне превратили хобби в работу
Известия: Четверть россиян стала зарабатывать творчеством в пандемию
RT на русском: Опрос: более 44% россиян увеличили траты на хобби в период пандемии


 


Sabtu, September 25, 2021

Mengapa Bahasa Jerman dan Prancis Diajarkan di Sekolah-Sekolah di Rusia?

Bahasa Jerman dan Prancis menjadi opsi bahasa asing yang umum dipelajari di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi di Rusia, selain bahasa Inggris. Mengapa demikian? Berbagai alasan aktual bisa saja disebutkan, seperti untuk komunikasi bisnis, kebutuhan travelling atau karena keduanya merupakan bahasa yang populer dipelajari di Eropa. Tapi, tahukah Anda bahwa bahasa Jerman dan bahasa Prancis memiliki sejarah panjang di Rusia? Jejak historis inilah yang membuat kedua bahasa tersebut hingga hari ini masih menjadi pilihan bahasa asing populer dipelajari oleh para pelajar di Rusia.


Bahasa Jerman di Rusia

Hubungan Rusia dan Jerman sebenarnya sudah terjalin sejak abad XII, khususnya dengan Masyarakat Novgorod. Setelah Moskwa mengalami perkembangan yang signifikan dan kemudian menjadi pusat pemerintahan di Kepangeranan Rus, orang-orang Jerman akhirnya memperluas daerah perdagangannya hingga ke Moskwa. Pada abad XVII bahkan muncul pemukiman-pemukiman Jerman dan sebagian di antara mereka berprofesi sebagai perwira di ketentaraan Rusia. Akhirnya penggunaan bahasa Jerman semakin meluas digunakan di Rusia, khususnya di daerah koloni-koloni pemukiman Jerman tersebut. Memasuki abad ke-19 bahasa Jerman juga semakin populer dipelajari, terutama oleh kalangan intelektual Rusia.
 
Nachrichten Redaktion 1923-1.jpg
Para staf editor Nachrichten, surat kabar bertema sosial-politik dalam bahasa Jerman, diterbitkan di Daerah Otonomi Jerman Volga dan Republik Sosialis Soviet Otonom Jerman Volga. Foto tahun 1923.

Di masa setelah Revolusi Oktober dan awal berdirinya Uni Soviet, bahasa Jerman bahkan memiliki status bahasa resmi untuk digunakan di Komune Buruh Jerman di wilayah Volga dan dipelajari sebagai bahasa utama di sejumlah sekolah di Rusia, terutama di daerah yang memiliki koloni-koloni Jerman seperti di Krimea dan Laut Hitam serta di sekitar Leningrad. Sejak masa Soviet ini bahasa Jerman juga secara aktif diajarkan di sekolah-sekolah dan universitas dan sempat melampaui popularitas bahasa Prancis dan Inggris. Tapi saat pecah perang Dunia II bahasa Jerman sempat dihapuskan di sekolah-sekolah, kecuali di wilayah Volga. Sementara itu kebanyakan buruh Jerman di Rusia Soviet juga dipindahkan secara paksa oleh pemerintah terutama ke Kazakh Soviet.
 
Немцы в истории Самары. Часть 1 > Рубрика в Самаре
Koperasi Dagang komunitas Jerman di masa Soviet di Samara, daerah sekitar Sungai Volga, Rusia.

Setelah Perang Dunia II, bahasa Jerman kembali dipelajari di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi di Rusia, tapi popularitasnya menjadi lebih rendah, di bawah bahasa Inggris. Meski demikian, bahasa Jerman tidak pernah berhenti dipelajari, karena Uni Soviet memiliki kedekatan yang kuat dengan Jerman Timur.
 
Karena alasan-alasan historis di atas, saat ini bahasa Jerman masih diajarkan di Rusia, popularitasnya berada di bawah bahasa Inggris sebagai bahasa asing yang dipelajari. Karena alasan historis, di mana terdapat kontak dengan komunitas-komunitas Jerman yang pernah tinggal di Rusia, maka banyak juga serapan kosakata dari bahasa Jerman yang sampai saat ini digunakan dalam bahasa Rusia, khususnya kata-kata yang berkaitan dengan bidang teknik, nama profesi dan benda sehari-hari, seperti "бухгалтер", "вагон", "канцлер", "масштаб", "рюкзак", "стул", dll.
 
 
Bahasa Prancis di Rusia
 
Seperti setelah telah disinggung di atas, bahwa bahasa Prancis juga pernah digunakan secara luas di Rusia khususnya oleh bangsawan Rusia. Di Rusia ada istilah yang disebut "gallomania" (галломания) untuk mengungkapkan semangat yang besar yang dimiliki oleh orang non-Prancis dalam mempelajari atau masuk dalam dunia bahasa, seni, sastra, sejarah dan apapun yang berkaitan dengan Prancis. Gallomania ini menyebar di Eropa, khususnya di Masa Pencerahan Eropa, seiring dengan bahasa Prancis yang menjadi bahasa komunikasi internasional saat itu.
 
В эпоху галломании с дамами на чистом русском не говорили. /Фото: cp12.nevsepic.com.ua
Di masa gallomania, para aristokrat Rusia umumnya menggunakan bahasa Prancis untuk berbicara dengan sesamanya daripada menggunakan bahasa Rusia.

Gallomania ikut masuk ke Rusia khususnya di masa pemerintahan Imperator Pyotr I yang jelas-jelas melihat Eropa Barat sebagai model dalam mewujudkan cita-citanya untuk menjadikan Rusia yang modern, maju dan kuat. Selain ingin memasukkan budaya-budaya Barat, Pyotr I juga mencoba mematahkan tradisi-tradisi patriarki Rusia yang dianggap kuno, memaksa para bangsawan memotong janggutnya, memaksa mengenakan pakaian-pakaian ala Eropa dan mengirim mereka untuk belajar ke Eropa Barat. Akibatnya para aristokrat ini mulai menggunakan bahasa-bahasa asing, khususnya bahasa Prancis untuk berkomunikasi satu sama lain. Di masa itu, bahasa Prancis tidak hanya mendominasi Rusia, tapi juga telah menjadi bahasa komunikasi internasional di seluruh Eropa. Bisa dibilang bahwa bahasa Prancis menggantikan bahasa Latin sebagai bahasa komunikasi internasional orang-orang Eropa.
 
Jika bahasa Jerman umumnya dipelajari oleh kaum intelektual Rusia, maka bahasa Prancis lebih populer digunakan oleh kaum bangsawan Rusia. Bahkan bahasa ibu atau bahasa pertama yang dituturkan oleh Aleksandr Pushkin (Bapak Bahasa Rusia modern) adalah bahasa Prancis! Karya-karya awal puisinya juga ditulis dalam bahasa Prancis. Penggunaan bahasa Prancis di Rusia mengalami masa puncaknya pada pemerintahan Imperatritsa Yekaterina II pada abad ke-18. Memasuki abad ke-19, Lev Tolstoy (atau di Indonesia dikenal sebagai Leo Tolstoy), salah satu penulis besar Rusia, pernah menuliskan novel yang berjudul "Perang dan Damai" (Война и мир). Di halaman-halaman pertama novel tersebut, setengah teksnya ditulis dalam bahasa Prancis, sehingga menjadi bukti bahwa bahasa Prancis memang digunakan secara luas bahkan oleh orang-orang Rusia sendiri, khususnya di kalangan bangsawan Rusia dan masyarakat kelas atas lainnya. 
 
Карикатура 19 века на Наполеона. /Фото: im0-tub-ua.yandex.net
Karikatur Napoleon abad ke-19.

Dalam novel "Perang dan Damai" tersebut mengisahkan Perang Napoleon tahun 1812, di mana masyarakat Rusia bahu-membahu mempertahankan tanah airnya dari serangan pasukan Prancis di bawah pimpinan Napoleon tersebut. Pasukan Rusia pada akhirnya berhasil memukul pasukan Napoleon dari Moskwa hingga ke Paris. Selama Perang Napoleon itu bahasa Prancis mengalami penurunan popularitas di Rusia karena adanya sentimen politik serta patriotisme yang meningkat di Rusia. Terkadang ada serangan yang tidak diinginkan dari kelompok gerilyawan petani yang menyerang perwira Rusia, karena petani Rusia umumnya tidak bisa bahasa Prancis, sedangkan tidak semua perwira Rusia bisa berbahasa Rusia dengan baik karena bahasa ibu mereka adalah bahasa Prancis. Pasca-perang Napoleon bahasa Prancis secara bertahap gallomania ini menghilang di Rusia. Namun masih banyak kosakata bahasa Prancis yang telah diserap ke bahasa Rusia dan hingga saat ini masih digunakan, seperti "афиша", "пресса", "шарм", "кавалер".
 
 
 
 
Sumber Bacaan:

Википедия: Галломания
https://ru.wikipedia.org/wiki/%D0%93%D0%B0%D0%BB%D0%BB%D0%BE%D0%BC%D0%B0%D0%BD%D0%B8%D1%8F

Википедия: Немецкий язык в России
https://ru.wikipedia.org/wiki/%D0%9D%D0%B5%D0%BC%D0%B5%D1%86%D0%BA%D0%B8%D0%B9_%D1%8F%D0%B7%D1%8B%D0%BA_%D0%B2_%D0%A0%D0%BE%D1%81%D1%81%D0%B8%D0%B8

Олег Егоров: Почему в России говорили по-французски? (Russia Beyond)
https://ru.rbth.com/zhizn/16-russia-french-language


Rabu, September 01, 2021

Sejarah Hari Pengetahuan di Rusia dan Perayaannya di Masa Pandemi Covid-19

Di Rusia, tanggal 1 September selalu diperingati sebagai hari awal masuknya tahun ajaran baru. Hari tersebut disebut sebagai "День знаний" atau "Hari Pengetahuan", pertama kali dirayakan pada tanggal 1 September 1984 di Rusia yang saat itu masih merupakan bagian dari Uni Soviet. Perayaannya biasanya dilakukan oleh para siswa sekolah yang membuat barisan dan memberikan bunga kepada guru di sekolahnya.
 

Sejarah Tanggal Dimulainya Tahun Ajaran Baru

Di zaman Kekaisaran Rusia, tidak ada tanggal khusus untuk memulai tahun ajaran di lembaga-lembaga pendidikan. Para pelajar mulai belajar di sekolah gimnasium pada 1 atau 15 Agustus. Adapun di sekolah uchilishche (semacam sekolah kejuruan) yang bersifat komersial, biasanya dimulai pada pertengahan September atau Oktober. Di sekolah-sekolah di pedesaan, tahun ajaran baru bahkan bisa dimulai dari Desember, dan terus berlanjut hingga Mei.

Awal mula adanya penetapan tahun ajaran baru di tanggal 1 September ini baru dikenal di masa Uni Soviet, setidaknya pada 1930-an. Pada 14 Agustus 1930, dikeluarkanlah sebuah dekrit Komite Eksekutif Pusat Partai Komunis Uni Soviet dan Dewan Komisaris Rakyat Uni Soviet "Tentang pendidikan dasar wajib universal". Dekrit ini menetapkan bahwa semua anak yang berusia delapan dan sepuluh tahun mulai mengikuti "sekolah musim gugur". Dekrit Komite Eksekutif Pusat Partai Komunis Seluruh Serikat Bolshevik dan Dewan Komisaris Rakyat Uni Soviet pada 23 Juni 1936 "Tentang Pekerjaan Lembaga Pendidikan Tinggi dan Kepemimpinan Pendidikan Tinggi" menghapus penetapan mulainya tahun ajaran di tanggal yang tidak teratur untuk lembaga pendidikan tinggi dan menetapkan 1 September sebagai tanggal tunggal untuk memulai kelas. Untuk sementara, peraturan tersebut sempat berubah pada tahun 1942-1945 (masa Perang Dunia II), ketika siswa dari kelas empat hingga sepuluh memulai studi mereka sebulan lebih lambat dari siswa sekolah dasar, yakni dimulai pada tanggal 1 Oktober.

Selanjutnya tanggal 1 September ditetapkan sebagai hari besar nasional berdasarkan dekrit Presidium Soviet Tertinggi Uni Soviet tertanggal 15 Juni 1984 yang melengkapi Pasal 1 dekrit Presidium Soviet Tertinggi Uni Soviet tertanggal 1 Oktober 1980. Dengan demikian, "Hari Pengetahuan" itu sendiri baru diperingati pertama kali pada tanggal 1 September 1984 dan tradisi tersebut dilanjutkan hingga hari ini di Federasi Rusia.

Праздничные линейки в Краснодарском крае 1 сентября проведут для учеников 1,  9 и 11 классов
Barisan anak-anak kelas 1, kelas 9 dan kelas 11 di salah satu sekolah di wilayah Krasnodar, Rusia.
Foto: Mikhail Stupin, Kubanskiye novosti (kubnews.ru)


 Perayaan Hari Pengetahuan di Rusia pada Masa Pandemi Covid-19

Sejak tahun 2020, ketika pandemi virus corona merebak, perayaan 1 September tetap dilakukan secara offline, namun pelaksanaannya dilakukan dengan langkah-langkah keamanan sanitasi yang ketat. Di sebagian besar lembaga pendidikan tinggi Federasi Rusia, perayaan awal tahun ajaran baru juga ada yang dibuka dalam format offline, tetapi kampus-kampus di Rusia disarankan untuk melaksanakan perkuliahan dalam format pembelajaran jarak jauh (online). Dalam perkembangannya, saat ini sekolah-sekolah dan lembaga-lembaga perguruan tinggi di Rusia menyesuaikan format belajarnya tergantung pada situasi naik turunnya penyebaran wabah.

Di saat pandemi, perayaan Hari Pengetahuan di Rusia ini umumnya diadakan di luar ruangan, terutama untuk siswa kelas satu (kelas awal di sekolah dasar) dan kelas sebelas (kelas terakhir di sekolah menengah). Di beberapa sekolah lainnya di Rusia ada juga yang menyelenggarakan acara ini dengan siswa kelas satu, kelas sembilan dan kelas sebelas.


Statistik Pendidikan di Federasi Rusia

Menurut survei oleh Pusat Studi Opini Publik Seluruh Rusia, yang dilakukan pada 26 Agustus tahun 2020 lalu, orangtua di Rusia menghabiskan rata-rata 34,9 ribu rubel untuk mempersiapkan anak-anak mereka ke sekolah tahun ini. Adapun menurut perhitungan statistik dari lembaga Rosstat, biaya rata-rata yang dikeluarkan orangtua di Rusia untuk mempersiapkan peralatan sekolah, mulai dari seragam sekolah dan pakaian olahraga, alat tulis, juga ransel, yakni sebesar 18,8 ribu rubel untuk anak laki-laki dan 23,2 ribu rubel untuk anak perempuan.

Atas saran Vladimir Putin, sejak 1 September 2020 di beberapa sekolah disediakan makanan gratis untuk siswa sekolah dasar. Pada tahap pertama proyek tersebut makanan gratis dari sekolah ini diperkenalkan di sekolah-sekolah yang memang sudah ada kesiapan teknis melaksanakannya. Pemerintah Rusia mengharapkan bahwa di seluruh Rusia akan ada makanan gratis nantinya untuk siswa sekolah selambat-lambatnya pada 1 September 2023.

Pada tahun ajaran baru, universitas-universitas Rusia umumnya menerima lebih dari 1 juta mahasiswa untuk beragam tingkat pendidikan. Menurut Menteri Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Tinggi Federasi Rusia, Valery Falkov, dana sebesar 541,75 ribu rubel telah dialokasikan untuk pendidikan gratis atau beasiswa bagi mahasiswa di Federasi Rusia, dan hampir 11,5 ribu rubel dari dana tersebut didistribusikan di antara universitas-universitas yang berada di daerah regional Federasi Rusia.

Adakah kawan-kawan pembaca yang juga berencana atau saat ini sedang studi di Rusia? :)

С 1 сентября! С днём знаний! :)

 

 

 

 

Sumber:
TASS: История праздника День знаний.


Sabtu, Agustus 28, 2021

Situs dan Kanal Youtube Favorit untuk Menonton Film Rusia

Menonton film Rusia bukanlah merupakan kegiatan hiburan semata, melainkan juga bagian dari upaya kita mempelajari bahasa dan kebudayaan Rusia. Melalui film kita dapat melatih kemampuan simakan kita saat mendengar dan memahami konteks yang ditampilkan di dalamnya. Kita juga bisa menemukan hal-hal yang tak kita temukan di materi pelajaran pada umumnya, seperti kata-kata slang, istilah atau jargon komunikasi tertentu, serta unsur-unsur ekstrinsik seperti sejarah, budaya dan teknologi Rusia.

Namun bagi sebagian kawan-kawan pencinta Rusia mungkin masih bingung untuk mencari tempat menonton film-film Rusia. Terlebih lagi bagi film-film Rusia dengan subtitle bahasa Inggris maupun bahasa Rusia, tentunya akan sangat dicari sebagai bahan belajar bagi pemelajar bahasa Rusia tingkat pemula dan tingkat menengah. Dalam tulisan ini kami akan merekomendasikan situs-situs serta kanal Youtube favorit untuk menonton film-film Rusia.

 Наше старое кино. Советские телевизионные фильмы


Russian Film Hub

Russian Film Hub adalah semacam ensiklopedia internet berisi informasi tentang sinema Rusia dan Soviet. Di situs ini kita bisa menemukan dan menonton ratusan film Rusia dan Soviet dengan subtitle dalam bahasa Inggris dan bahasa lainnya. Situs buatan Richard Wess ini dirancang agar ramah pengunjung yang belum mahir belajar bahasa Rusia, sehingga tetap dapat menikmati film Rusia.

Situs Russian Film Hub memiliki sekitar 500 judul, disusun berdasarkan popularitas, genre, tahun, negara, teks terjemahan bahasa tertentu, serta pemeran filmnya. Sebagian besar dari koleksi di situs ini dapat secara gratis untuk ditonton, sebab tautan videonyanya mengarah ke YouTube, Prime Video, dan Tubi. Beberapa film yang tersedia bisa kita sewa atau beli.

Katalog film di situs benar-benar lengkap, mulai dari film-film awal karya Dziga Vertov dan Sergey Eisenstein hingga film komedi blockbuster Soviet karya Leonid Gaiday dan Eldar Ryazanov, sampai film-film perang Rusia kontemporer.

Akses situs ini melalui: https://russianfilmhub.com

MotherRussia.Net  

Situs MotherRussia.Net merupakan proyek edukasi dan budaya karya Anton Dudochkin. Dengan misi membantu oran-orang yang ingin mempelajari apapun tentang Rusia, di dalamnya terdapat banyak publikasi artikel tentang budaya Rusia, tips-tips bagi wisatawan, resep-resep makanan khas Rusia, hingga film-film Soviet dan Rusia yang bisa kita tonton.

Di situs MotherRusia.Net kita juga bisa menggunakan sistem pencarian film berdasarkan genre dan tahun rilisnya. Kita bisa temukan film-film Rusia yang umumnya bisa kita tonton secara gratis karena sebagian filmnya diarahkan ke Youtube. Adapun untuk beberapa film yang diarahkan ke situs sovietmovieonline, maka untuk menontonnya kita harus berlangganan terlebih dahulu di situs tersebut, dengan tawaran harga langganan yang bervariatif, mulai dari 5$ perhari, 15$ perminggu, 30$ perbulan hingga 100$ untuk akses tanpa batas.

Akses situs ini melalui: http://motherrussia.net/watch


Kanal "Мосфильм" di Youtube

Kanal ini menyediakan film-film menarik produksi Mosfilm yang bisa ditonton secara gratis. Pada umumnya film-film yang disediakan di sini sudah bisa kita tonton dengan subtitle bahasa Inggris dan bahasa Rusia.

Film-film Soviet terkenal seperti "Бриллиантовая рука", "Иван Васильевич меняет профессию", dan "Кавказская пленница, или Новые приключения Шурика" juga merupakan produksi Mosfilm dan bisa dinikmati di kanal tersebut.  

Akses kanal ini melalui: https://www.youtube.com/c/MosfilmRuOfficial
 

Kanal "Star Media" di Youtube

Grup perusahaan Star Media adalah salah satu dari yang terdepan dalam hal distribusi film-film kontemporer berkualitas tinggi. Umumnya genre-genre film dan serial yang menjadi favorit penonton adalah perang, sejarah, melodrama, komedi dan detektif. Kebanyakan di antaranya telah dilengkapi subtitle bahasa Rusia, dan sebagian lagi sudah dilengkapi subtitle bahasa Inggris. Selain film serial, kita juga bisa menonton dokumenter, drama hingga telenovela di kanal Youtube ini secara gratis.

Akses kanal ini melalui: https://www.youtube.com/starmedia

Kanal "НТВ" di Youtube

НТВ (dibac: NTV) adalah salah satu kanal televisi Rusia yang cukup banyak memproduksi serial-serial televisi. Di kanal Youtube НТВ, khususnya di bagian playlist, kita bisa menemukan film-film dan serial terbaru Rusia yang pernah ditayangkan НТВ di televisi. Sebagian di antaranya sudah disediakan subtitle bahasa Rusia sehingga memudahkan kita untuk memahaminya.

Akses kanal ini melalui: https://www.youtube.com/c/ntvru/featured

Kanal "RVISION: Советские фильмы" di Youtube

Kanal ini merupakan kanal yang menyediakan sejumlah besar film-film Rusia dari studio film terbesar dan tertua di Rusia, yaitu Gorky Film Studio. Studio ini menjadi pemegang hak terbesar di Rusia untuk kebanyakan film-film dan kartun terbaik Rusia.

Sayangnya kebanyakan film yang ditampilkan di kanal ini masih menggunakan auto-generate subtitle, sehingga akan sulit dinikmati oleh pemula. Namun bagi penikmat film-film klasik zaman Uni Soviet, kita bisa temukan koleksi emas (Золотая колекция) film-film Soviet di kanal ini. Penonton bisa bernostalgia berjam-jam menikmati karya-karya film favorit yang khas dengan citra masa lalu, karakter-karakter yang hidup dan alur cerita yang kuat.

Akses kanal ini melalui: https://www.youtube.com/user/RVisionGorky/featured

Apakah kalian juga punya rekomendasi situs atau kanal Youtube untuk menonton film-film Rusia? Ayo berbagi! :)


Jumat, Agustus 27, 2021

Melihat Jejak Kebudayaan Islam melalui Koleksi Museum Kebudayaan Islam di Tatarstan

Музей исламской культуры
Museum Kebudayaan Islam di Masjid Agung Kul-Sharif, Kazan.

Museum Kebudayaan Islam atau dalam bahasa Rusia disebut "Музей исламской культуры" (Muzey islamskoy kul'tury) terletak di Masjid Agung Kul-Sharif di kota Kazan, Republik Tatarstan, Rusia. Museum ini dibangun pada tahun 2006 dalam rangka memperingati seribu tahun berdirinya kota Kazan. Museum ini memberikan informasi kepada pengunjung tentang sejarah dan budaya orang-orang Muslim yang tinggal di wilayah Ural dan Volga di Rusia.

Ada beberapa koleksi menarik yang melaluinya kita bisa mengetahui informasi-informasi tertentu tentang perkembangan Islam di Tatarstan, seperti penggunaan masjid portabel, alasan mengapa miniatur Al-Qur'an menjadi aksesoris favorit wanita Muslim dan bagaimana nama-nama para nabi ditulis dalam bahasa Tatar, Arab dan Rusia.


Miniatur Al-Qur'an dan Kotak Al-Qur'an dengan Hiasan

Al-Qur'an dalam bahasa Rusia diterjemahkan sebagai 'Коран", sedangkan kotak untuk menyimpan Al-Qur'an disebut "коранница". Di Museum Kebudayaan Islam di Tatarstan kita dapat menemukan miniatur Al-Qur'an dengan ukuran tiga kali dua sentimeter yang dibuat pada abad ke-19. Al-Qur'an ini memiliki kotak tempat penyimpanan dari perak dengan hiasan yang dibuat menggunakan teknik emboss. Konon Imperatritsa Yekaterina II pernah menggunakannya dalam upacara penghormatan kepada umat Islam yang mendapat panggilan untuk memenuhi kewajiban dinas militer Kekaisaran Rusia.

ARTEFACT | Экспонаты | Коран с коранницей
Al-Qur'an dan Kotak Al-Qur'an dengan Hiasan

Saat itu, buku-buku yang dibuat mini semacam ini dianggap sebagai karya seni sebagaimana lukisan. Beberapa salinan dibuat dengan bentuk yang sangat kecil sehingga perlu kaca pembesar untuk membaca teks-teksnya.

Seiring dengan berkembangnya teknologi percetakan buku di negara-negara mayoritas Muslim, maka semakin banyak pula miniatur Al-Quran ini dibuat. Pada awal abad ke-20, karena keunikan dan keindahannya, miniatur-miniatur al-Qur'an ini menjadi populer di kalangan wanita untuk dijadikan sebagai aksesoris.


Miniatur Ka'bah

Salinan Ka'bah berbentuk mini juga bisa kita temukan di Museum Kebudayaan Islam. Salinan kiblat umat Muslim ini dibuat pada tahun 2005, memberikan informasi kepada pengunjung tentang Ka'bah yang sebenarnya yang terletak di Mekah, di halaman masjid Masjid al-Haram. Ka'bah yang dalam bahasa Rusia ditulis sebagai "Кааба", menjadi tempat utama bagi mereka yang melaksanakan ibadah haji di kota suci Makkah. Ka'bah yang sesungguhnya berbentuk kubus dengan sisi 10 kali 12 meter dan tinggi 15 meter.

История исламской культуры в 5 музейных экспонатах
Miniatur Ka'bah

Berdasarkan kisah pembangunan Ka'bah, adalah Nabi Adam yang pertama kali mengawali pembangunannya dengan memasang batu putih dari surga. Seiring berjalannya waktu, warna batu itu menjadi gelap karena dosa orang-orang yang menyentuhnya sehingga batu itu menjadi batu hitam yang kemudian dikenal sebagai hajar aswad. Nabi Muhammad kemudian memasang batu itu di sudut dinding sebelah timur Ka'bah. Pada zaman kuno, Ka'bah pernah dijaga oleh klan kafir Quraisy. Dua kali setahun suku-suku nomaden di Jazirah Arab ikut berkumpul di sini di depan berhala-berhala. Ketika Islam muncul sebagai ajaran Nabi Muhammad, Ka'bah dijadikan tempat suci utama umat Islam.


Masjid Portabel

Setiap Muslim wajib menjalankan salat lima kali sehari. Khusus setiap hari Jumat, kaum Muslim laki-laki wajib untuk melaksanakan salat berjamaah di masjid. Para Muslim di Rusia yang sedang menjalani wajib militer dan berada di jauh dari masjid kemudian menciptakan masjid portabel. Mereka membuat struktur kayu berbentuk masjid. Di Museum Kebudayaan Islam ini kita juga dapat melihat contoh masjid portabel semacam ini yang memiliki tinggi hanya 35 sentimeter, namun lengkap dengan kubah dan menaranya.

Переносная мечеть. "Музей исламской культуры". Музей исламской культуры.  Artefact
Bagian atas struktur masjid portabel

Di bagian atas setiap masjid portabel ini dapat kita lihat simbol bulan sabit yang telah lama dijadikan sebagai simbol Islam. Masjid portabel atau dalam bahasa Rusia disebut "переносная мечеть" ini dapat dipasang pada bayonet dan diangkat ke atas agar setiap umat Muslim dapat melihatnya dan mengarahkan diri padanya sebagai acuan arah kiblat. Beberapa ribu orang dapat salat berjamaah pada waktu yang sama dengan mudah dengan cara ini.

Silsilah para Nabi

Islam dikenal sebagai agama Ibrahim yang termuda setelah agama Yahudi dan Kristen. Melalui silsilah para nabi yang dipajang di Museum Kebudayaan Islam ini, para pengunjung dapat melacak kesinambungan antara Taurat, Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru serta teks-teks Al-Qur'an.

Родословная пророков . "Музей исламской культуры". Музей исламской  культуры. Artefact
Silsilah para Nabi yang ditulis dalam bahasa Tatar, Arab dan Rusia.

Silsilah para nabi di museum ini dibuat sebagai objek hiasan berbentuk segi delapan berwarna biru. Nama-nama para nabi itu ditulis dalam bahasa Tatar, Arab dan Rusia. Nama-nama tersebut dihubungkan oleh manik-manik yang melambangkan generasi manusia. Dalam bahasa Rusia, nama Muhammad terkadang ditulis sebagai Мухаммад, Мухаммед atau Магомед. Sedangkan penulisan nama-nama nabi dan orang suci lainnya pada umumnya memiliki padanan nama dengan yang digunakan dalam penulisan Alkitab berbahasa Rusia, misalnya Ибрахим Ibrahim padanannya adalah Авраам, Нух atau Nuh dikenal padanannya adalah Ной, Муса atau Musa padanannya adalah Моисей, Иса atau Isa padanannya adalah Иисус, dan Марьям atau Maryam padanannya adalah Мария.


Kain Sajadah untuk Salat

Sajadah berupa karpet telah ditenun di Kazan sejak akhir abad ke-19. Pada umumnya umat Islam di Tatarstan menggunakan kain atau karpet sajadah ini sebagai tempat sujud saat salat. Dalam bahasa Rusia, sajadah untuk salat diterjemahkan sebagai "молитветнный коврик", berfungsi untuk melindungi tangan, kepala dan tubuh seseorang saat salat dari kontak dengan benda najis yang mungkin terdapat di atas di lantai atau tanah.

Молитвенный коврик. "Музей исламской культуры". Музей исламской культуры.  Artefact
Sajadah khas Tatar

Umumnya sajadah yang mereka buat berbahan kain satin, sutra atau brokat. Ukuran sajadah ini standar kurang lebih lebarnya 0,5 meter dan panjangnya 1 meter. Pada bagian sampingnya terdapat bordir simetris dan bagian kanvas yang diberi hiasan, paling sering menggunakan hiasan dengan ornamen bunga. Gambar orang, binatang atau karakter mistis lainnya tidak diperkenankan untuk digunakan sebagai hiasan pada sajadah.



Sumber:

Ирина Малахова. История исламской культуры в 5 музейных экспонатахИстория исламской культуры в 5 музейных экспонатах. Культура.РФ.